ADVERTORIAL
Wagub Sani Resmi Menutup MTQ dan Mengajak Masyarakat Bangun SDM dengan Nilai Agama dan Al Qur’an
Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Abdullah Sani secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2023 yang dilaksanakan di Kabupaten Sarolangun.
Penutupan MTQ ke-52 ini berlangsung di Arena Utama MTQ, Lapangan Gunung Kembang, Kabupaten Sarolangun, Selasa malam, 29 Agustus 2023 dengan menghasilkan Kota Jambi sebagai juara umum.
Wagub Sani mengatakan bahwa rangkaian kegiatan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Jambi ini, selain untuk memotivasi para qori dan qori’ah di Provinsi Jambi, juga guna mencari bibit-bibit qori dan qori’ah terbaik yang nantinya dapat menjadi wakil Provinsi Jambi di ajang MTQ tingkat nasional. Selain itu Wagub Sani juga mengajak seluruh masyarakat untuk membangun SDM (Sumber Daya Manusia) dengan nilai-nilai agama dan Al-Qur’an.
“MTQ merupakan wahana yang sangat penting dan bermanfaat dalam Pembangunan SDM, selaras dengan salah satu misi dalam Visi Jambi MANTAP, yakni memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia, karena pembangunan SDM bukan hanya dari segi ilmu pengetahuan, tetapi juga dari segi akhlak dan karakter,” ujar Wagub Sani.
“Dalam suatu perlombaan, tentunya ada yang juara, kepada para peserta yang belum berhasil meraih juara jangan berkecil hati, teruslah berlatih. Insya Allah di tahun-tahun mendatang akan memperoleh hasil yang maksimal,” kata Wagub Sani.
Menurutnya, menjadi juara itu baik, tetapi itu jangan menjadi tujuan utama, karena semua ini harus dimaknai sebagai upaya bersama untuk terus mensyi’arkan dan membumikan Al-Qur’an melalui irama seni membaca Al-Qur’an di masjid-masjid maupun rumah-rumah yang di dalamnya ada pendidikan membaca Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga berpesan kepada para qori dan qori’ah untuk terus menghidupkan seni baca Al-Qur’an, karena keutamaan membaca Al-Qur’an ini cukup banyak.
“Salah satunya sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmizi dari sahabat Abdullah Ibnu Masud Radiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah bersabda, Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. Dapat dibayangkan begitu besarnya pahala yang didapatkan seandainya secara konsisten dan tekun membaca Al-Qur’an,” ujar Wagub Sani.
Selain itu, Wagub Sani juga berharap MTQ Ke-52 ini mendapat kesan yang baik bagi seluruh peserta dan kedepannya penyelenggaraan MTQ ini bisa lebih baik lagi.
“Saya berharap pelaksanaan MTQ Ke-52 Tingkat Provinsi Jambi ini menjadi kesan terbaik bagi seluruh peserta dan kepada semua pihak yang terlibat, pemerintah daerah, pihak keamanan TNI-POLRI, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ ini, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Wagub Sani.
Penutupan MTQ Ke-52 Tingkat Provinsi Jambi ini turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun Bachril Bakri, para pejabat tinggi lingkup Provinsi Jambi dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi serta para tamu undangan lainnya.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.
Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember.
Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.
Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.
Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:
- Fotokopi KTP Pemohon
- Surat Kartu Keluarga (KK)
- Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
- Mengisi Formulir Pendaftaran
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.
Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.
“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.
Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.
“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.
Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.
Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma


