Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Mengatakan Idul Fitri Momen Saling Memaafkan

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi , Al Haris, mengemukakan, momen Idul Fitri diawal Syawal ini merupakan momen saling memaafkan. Untuk itu melalui momen Halal Bi Halal Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

Demikian disampaikan Gubernur saat menghadiri acara Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal Idul Fitri 1444 H – 2023 M yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi dengan menghadirkan penceramah kondang Al-Mukarrom Ustadz Prof.H.Abdul Somad, Lc, MA. Ph.D di Masjid Agung Al Falah Jambi, Sabtu, 6 Mei 2023.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H 2023 M, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘amin wa antum bilkhair, saya ucapkan kepada seluruh jamaah dan masyarakat Provinsi Jambi. Semoga Allah SWT menerima puasa kita setiap tahun dan kita senantiasa dalam kebaikan. Aamiin Yaa Robbal Aalamin,” ucap Gubernur Al Haris.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Al Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc, MA. Ph.D yang telah bersedia hadir di Provinsi Jambi dalam rangka Halal Bi Halal Idul Fitri 1444 H-2023 M yang di gelar Pemerintah Provinsi Jambi. Semoga ini menjadi momentum yang penuh dengan kehangatan dan kegembiraan dalam membangun Ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Dikatakan Al Haris, selama Bulan Suci Ramadhan, umat Islam telah menempa diri dengan mengendalikan hawa nafsu, lapar dan dahaga.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk mengetuk nurani, peka dan peduli kepada sesama. Mudah-mudahan kita selalu Istiqomah dalam melaksanakan hal-hal baik, walaupun tidak harus di Bulan Suci Ramadhan saja, tetapi juga di bulan-bulan selain bulan Ramadhan,” katanya.

Lebih lanjut Gubernur Al Haris mengemukakan, Halal Bi Halal harus dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki hubungan silaturrahmi antara sesama hablum minannaas baik antara sesama ASN, atasan dan bawahan, masyarakat dan pemerintah serta antar sesama masyarakat.

“Melalui silaturrahmi akan menumbuhkan rasa cinta serta memperpanjang umur, sebagaimana kata-kata bijak yang disampaikan oleh Imam Al-Ghazali bahwa manusia yang paling lemah ialah orang yang tidak sanggup mencari teman dan mensia-siakan teman yang telah diperolehnya,” ujar Al Haris.

“Melalui tausyiah yang akan disampaikan oleh Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc, MA. Ph.D kita dengarkan, kita ambil hikmahnya guna memperkuat upaya kita bersama untuk mewujudkan kemaslahatan bersama, dengan merajut Ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa kebersamaan serta kekeluargaan sehingga tercipta persatuan dan kesatuan di daerah serta bangsa yang kita cintai ini,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa momen Halal Bi Halal merupakan momen saling memaafkan antar sesama. “Halal Bi Halal ini momen minta maaf dan saling memaafkan, selesai Halal Bi Halal maka lepaslah dosa kita. Maka dari itu kita manfaatkan momen ini untuk saling memaafkan sesama manusia dan amal saleh menghadap Allah SWT,” kata UAS.

Halal Bi Halal Pemprov Jambi ini turut dihadiri oleh para Forkopimda Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah provinsi Jambi, para pejabat eselon II, III, IV dan staf PNS dilingkungan Pemprov Jambi serta ribuan jama’ah lainya.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat meminta Nakes siaga di kawasan wisata. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.

Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.

Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.

“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember berpidato dalam Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.

Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.

Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.

Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.

Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.

“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.

Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.

“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.

Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.

“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs