ADVERTORIAL
Hj. Hesti Haris: Antusias Masyarakat Membeli Produk, Indikasi Menggelar Pasar Murah Bermanfaat Bagi Masyarakat
Jambi – Pasar Murah Ramadhan 1444 H Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jambi resmi ditutup oleh Gubernur Jambi yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM , H. Husairi, SIP, M.E, Kamis, 30 Maret 2023 bertempat di halaman kantor TP-PKK Telanaipura. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesti Haris serta para Kepala OPD terkait.
Dijelaskan oleh Ketua TP PKK bahwa kegiatan pasar murah ini dilaksanakan bekerjasama dengan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Jambi serta beberapa kelompok UMKM binaan PKK.
”Antusias warga untuk membeli produk dan sembako bersubsidi yang disediakan, hal ini memberi indikasi bahwa kegiatan pasar murah memang diperlukan dan bermanfaat untuk masyarakat terutama yang kurang mampu,” ujar Hesti Haris.
Ketua TP PKK mengharapkan di bulan yang penuh berkah ini agar seluruh institusi/organisasi kemasyarakatan dan swasta untuk berbagi kepada masyarakat di tingkat kabupaten/kota dengan melakukan kegiatan berbagi dimulai dari hal-hal kecil yang bermanfaat, dimana TP PKK kabupaten/kota dengan dukungan OPD terkait sebagai penggeraknya.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan pasar murah ini belum dapat menjangkau seluruh masyarakat, akan tetapi paling tidak bisa menjadi penyemangat masyarakat dalam kondisi ekonomi yang baru bangkit dari bencana Covid-19,” katanya.
Sementara itu Gubernur Jambi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM , H. Husairi, SIP, M.E, menyatakan bahwa hari besar keagamaan, termasuk Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri merupakan masa rentan bagi harga dan stok bahan pokok.
Pemerintah, baik pusat dan daerah, terus berusaha cepat dan tanggap dalam mengambil langkah dan strategi dalam menjamin ketersediaan kebutuhan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Untuk itu, pemerintah terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak, seraya mendukung kelancaran ibadah masyarakat, pemenuhan daya beli masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dengan kestabilan harga, dapat tercukupi. Kesuksesan pasar murah ini, dapat terlihat dari tingginya antusias masyarakat yang mengunjungi pasar murah. Kesuksesan dalam upaya memenuhi kesesuaian target dan tepat sasaran, sehingga dapat meringankan beban masyarakat, khususnya yang berdaya beli rendah, dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” katanya.
Dijelaskan gubernur, pelaksanaan pasar murah ini menjadi wujud kontribusi besar dan sinergi yang baik dalam membantu pemerintah daerah guna memenuhi ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya bagi masyarakat, serta dalam menekan kenaikan harga-harga atau mengendalikan inflasi di bulan Ramadhan.
“Saya selalu berharap, kegiatan pasar murah ini, tidak hanya diselenggarakan di Kota Jambi, namun juga dapat diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, melalui koordinasi dan sinergi PKK Provinsi Jambi, PKK kabupaten/kota beserta pemerintah, guna menjaga ketersediaan dan pengendalian harga barang kebutuhan pokok, dengan tetap menjaga kualitas mutu barang yang baik,” kata Gubernur.
Selanjutnya “Saya berharap, PKK Provinsi Jambi dapat menjadi lokomotif pergerakan PKK se Provinsi Jambi dalam pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadhan yang berdampak positif yang dapat menyentuh secara merata di seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Semoga langkah pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan 1444 H ini menjadi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.
Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.
Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.
Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.
“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.



