ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Al Haris Optimis Pelaksanaan STQ Berlangsung Sukses dan Berkesan Baik Oleh Kafilah
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris ingin pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023, berlangsung dengan sukses dan dikenang baik oleh para kafilah.
Oleh sebab itu Al Haris terus melakukan pemantauan untuk persiapan pelaksanaan STQ, baik persiapan secara administrasi, maupun persiapan arena pelaksanaan STQ.
Gubernur Al Haris terpantau sudah beberapa kali melakukan Sidak ke arena STQ di depan Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Tidak hanya sendiri, bahkan Al Haris juga mengajak Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani yang juga merupakan Ketua LPTQ untuk meninjau progres pembangunan arena.
“Ini lokasi seleksi tilawatil Qur’an yang berlangsung di Jambi, tentu kami mesti menyiapkan dengan baik, Pak Wagub selaku ketua LPTQ tentu karena ini even ajang nasional dan menyangkut Al quran kita ingin persiapannya matang dan semua daerah di Indonesia senang dan bangga hadir di Jambi,” kata Al Haris.
Al Haris ingin event besar tersebut benar-benar memberikan kesan baik bagi peserta atau kafilah dari seluruh Indonesia, arena event nasional MTQ sudah lama tidak dilaksanakan di Jambi.
“Pertama rasa terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Agama RI, yang telah mempercayai Provinsi Jambi sebagai Penyelenggara STQH Nasional. Alhamdulillah, setelah 26 tahun berlalu sejak Provinsi Jambi dipercaya dan sukses menjadi tuan rumah MTQ Ke-18 Tingkat Nasional Tahun 1997, ditahun 2023 ini pada bulan Oktober sampai November nanti Provinsi Jambi kembali mendapat kepercayaan dan kehormatan, yakni menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seleksi Tilawati Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) XXVII Tingkat Nasional,” ujar Gubernur Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat maupun pemerintah dan stakeholder (pemangku kepentingan) untuk Bersama-sama sukseskan penyeleggaraan event nasional bergengsi yang akan diselenggarakan di Provinsi Jambi.
“Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits ini tentu saja diharapkan mampu menggerakkan minat para penyelenggara acara maupun pemerintah dan stakeholder (pemangku kepentingan) untuk menyelenggarakan kegiatan dan aktivitas bergengsi lainnya di Provinsi Jambi. Kesempatan ini tentu saja akan berdampak baik bagi Provinsi Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
“Untuk menunjang kelancaran rangkaian kegiatan STQH, mulai dari akomodasi peserta, penyambutan, pembukaan, perlombaan hingga penutupan harus diperhatikan dengan saksama dan sebaik mungkin, sehingga penyelenggaraan event Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits Tingkat Nasional di Provinsi Jambi menjadi sangat menyenangkan untuk dikenang oleh seluruh peserta dan masyarakat Provinsi Jambi. Karena ini event besar dan membawa nama baik daerah tentu banyak hal yang akan dipersiapkan. Bersama kita curahkan perhatian kita, agar event ini membuat kesan baik bagi peserta yang datang di Provinsi Jambi ini,” katanya.
Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi bersama berkolaborasi mensukseskan pelaksanaan, mulai dari Launching Persiapan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023 ini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat dan para penanggung jawab kegiatan ini untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama, demi kesuksesan penyelenggaraan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits XXVII Tingkat Nasional Tahun 2023 ini,” kata Gubernur Al Haris.
“Saya minta para panitia pelaksana dan penanggung jawab tanggap terhadap berbagai hambatan dan permasalahan terkait kegiatan yang akan diselenggarakan, baik yang dialami oleh para peserta maupun hambatan teknis secara umum, koordinasikan segera dengan pihak terkait. Kebersihan, suasana kondusif dan segala hal yang menunjang kelancaran rangkaian kegiatan STQH, mulai dari akomodasi peserta, penyambutan, pembukaan, perlombaan hingga penutupan harus diperhatikan dengan saksama dan sebaik mungkin. Sehingga penyelenggaraan event Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits Tingkat Nasional di Provinsi Jambi menjadi sangat menyenangkan, aman dan damai untuk dikenang oleh seluruh peserta dan masyarakat Provinsi Jambi, dan membawa dampak bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dan daerah,” kata Al Haris pada saat launching STQ beberapa waktu lalu.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



