ADVERTORIAL
H Mukti: Ayo Kita Boyong Lagi Piala Gubernur Cup 2024 ke Kabupaten Merangin
Merangin – Gelar Duta Bola Provinsi Jambi karena juara pertama Gubernur Cup 2023 yang disandang Kabupaten Merangin, harus dipertahankan pada Gubernur Cup 2024. Merangin FC meski berjuang keras untuk itu dan akan diberikan bonus.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Merangin, H. Mukti dengan didampingi Manager Merangin FC, Nilwan Yahya pada pembukaan Kejuaraan sepak bola Gubernur Cup 2024, di Stadion Koni Kabupaten Batanghari pada Minggu, 14 Januari 2024.
“Ayo kita boyong kembali piala bergilir Gubernur Cup 2024 ke Kabupaten Merangin. Pertahankan Kabupaten Merangin sebagai Duta Sepak Bola di Provinsi Jambi,” ujar Pj Bupati Merangin disanggupi Nilwan Yahya.
Nama besar Laskar Macan Kumbang untuk Merangin PC lanjut H. Mukti, harus terus digemakan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Untuk mewujudkan semua itu tentunya butuh dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Merangin.
Kejuaraan Sepak Bola Gubernur Cup 2024 resmi dibuka Gubernur Jambi, H. Al Haris. Pj Bupati Merangin, H. Mukti mengembalikan Piala bergilir Gubernur Cup 2023 kepada Gubernur Jambi.
Gubernur Jambi kemudian meneruskan Piala Gubernur Cup tersebut kepada Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief sebagai tuan rumah Gubernur Cup 2024, untuk kemudian diperebutkan dalam ajang bergengsi Gubernur Cup 2024 di Stadion Koni Batanghari.
H. Al Haris menegaskan, kejuaraan sepak bola Gubernur Cup 2024 merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-67 tahun 2024. “Mari kita junjung tinggi sportivitas dalam bertanding,” ujar Gubernur.
Tampak hadir pada acara pembukaan kejuaraan sepak bola Gubernur Cup 2024 tersebut, Forkopimda Provinsi Jambi, bupati/walikota se-Provinsi Jambi, para pejabat pratama Provinsi Jambi dan Batanghari serta pengurus Askap Provinsi Jambi.
ADVERTORIAL
Wagub Sani: BK Festival Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Adaptif Relevan dengan Perkembangan Zaman
Jambi – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I membuka BK (Bimbingan Konseling) Festival Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi, dengan tema “Metamorf: Dua Era Menuju Warna Baru”, bertempat di Gedung Teater Taman Budaya Jambi, Kota Jambi, Jumat, 13 Februari 2026.
Hadir pada kesempatan itu, Rektor Universitas Jambi, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi, Pembina Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMABIKONS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi, Ketua Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMABIKONS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi serta undangan lainnya.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan bahwa Bimbingan dan Konseling memiliki peranan strategis sebagai ilmu dan profesi yang memberikan sumbangan besar bagi dunia pendidikan serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, yang membimbing setiap manusia agar berkembang secara optimal, memiliki kepribadian yang matang, dan mengenal potensi dirinya secara menyeluruh.
“Di tengah dinamika perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta tantangan globalisasi yang semakin kompleks, peran bimbingan dan konseling yang profesional dan adaptif, menjadi semakin penting dalam mendampingi dan membimbing masyarakat terutama generasi muda, supaya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berdaya saing, dan berakhlak mulia, serta siap menghadapi berbagai perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai budaya bangsa,” ucap Wagub Sani.
Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi dan jajaran atas terselenggaranya BK Festival ini, yang menjadi ajang kreativitas dan unjuk potensi mahasiswa, serta edukasi tentang pentingnya peran bimbingan dan konseling yang profesional dan beretika dalam membangun generasi yang sehat secara mental, emosional, dan sosial.
“Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung kegiatan kemahasiswaan seperti ini, karena sejalan dengan upaya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, yang sesuai dengan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, yakni Terwujudnya Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di bawah ridho Allah SWT, melalui misi ketiga yakni Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia,” ucapnya.
Wagub Sani berharap melalui kegiatan ini dan kegiatan-kegiatan akademik dan kemahasiswaan lainnya, akan lahir para pendidik, konselor, dan tenaga profesional yang mampu menjadi pendamping, pembimbing, sekaligus agen perubahan dalam membangun generasi yang sehat mental, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
“Oleh karena itu, saya berharap momentum BK Festival ini, dapat dimanfaatkan secara maksimal, bukan hanya mahasiswa mahasiswi sebagai peserta festival dalam meningkatkan kompetensinya, tetapi juga jajaran pimpinan Universitas Jambi serta pemangku kebijakan dalam memperkuat kolaborasi serta inovasi dalam memberikan edukasi tentang bimbingan dan konseling yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
“Mahasiswa juga dilatih untuk peka terhadap persoalan sosial, kreatif dalam mencari solusi, serta siap menjadi pendamping dan penggerak generasi muda di masa depan. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” tuturnya lebih lanjut.
Selain itu, Wagub Sani juga berharap dari event ini akan lahir gagasan-gagasan segar dalam semangat kolaborasi lintas generasi.
“Harapannya melalui event ini akan lahir warna baru pembangunan dunia pendidikan di Provinsi Jambi yang berdampak positif terhadap pembangunan sumber daya manusia Provinsi Jambi,” katanya.
Sementara itu, Syamsul Rizal, S.H.,M.H selaku akademisi UNJA menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini yang dinilainya sebagai lompatan maju dari Prodi ini. Menurutnya, sebagaimana yang disampaikan tadi bahwa kegiatan ini dalam rangka mengembangkan minat bahkan potensi mahasiswa sekaligus sebenarnya mengembangkan seni budaya di Pemerintah Provinsi Jambi.
“Karena itu tadi sudah kita dengar seluruhnya adalah mengajak mahasiswa untuk berkompetisi bagaimana mengembangkan minat bakat dan prestasi khususnya di bidang seni,” ujar Syamsu Rizal.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap mahasiswa khususnya mahasiswa BK yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. Harus kita akui seperti lompatan maju karena saya dengar informasi tadi. Ini baru kegiatan yang pertama, mudah-mudahan terus ada di tahun berikutnya,” katanya.
Sementara itu juga, Ketua Pelaksana BK Festival Nabila Zahrani dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai wadah pengembangan minat bakat dan kreativitas generasi muda yang mengusung tema “Metamorf: Dua Era Menuju Warna Baru” yang menggambarkan transformasi mahasiswa bimbingan dan konseling sebagai individu yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetap berakar pada nilai nilai tradisional serta berani berinovasi mengikuti modernitas.
“Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 14 Februari, rangkaian kegiatan dalam miko festival 2026 meliputi beberapa cabang lomba seni yaitu vokal solo, tari kreasi den dan stand UMKM serta pemilihan Bujang dan Gadis BK 2026. Peserta kegiatan ini berasal dari pelajar SLTA sederajat, mahasiswa se-Kota Jambi dan Muarojambi serta Civitas Akademika Universitas Jambi,” ujar Nabila.
ADVERTORIAL
Wakil Gubernur Buka Resmi Gerakan Pasar Murah Serentak Provinsi Jambi Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah
Jambi – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi bersama pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Gerakan Pasar Murah Serentak Provinsi Jambi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang dipusatkan di Citraland NGK pada Jumat pagi, 13 2026.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi lokal, efisiensi rantai pasok, hingga pengembangan cadangan pangan strategis. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Stabilitas harga bahan pokok merupakan faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. Fluktuasi harga yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan ekonomi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Wagub Sani.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak merupakan salah satu bentuk intervensi langsung pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan berkualitas dengan harga ekonomis. Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, memiliki tanggung jawab bersama dalam menjamin ketersediaan serta stabilitas harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pasar murah ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi instrumen nyata dalam menjaga ketersediaan dan aksesibilitas harga pangan yang terjangkau,” katanya.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jambi Nomor 05/02/15/Th. XX tanggal 2 Februari 2026, inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,98. Penyumbang utama inflasi berasal dari kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan andil 1,39 persen, disusul kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,38 persen, serta kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,45 persen.
Sementara itu, terkait produksi beras, Wagub Sani menyebutkan bahwa produksi beras Januari–Desember 2025 mencapai 212,76 ribu ton atau meningkat 30,88 persen dibandingkan tahun 2024. Potensi produksi beras pada Januari–Maret 2026 diperkirakan mencapai 57,40 ribu ton atau naik 11,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Wagub Sani, Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, keterjangkauan harga pangan, serta menekan laju inflasi daerah. Program ini juga sejalan dengan Perda Provinsi Jambi Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Provinsi Jambi, yang menempatkan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah.
“Semoga kegiatan hari ini memberi dampak positif bagi masyarakat dalam menyambut dan menjalani ibadah Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan lebih khusyuk,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi selama bulan Ramadhan akan melaksanakan pasar murah secara rutin setiap minggu. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Inisiatif ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memastikan akses pangan yang terjangkau, serta meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Matangkan Strategi Menuju MTQ Provinsi dan Nasional 2026, Wagub Abdullah Sani Buka Rakerda ke-55 LPTQ Jambi
Jambi – Wakil Gubernur Jambi yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jambi, Abdullah Sani, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Provinsi Jambi ke-55 Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi LPTQ untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi hingga nasional.
Rakerda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci, Wakil Bupati Merangin, Wakil Bupati Tanjungjabung Timur, Wakil Bupati Bungo, Wakil Wali Kota Jambi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Sani menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menilai capaian program sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada.
“Rakerda ini membahas evaluasi program-program kita yang selama ini laksanakan supaya kedepannya lebih baik,” ujar Wagub Abdullah Sani.
Selain evaluasi, forum tersebut juga membahas persiapan MTQ ke-55 tingkat Provinsi Jambi serta kesiapan menghadapi MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Pulau Jawa. Menurut Wagub Abdullah Sani, LPTQ harus memastikan para qori dan qoriah Jambi tampil maksimal dan kompetitif di tingkat nasional.
“Kita membahas MTQ ke-55 tingkat Provinsi Jambi dan tingkat nasional yang akan diikuti oleh Qori dan Qoriah yang akan berlangsung di Jawa,” katanya.
Ia menekankan pentingnya penguatan manajemen organisasi, pembinaan berkelanjutan, serta transparansi dalam setiap program. Dengan tata kelola yang baik, LPTQ diharapkan mampu menjadi lembaga yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan MTQ, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan generasi Qur’ani.
Lebih jauh, Wagub Abdullah Sani menyebut LPTQ memiliki tanggung jawab besar dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kita sepakat bahwa LPTQ memiliki peran dalam membangun SDM yang Qur’ani,” tuturnya.


