Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris Mengharapkan Kejuaraan Tarung Derajat Pada Porprov XXIII Dapat Melahirkan Petarung Berprestasi yang Membuat Harum Nama Provinsi Jambi

Published

on

Jambi – Buka kejuaraan Tarung Derajat pada Porprov ke-XXIII Jambi, Gubernur Al Haris mengharapkan kejuaraan tersebut bisa melahirkan petarung berprestasi. Juaranya bisa berlaga di tingkat nasional dan mengharumkan nama Provinsi Jambi.

Pembukaan kejuaraan Tarung Derajat Porprov Jambi itu digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Kota Baru, Kota Jambi pada Selasa, 11 Juli 2023.

Al Haris mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kejuaraan tersebut. Menurutnya, event kejuaraan yang diselenggarakan ini merupakan salah satu upaya pengurus untuk menemukan dan melahirkan serta mencetak bibit-bibit atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai event.

“Kejuaraan Tarung Derajat ini sebagai salah satu cara kita bersama untuk menyebarluaskan Tarung Derajat kepada masyarakat bahwa Tarung Derajat bukan hanya bertarung menggunakan fisik, tapi otak dan hati pun berpengaruh dalam olahraga ini. Sehingga dengan majunya olahraga Tarung Derajat, mampu mengokohkan fisik dan nurani para petarung,” ujar Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris berpesan kepada seluruh petarung agar dapat betul-betul merasakan atmosfer pertandingan yang sportif dan akan memberikan kesempatan, motivasi serta peluang kepada para petarung untuk bisa mengasah kemampuan dan mental.

“Kepada para atlet Tarung Derajat, kalian sudah melakukan latihan dan sekaranglah saatnya kalian menunjukkan bakat, potensi dan kemampuan. Inilah langkah awal untuk meraih prestasi, maka bertandinglah secara jujur dan menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, jadikan kejuaran ini sebagai ajang silaturahmi sesama atlet dan official,” kata Gubernur Al Haris.

“Ada suatu kebanggaan saya saat ini, karena kepengurusan Tarung Derajat sudah ada di kabupaten/kota di Provinsi Jambi, bisa kita lihat disini setiap kabupaten/kota sudah banyak mengirimkan atlitnya. Semoga akan melahirkan atlet yang mampu membangkitkan SDM yang sehat, cerdas dan tangguh, sehingga lahir petarung-petarung yang berprestasi dan mengharumkan nama Provinsi Jambi,” kata Gubernur Al Haris.

Kepada para pelatih dan juri Gubernur Al Haris juga menyampaikan beberapa pesan.

“Kepada tim penilai dan juri agar penilaian dilaksanakan dengan standar yang objektif, profesional dan sportif, karena tujuan kejuaraan ini adalah menyiapkan atlet Tarung Derajat yang memiliki karakter yang tangguh, mandiri, sportif dan memiliki daya juang tinggi,” ujar Gubernur Al Haris.

“Kejuaraan Tarung Derajat Porprov Jambi ke-XXIII Tahun 2023 saya nyatakan dibuka, selamat mengikuti kejuaraan, junjung tinggi sportivitas, bertarunglah dengan sejati serta berjuang demi derajat dan harkat martabat yang hakiki, sehingga prestasi yang berhasil diraih merupakan sebuah kebanggaan sekaligus melahirkan rasa hormat dan pengakuan dari berbagai pihak. Selamat bertanding, semoga kejuaraan ini berlangsung dengan lancar dan sukses, aamiin. BOX,” tutur Gubernur Al Haris.

Advertisement

ADVERTORIAL

Kabupaten Jember Sabet Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Pelayanan Publik

DETAIL.ID

Published

on

CNN Indonesia Awards 2026 di Ballroom Hotel JW Marriott Jakarta, Jumat (6/11/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui program inovatif yang dicanangkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait.

Penghargaan tersebut dianugerahkan oleh CNN Indonesia dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 bertajuk Karya Nyata untuk Indonesia Berdaya pada Jumat, 6 November 2026 di Ballroom Hotel JW Marriott, Jakarta.

Penghargaan bergengsi itu diberikan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat desa.

Penguatan tata kelola pemerintahan ini diwujudkan melalui efektivitas program Homecare serta layanan pengaduan Gerakan Nasional Pelayanan Publik bernama Wadul Gus’e.

Melalui terobosan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai fasilitas kesehatan dasar serta layanan administrasi pemerintahan.

Selain itu, warga juga dapat menyampaikan aspirasi dan pengaduan secara langsung tanpa bergantung pada pusat layanan konvensional.

Kendati Kabupaten Jember kerap meraih penghargaan tingkat nasional, pimpinan daerah sering menugaskan jajaran Pemkab Jember untuk mewakili penerimaannya.

Langkah itu dilakukan karena Gus Fawait memilih tetap berfokus menyelesaikan berbagai agenda kerja pelayanan masyarakat Kabupaten Jember.

Meskipun berhalangan hadir secara langsung, Gus Fawait menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pengakuan skala nasional tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan semangat untuk terus melayani masyarakat secara selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Apresiasi tingkat nasional ini dinilai menjadi vitamin yang sangat berharga bagi Pemkab Jember. Semangat pelayanan terpadu ini akan terus dipacu agar dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Bupati Jember, Gus Fawait.

Pada prosesi penganugerahan di Jakarta, kehadiran Bupati Jember diwakili secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman.

Kepala Diskominfo menerima piala penghargaan tersebut atas nama Pemerintah Kabupaten Jember.

Seremoni penyerahan penghargaan berjalan dengan khidmat sebagai bentuk pengakuan publik terhadap transformasi pelayanan masyarakat di Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang responsif dan berdaya guna. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ungkap Pendidikan Agama Jadi Solusi Utama Tuntaskan Persoalan Kompleks di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Bunga Desaku di Kecamatan Umbulsari, Selasa (3/11/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Berbagai persoalan rumit di tingkat lokal hingga nasional diyakini dapat diatasi melalui penguatan sektor pendidikan dan penanaman nilai-nilai keagamaan.

Fondasi akhlak mulia ini dinilai mutlak untuk membentengi generasi penerus dari dampak buruk berbagai pengaruh negatif di era modern.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, ketika menghadiri kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kantor Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, pada Selasa, 3 November 2026.

Di hadapan para guru ngaji, tokoh agama, serta masyarakat, ia menegaskan bahwa ilmu yang berlandaskan agama adalah bekal utama pembentukan karakter.

Pemerintah Kabupaten Jember memberikan atensi khusus kepada para pendidik keagamaan dari beragam latar belakang keyakinan.

Kelompok pengajian, majelis taklim, dan kegiatan rohani lintas agama dinilai memiliki peran vital dalam melahirkan generasi bangsa yang saleh, salehah, dan berkualitas.

Komitmen kuat juga disampaikan pemkab untuk terus bersinergi bersama para guru ngaji demi menyemarakkan kegiatan rohani warga.

“Dengan semakin maraknya majelis ilmu dan pengajian, diharapkan Kabupaten Jember senantiasa dilimpahi keberkahan dan kemakmuran,” kata Gus Fawait.

Di samping fokus pada pembangunan sumber daya manusia daerah, ia turut mengajak warga untuk mendoakan para pemimpin bangsa, khususnya Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintahan pusat.

Persatuan dan kesatuan antarwarga dipandang sebagai landasan kokoh untuk mencapai cita-cita bersama.

“Semangat kebersamaan yang berakar dari nilai-nilai luhur kebangsaan dan keagamaan diyakini menjadi kunci utama dalam membawa bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Jember, menjadi daerah yang semakin unggul dan disegani,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Warga Jember Rasakan Manfaat Nyata Layanan JKN, Berobat Jadi Lebih Tenang

DETAIL.ID

Published

on

Fatimah menunjukkan layanan Mobile JKN. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)

DETAIL.ID, Jember – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai kalangan sebagai bentuk perlindungan saat membutuhkan layanan medis.

Hal tersebut dialami Fatimah (45), seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang telah lama terdaftar sebagai peserta JKN.

Bagi dirinya, program ini menghadirkan rasa tenang bagi keluarga manakala harus menjalani proses pengobatan di fasilitas kesehatan.

Sebagai bagian dari peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang mendapatkan fasilitasi dari Pemerintah Daerah, Fatimah menceritakan pengalamannya ketika menghadapi gangguan kesehatan pada saluran kemih atau urologi.

Kondisi tersebut memaruskannya memperoleh penanganan medis secara komprehensif hingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Situasi itu membuatnya menyadari bahwa ketersediaan jaminan pembiayaan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi besarnya biaya pemeriksaan lanjutan maupun tindakan medis di rumah sakit.

“Bagi saya, Program JKN ini sangat membantu. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit dan membutuhkan pengobatan. Dengan adanya JKN yang iurannya ditanggung pemerintah, saya merasa lebih tenang karena ketika saya atau keluarga membutuhkan pelayanan kesehatan, tidak perlu terlalu khawatir memikirkan biaya pengobatannya,” ujar Fatimah, Jumat, 30 Oktober 2026.

Selain aspek pembiayaan, kemudahan akses serta mutu pelayanan di fasilitas kesehatan turut mendatangkan kesan positif baginya selama menjalani rangkaian perawatan.

Ia menilai pihak fasilitas kesehatan terus berbenah memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan pasien.

“Selama menggunakan JKN, saya merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Ketika membutuhkan pengobatan, kami bisa mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Saya juga melihat rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya agar pasien merasa lebih nyaman,” tuturnya.

Di akhir pengalamannya, Fatimah menyampaikan harapan agar Program JKN dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.

Menurutnya, program ini merefleksikan semangat gotong royong dalam memenuhi hak dasar kesehatan bagi masyarakat luas.

“Menurut saya, JKN sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya jaminan kesehatan ketika sudah sakit. Saya berharap program ini terus ada dan semakin baik pelayanannya, karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat seperti kami,” ucapnya. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs