ADVERTORIAL
Wakil Gubernur Jambi Lepas CJH dan Berpesan Untuk Jaga Kesehatan dengan Persiapkan Fisik dan Bathin
Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berpesan kepada Jemaah Calon Haji (JCH) supaya senantiasa menjaga kesehatan dengan mempersiapkan fisik yang baik dan juga bathin.
Para JCH bisa mengatur waktu untuk kegiatannya, agar energi serta stamina tidak terkuras, untuk menjaga kondisi kesehatan dan mental guna menjalankan rangkaian ibadah haji.
Pesan tersebut dikatakan oleh Wagub pada saat melepas Pemberangkatan 425 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Jambi dari Kabupaten Merangin 197 Jemaah, Tebo 173 Jemaah dan Kabupaten Bungo 47 Jemaah, ditambah Petugas KBHIU 4 orang, Petugas Kloter 4 orang, yang tergabung dalam Kloter 28 Provinsi Jambi Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi, bertempat di Asrama Haji Kota Baru Jambi, Minggu, 9 Juni 2024 malam.
Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menuturkan ucapan puji syukur atas rezeki kepada jemaah calon haji sudah diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji.
“Kepada para jemaah calon haji Provinsi Jambi bersyukurlah atas rezeki yang didapatkan hari ini, karena hari ini telah diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun ini, karena banyaknya peminat haji saat ini, hanya bapak ibu yang bisa diberi kesempatan berangkat ditahun ini. Semakin banyaknya masyarakat yang berangkat semoga Jambi semakin sejuk, aman, damai dan barokah,” ucap Wagub Sani.
Wagub Sani juga mendo’akan agar jemaah calon haji Provinsi Jambi diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan ibadah haji dalam keadaan sehat.
“Kami dari Pemerintah Daerah berdoa agar para jemaah calon haji selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan ibadah haji dan mendapatkan haji mabrur hendaknya, selain itu juga dapat ampunan dari Allah SWT, baik dosa disengaja maupun tidak disengaja,” ujar Wagub Sani.
Wagub Sani mengatakan seluruh JCH hendaknya sesampai ditanah suci, menjadi tamu Allah yang baik, ibadah dengan khusyuk, sabar dan tawakkal.
“Seluruh JCH hendaknya sesampai ditanah suci, menjadi tamu Allah yang baik, ibadah dengan khusyuk, sabar dan tawakkal, serta tuntunan dan bimbingan ketika manasik haji yang telah diberikan sebelumnya menjadi pedoman agar syarat rukun dan wajib haji berjalan lancar sesuai ketentuan syariat agama. Niatkan dalam hati betul-betul untuk ibadah, fokus, jangan memikirkan oleh-oleh,” kata Wagub Sani.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga menyampaikan pesan kepada Jemaah calon haji Provinsi Jambi agar fokus dan khusyuk dalam melaksanakan ibadah haji.
“Saya juga berpesan kepada para jemaah agar tetap fokus untuk melaksanakan ibadah, lupakan perkerjaan di Jambi. Fokus dan khusyuklah dalam melaksanakan ibadah agar mendapatkan pahala dan insya Allah akan menjadi haji yang mabrur,” tutur Wagub Sani.
Selain itu, Wagub Sani juga menekankan kepada petugas pendamping haji dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh Jemaah calon haji. Dengan begitu, harapannya seluruh jemaah calon haji baik pada saat berangkat maupun kembali ketanah air, kembali dalam keadaan selamat dan sehat.
“Semoga tetap sehat wal’afiat, tidak ada kekurangan apapun saat kembali ketanah air,” ujar Wagub Sani.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H.Zoztafia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bapak Gubernur Jambi yang telah memfasilitasi dan membantu keberangkatan haji mulai dari Jambi Bandara Sultan Thaha Jambi ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam, selain itu juga akomodasi lainnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bapak Gubernur Al Haris dan Bapak Wagub Abdulah Sani dan kabupaten kota, yang telah membantu pemberangkatan haji mulai dari kabupaten kota ke Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi memfasilitasi keberangkatan haji mulai dari Jambi Bandara Sultan Thaha Jambi ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam, juga akomodasi lainnya,” ujar Zoztafia.
Zoztafia juga mengatakan bahwa kondisi kesehatan para jemaah pada umumnya baik, meskipun ada jemaah yang menggunakan kursi roda.
“Kami berharap semua jemaah menjaga kesehatan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan, agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar,” katanya.
“Pemberangkatan haji tahun ini sudah mulai berangsur baik, tidak ada hambatan dan halangan yang fatal, semua sudah kita laksanakan dengan baik, dibantu dari semua pihak, baik dari Pemerintah Provinsi Jambi, kabupaten kota, pihak Imigrasi, Bandara dan Satpol PP, TNI/Polri dan Kandep Depag kabupaten kota,” katanya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



