ADVERTORIAL
Al Haris Mengatakan Kelulusan Siswa SMA Negeri 1 Jambi Tidak Diragukan Lagi
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, mengemukakan, kelulusan Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Kota Jambi Angkatan Ke-65 sudah tidak diragukan lagi, karena 40 persen sudah diterima di perguruan tinggi negeri, ini tandanya mutu sudah baik, kedepannya ditingkatkan lagi.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Al Haris saat mengikuti Pelepasan Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Kota Jambi Angkatan Ke-65, bertempat di Hotel BW Luxury, Rabu, 3 Mei 2023.
“Selamat saya sampaikan kepada anak-anakku semua yang hari ini secara resmi dilepas dan dinyatakan sebagai lulusan SMA Negeri 1 Kota Jambi. Tidak terasa sudah 3 tahun ananda semua dibimbing, dididik, diarahkan dan disayangi oleh para bapak/ibu guru. Pelepasan hari ini, ananda semua dapat mengenang dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh bapak/ibu guru yang telah berjasa. Semoga ilmu yang diberikan selama 3 tahun ini menjadi anak tangga yang kokoh bagi ananda semua dalam menggapai cita-cita yang diinginkan,” ujar Al Haris.
Dikatakan Gubernur Al Haris, SMA Negeri 1 Kota Jambi sudah banyak meloloskan anak-anak didik yang berkualitas, tentu tidak terlepas dari bimbingan guru yang berkualitas.
“Kelulusan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kota Jambi Angkatan Ke-65 sudah tidak diragukan lagi, karena 40 persen sudah di terima di perguruan tinggi negeri, yang lainnya di coba ikut tes kepolisian dan perguruan tinggi ikatan kedinasan lainnya,” kata Gubernur Al Haris.
“Saya berharap ananda semua menjadi individu yang sukses dan terus mempersiapkan diri untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi, maupun mempersiapkan karir di bidang yang ananda inginkan. Perlu diingat oleh ananda semua, kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya dalam kehidupan seseorang, kesuksesan merupakan suatu proses yang terjadi dari berbagai rangkaian usaha dan doa,” katanya.
Gubernur Al Haris berpesan kepada siswa yang barusan lulus untuk terus mengembangkan bakat serta potensi yang dimiliki.
“Terus kembangkan bakat serta potensi yang dimiliki. Seorang yang sukses adalah mereka yang mampu mengaplikasikan bakat dan potensi yang dimiliki, hingga bisa membuka peluang besar dalam memberikan manfaat dan berkontribusi dalam hal positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Al Haris.
Lebih lanjut Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa para siswa-siswi menjadi individu yang dapat memberikan perubahan positif terhadap Provinsi Jambi di masa yang akan datang.
“Para siswa-siswi menjadi individu yang dapat memberikan perubahan positif terhadap Provinsi Jambi di masa yang akan datang, sehingga Provinsi Jambi menjadi provinsi yang lebih maju dan memiliki daya saing tinggi ditingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kontribusi SMA Negeri 1 Kota Jambi beserta para pendidik maupun non-pendidik yang telah turut serta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan melahirkan siswa-siswi yang berkarakter, berprestasi dan berwawasan.
“Saya berharap seluruh pendidik maupun non-pendidik SMA Negeri 1 dapat terus mempertahankan integritas dalam dunia pendidikan dan diberikan kesabaran dalam menjalankan perannya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, hingga selalu bisa melahirkan siswa-siswi yang berprestasi kedepannya,” ucap Al Haris.
Selain itu, Gubernur Al Haris juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang sudah purna bhakti di SMA Negeri 1 Kota Jambi.
“Para majelis guru yang sudah purnabakti saya sangat mengapresiasi semua yang dilakukan. Jangan berhenti sampai disini, teruslah memberikan masukan yang positif terhadap pendidikan kita di Provinsi Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
ADVERTORIAL
Cek Informasi Tanah Sebelum Membeli, Manfaatkan Fitur Berbagi Akses di Aplikasi Sentuh Tanahku
DETAIL.ID, Jakarta – Masyarakat yang berencana membeli tanah kini dapat memperoleh informasi mengenai bidang tanah yang akan ditransaksikan secara lebih mudah dan aman melalui fitur berbagi akses sertipikat pada aplikasi Sentuh Tanahku. Fitur yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memberikan kemudahan, khususnya bagi pemilik tanah yang telah bersertipikat.
Melalui fitur tersebut, penjual tidak perlu lagi memberikan salinan informasi sertipikat secara tertulis seperti fotokopi dokumen. Penjual bisa membagikan akses sertipikat kepada calon pembeli lewat akun Sentuh Tanahku. Pembeli dapat melihat informasi terkait bidang tanah secara langsung sesuai dengan jangka waktu akses yang ditentukan oleh penjual.
Untuk membagikan akses sertipikat, pemilik tanah terlebih dahulu memiliki akun pada aplikasi sentuh tanahku dan melakukan verifikasi akun. Pemilik tanah dapat mengakses menu “Sertipikatku”, selanjutnya, pilih sertipikat yang akan dibagikan, tekan fitur “Bagikan Akses Sertipikat Ini”, lalu masukkan username atau alamat email penerima serta tentukan durasi waktu akses yang diberikan.
Setelah akses dibagikan, calon pembeli dapat membuka menu “Sertipikatku” pada akun Sentuh Tanahku miliknya, kemudian memilih submenu “Dibagikan”. Pada menu tersebut akan tampil sertipikat yang telah dibagikan oleh pemilik.
Dengan akses yang dibuka oleh penjual, calon pembeli dapat melihat berbagai informasi mengenai bidang tanah, mulai dari nama pemegang hak terakhir, luas tanah, lokasi, hingga riwayat catatan pendaftaran atas bidang tanah tersebut.
Riwayat catatan pendaftaran memuat informasi mengenai berbagai layanan pertanahan yang pernah dilakukan terhadap bidang tanah. Seperti contohnya, pencatatan jual beli, hibah, waris, hak tanggungan, maupun blokir apabila terdapat pencatatan sengketa. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi calon pembeli sebelum melanjutkan proses transaksi.
Pemanfaatan fitur berbagi akses sertipikat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dalam transaksi pertanahan. Dengan memperoleh akses langsung dari pemilik tanah, calon pembeli dapat memeriksa informasi bidang tanah secara mandiri sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Ikuti Peresmian IJD, Komitmen Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Konektivitas Wilayah
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.
Hal itu disampaikan Al Haris usai mengikuti peresmian serentak Program IJD Tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 23 Juni 2026. Secara nasional, program tersebut meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah.
Menurut Al Haris, program IJD sangat membantu pemerintah daerah karena banyak ruas jalan yang kondisinya terus menurun dan membutuhkan anggaran besar untuk diperbaiki.
“Alhamdulillah hari ini Bapak Presiden telah meresmikan Program Inpres Jalan Daerah tahun 2025. Ini menunjukkan pemerintah terus berkomitmen membangun jalan daerah yang kondisinya sudah mulai menurun agar kembali menjadi jalan yang mantap,” kata Al Haris.
Ia menjelaskan, tidak semua kerusakan jalan dapat ditangani pemerintah daerah karena sebagian membutuhkan konstruksi yang rumit dan biaya yang besar. Melalui Program IJD, pemerintah pusat hadir membantu daerah, terutama wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
Untuk Provinsi Jambi, kata Al Haris, terdapat delapan ruas jalan yang masuk dalam program dan diresmikan Presiden. Kehadiran proyek tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan jasa.
“Program ini menjangkau daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi. Jambi juga mendapatkan manfaat dengan delapan ruas jalan yang diresmikan Presiden,” ujarnya.
Al Haris juga mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan usulan Program IJD tahun 2026 kepada pemerintah pusat. Masing-masing daerah mengusulkan kebutuhan anggaran sekitar Rp100 miliar, meski nantinya akan melalui proses verifikasi untuk menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas.
“Nanti akan dilihat mana yang paling mendesak dan menjadi prioritas untuk ditangani melalui program IJD,” ucapnya.
Pada 2025, Provinsi Jambi memperoleh pembangunan jalan sepanjang 38 kilometer melalui Program IJD. Jika digabungkan dengan proyek jalan skema multiyears, total pembangunan jalan mencapai sekitar 50 kilometer.
Al Haris menilai capaian tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas jalan serta mempercepat perbaikan ruas-ruas yang mengalami penurunan fungsi.
“Kalau setiap tahun Jambi mendapat sekitar 50 kilometer pembangunan jalan, tentu ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi jalan-jalan yang kondisinya mulai menurun,” tuturnya. (*)
ADVERTORIAL
Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman
DETAIL.ID, Bogor – Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai merasakan manfaat transformasi digital pada layanan pertanahan. Selain mempermudah akses layanan, digitalisasi dokumen pertanahan ini dinilai lebih memberikan rasa aman dan kemudahan bagi para pemilik tanah.
“Sertipikat Elektronik bisa dilihat di handphone lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Ini lebih simpel karena data batas tanah disimpan secara digital, jadi tanah tak bisa digeser-geser,” ujar Yusuf (37) saat diwawancarai di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Jawa Barat.
Keamanan data pertanahan dalam Sertipikat Elektronik dijaga secara berlapis karena data fisik maupun yuridis telah dilindungi dengan sistem enkripsi. Batas bidang tanah yang tercantum dalam Sertipikat Elektronik juga telah terintegrasi dalam sistem pemetaan nasional sehingga data pertanahan menjadi lebih akurat dan terhubung.
Yusuf berinisiatif mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku untuk mempermudah akses terhadap layanan pertanahan. Melalui aplikasi tersebut, ia bisa melihat sertipikat tanahnya tanpa harus membawa dokumen fisik ke mana pun ia pergi sehingga proses pengecekan data dapat dilakukan secara cepat dan praktis.
Perasaan serupa juga diungkapkan Ilham (40), yang datang ke Kantah untuk mengambil Sertipikat Elektronik milik keluarganya setelah proses roya selesai dilakukan. Warga Kabupaten Bogor ini merasa, peralihan dari sertipikat analog ke elektronik merupakan langkah positif dalam modernisasi layanan pertanahan.
“Dari analog ke Sertipikat Elektronik sih bagus, bisa dicek juga dari handphone, mudah-mudahan tanah milik orang tua saya jadi lebih aman,” ujar Ilham.
Digitalisasi layanan pertanahan berupa Sertipikat Elektronik menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan publik di bidang pertanahan. Kehadiran layanan digital diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap data pertanahan masyarakat. (*)



