Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Menyampaikan Organisasi Serikat Islam Komitmen Dalam Membangun Ekonomi Umat di Indonesia

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi menyampaikan Organisasi Syarikat Islam (SI) selalu berkomitmen dalam membangun ekonomi umat di Indonesia terutama di Provinsi Jambi.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur pada PELANTIKAN PENGURUS DEWAN PIMPINAN WILAYAH (DPW) SYARIKAT ISLAM PROVINSI JAMBI PERIODE 2023-2025, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at, 11 Agustus 2023.”Dakwah Syarikat Islam adalah dakwah dimana mengangkat ekonomi umat dan menyatukan umat. Saya baca sejarah itu dan dapat kita artikan bahwa itu adalah simbol bahwa para pedagang muslim Indonesia tidak mau di monopoli oleh pedagang non pribumi, artinya ini gerakan moral dari anak-anak bangsa, mereka ingin tampil dengan jati dirinya. Tentu kedepan Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dengan Syarikat Islam terutama dalam mengangkat ekonomi Jambi kedepannya,” ujar Gubernur Al Haris.

Dalam penyampaiannya Gubernur Al Haris menuturkan, Syarikat Islam yang merupakan organisasi tertua di Indonesia yang awalnya didirikan sebagai wadah perkumpulan dan pergerakan bagi para pedagang muslim pribumi guna menandingi monopoli pedagang Tionghoa.

“Walaupun kita ketahui bersama bahwa Syarikat Islam ini telah beberapa kali mengalami metamorfosa, namun tetap konsisten dalam cita-citanya untuk menyatukan seluruh penduduk Indonesia sebagai suatu bangsa yang berdaulat atau Merdeka,” ucap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap membantu Syarikat Islam dalam membangkitkan ekonomi umat dengan menyandingkan Program Dumisake Jambi Mantap yaitu Program UKMM (Usaha Kreatif Mak Mak).

“Kami punya program yang namanya Usaha Kreatif Mak Mak, dimana ini juga dapat mengintervensi kemiskinan, dimana sehingga mak-mak kita ini bisa membantu ekonomi keluarga,” kata Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga megatakan ucapan selamat atas Pelantikan DPW Provinsi Jambi Masa Bakti 2023-2025.

“Semoga para pengurus yang dilantik ini dapat menjalankan tugas yang diamanahkan oleh organisasi dengan sebaik-baiknya, serta mewujudkan visi dan misi organisasi dengan baik, mengedepankan kepentingan umat dan menjadi mitra pemerintah,” kata Gubernur Al Haris.

“Saya berharap kepada pengurus yang baru dilantik agar nantinya mampu membina dan merangkul baik seluruh pengurus khususnya maupun umat pada umumnya,” tutur Gubernur Al Haris.

Sementara itu sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) SI Provinsi Jambi Muhammad Husyairi mengatakan, Syarikat Islam Provinsi Jambi akan terus bergerak berusaha untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya itu bersama-sama membangun ekonomi umat.

“Kedepannya Syarikat Islam Provinsi Jambi siap bersinergi dengan Pemda dalam membangkitkan ekonomi umat di Provinsi Jambi,” ujar Muhammad Husairi.

Sementara itu juga, Presiden Syarikat Islam Prof. Dr. H. Hamdan Zoelva, SH., MH dalam sampaiannya mengatakan bahwa Syarikat Islam adalah organisasi yang lebih dahulu lahir dari pada Budi Oetomo.

“Syarikat Islam ini berisfat nasional dan berada diseluruh Nusantara. Diantara Program Pokoknya yaitu Persatuan Umat, Kemerdekaan Umat, Membangun Pemerintahan yang berdasarkan dan memperhatikan kepentingan dan suara-suara rakyat yang berdasarkan dinul Islam dan Membangun Kemerdekaan Ekonomi,” kata Hamdan Zoelva.

Acara Prosesi pelantikan pengurus Syarikat Islam Wilayah Provinsi Jambi ini dipimpin langsung oleh Presiden Syarikat Islam Prof. Dr. H. Hamdan Zoelva, SH., MH.

Berikut susunan pengurus DPW Syarikat Islam Provinsi Jambi periode 2023-2025 :

Dewan Wilayah

Ketua : Totok Suprianto

Wakil Ketua : H Dodi Sarwadi

Sekretaris : Fauzan

Pimpinan Wilayah

Ketua : Muhammad Husyairi

Wakil Ketua : Adi Yuliandri, S.PT

Sekretaris : Ahmad Taufiq, M.Pd

Wakil Sekretaris : Hadi Kurniawan, S.Pd.I.

Bendahara : Alpadli Monas, S.Kom

Wakil Bendahara : Novrita Amelya, S.Pd

1. Biro Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan

Ketua : Ardiansah P. S.Sos

Sekretaris : Miftahur Rahmat, S.Hum

Anggota : Sunaryo, S.Pd

2. Biro Dakwah, Syariah Wal Ibadah

Ketua : M.Basit, S.Pd.I

Sekretaris : Ahmad Dasuki, S.Pd

Anggota : Husaini, S.EI

3. Biro Pendidikan dan Kebudayaan dan Infokom

Ketua : Adi Sandri, S.Pd.I

Sekretaris : Cendi

Anggota : Supriansyah, S.Pd.I

4. Biro Pemberdayaan Ekonomi Koperasi

Ketua : Kartiko Mukti W, SH

Sekretaris : Deni Hartanto, SE

Anggota : Randy Saputra, SE

5. Biro Pemuda, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka

Ketua : Kms. Imam Badawi, SE

Sekretaris : Almusaddath, S.Pd

Anggota : Arbi Kurniawan

6. Biro Hukum, HAM dan Regulasi

Ketua : Arif Rahmanuddin, SH

Sekretaris : Muhammad Edi, S.HI

Anggota : Muhammad Zubair, S.Ag

7. Biro Wajaf, Zakat, Infaq dan Shodaqoh

Ketua : Ahmad Baidowi, S.Pd.I

Sekretaris : Ahmad Sofwan, S.Ag

Anggota : Miftahur Rahman, S.Pd

8. Biro Produk Halal, Industri dan Kreatif

Ketua : M. Renaldi A, S.Pd

Sekretaris : Muzakkir Mubarak, S.E

Anggota : Ziat Zamzami, S.Pd

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Tekan Gejolak Harga LPG 3 Kg, Bupati Jember Minta Warga Laporkan Pangkalan Nakal

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melakukan langkah preventif guna menjaga stabilitas harga dan stok LPG 3 kilogram yang sempat memicu keresahan warga di berbagai titik.

Melalui koordinasi intensif dengan Pertamina Patra Niaga, Pemkab Jember memastikan akan mengawal distribusi gas melon tersebut agar tetap tepat sasaran dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengungkapkan bahwa persoalan di lapangan saat ini didominasi oleh praktik penjualan di atas harga resmi yang dilakukan oleh oknum pangkalan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat kecil dirugikan oleh spekulasi harga yang tidak berdasar.

“Yang membuat resah bukan sekadar stok, tapi harga. Banyak pangkalan menjual di atas HET. Kalau hanya sanksi administratif, itu terlalu ringan,” tutur Gus Fawait.

Ia juga menginstruksikan masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan mandiri.

“Kalau ada pangkalan menjual di atas Rp18.000, tolong laporkan. Itu sudah melanggar aturan pemerintah. Kami ingin memastikan harga di pangkalan sesuai ketentuan. Maksimal Rp18.000, tidak boleh lebih,” katanya.

Pihak Pertamina Patra Niaga turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Kabupaten.

Pertamina memastikan tidak akan ragu untuk memutus rantai distribusi pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran berat demi menjaga integritas penyaluran subsidi energi.

“Menjual di atas HET adalah pelanggaran berat. Sanksi terberatnya pemutusan hubungan usaha atau penutupan pangkalan,” ucap Ahad Rahedi dari Pertamina Patra Niaga.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Bidik Pengentaskan Kemiskinan di Kawasan Hutan dan Perkebunan Jember

DETAIL.ID

Published

on

Forum Kompas.com Talks di Universitas Jember, Senin (13/4/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menetapkan kawasan hutan dan perkebunan sebagai titik kritis penanganan kemiskinan saat menjadi narasumber forum Kompas.com Talks di Universitas Jember, Senin, 13 April 2026.

Forum yang berlangsung di Gedung Soedjarwo itu dihadiri akademisi dan pemangku kepentingan.

Diskusi mengulas persoalan kemiskinan di wilayah lahan produktif yang belum tertangani optimal.

Gus Fawait menyebut kemiskinan di Jember masih menjadi persoalan dalam satu dekade terakhir meski angkanya menunjukkan tren penurunan.

Ia menguraikan, wilayah pinggir hutan dan perkebunan kini menjadi fokus utama intervensi.

“Kemiskinan di kawasan pinggir hutan dan kebun menjadi tantangan utama hari ini,” kata Fawait.

Ia menyampaikan target pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2029 dengan mendorong keterlibatan berbagai pihak.

Menurutnya, keberadaan BUMN seperti PTPN dan Perhutani perlu diarahkan untuk mendukung upaya tersebut.

“Harapannya sama, zero kemiskinan ekstrem pada 2029, dan Jember sedang berikhtiar ke arah itu,” ucapnya.

Gus Fawait menilai potensi program hutan sosial dengan luasan puluhan ribu hektare dapat dimanfaatkan untuk menekan kemiskinan ekstrem.

“Jika dikelola tepat, hutan sosial bisa menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan kategori miskin ekstrem merujuk pada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

Ia memperkirakan puluhan ribu kepala keluarga berpotensi keluar dari kategori tersebut melalui intervensi yang tepat.

Gus Fawait juga mengulas perlunya distribusi lahan dan kesempatan kerja di kawasan perkebunan agar berpihak pada masyarakat sekitar.

“Prioritas harus diberikan kepada warga miskin ekstrem di sekitar hutan dan kebun,” ucapnya.

Ia menilai lahan tidur milik perusahaan dapat dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi sektor informal, namun pemerintah daerah belum sepenuhnya dilibatkan dalam program kehutanan sosial.

“Kami berharap ada koordinasi kuat agar program tepat sasaran dan berbasis data,” katanya.

Sementara itu, Guru Besar FEB Universitas Jember, Prof Muhammad Zainuri, menilai persoalan utama terletak pada kurangnya kolaborasi antar pihak.

“Program sudah ada, tapi berjalan sendiri-sendiri tanpa koneksi,” ujarnya.

Ia menguraikan pentingnya integrasi kebijakan, digitalisasi data, serta penerapan reward dan punishment agar program berjalan efektif.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak bersifat karitatif semata, melainkan mendorong pemberdayaan berkelanjutan.

“Kolaborasi yang solid membuka peluang percepatan pengentasan kemiskinan di Jember dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Fadhil Arief: Pemkab Batanghari Dukung Penuh Percepatan Pembangunan PSEL, Siap Kurangi Sampah dan Hasilkan Energi

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Bupati Batanghari, Fadhil Arief ikut melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang penyelenggaraan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Wilayah Jambi Raya, pada Sabtu, 11 April 2026 malam.

Penandatanganan kerja sama tersebut digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyaksikan langsung penandatanganan tersebut.

Hadir juga Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris serta kepala daerah yang ikut dalam dalam penandatanganan perjanjian kerja sama itu, seperti Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno, Bupati Tanjungjabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, Wakil Bupati Tanjungjabung Timur Muslimin Tanja.

Fadhil Arief menyebutkan, Pemkab Batanghari sangat mendukung pembangunan Energi Listrik PSEL Waste-to-Energy, terutama persiapan lahan yang menjadi salah satu syarat utama pembangunan.

Dikatakannya, dengan adanya pembangunan PSEL ini bisa mengurangi volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) secara signifikan, dan memanfaatkan sampah sebagai sumber energi.

Sementara, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq memastikan percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) wilayah Jambi Raya, Muarojambi, Batanghari, Tanjungjabung Barat dan Tanjungjabung Timur dalam upaya menekan jumlah timbunan sampah.

Menurut Hanif, proyek strategis ini akan menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang hati-hati.

“Pasca penandatanganan, pemerintah pusat akan segera menindaklanjuti dengan proses lelang proyek. Namun, tahapan tersebut diperkirakan memakan waktu hingga tiga tahun,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs