ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Secara Resmi Buka Turnamen Himsak Futsal Cup II 2024
Jambi – Gubernur Jambi secara resmi menyelanggarakan Turnamen Futsal Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (Himsak) Futsal Cup II 2024 yang merupakan gabungan dari Mahasiswa Kerinci dan Sungai Penuh bertempat di GOR Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Senin, 15 Juli 2024.
Opening seremoni Turnamen Himsak Futsal Cup II 2024 ini turut dihadiri oleh Pj. Bupati Kerinci Asraf, Sekda Kota Sungai Penuh Alpian dan Dandim Kerinci serta tamu undangan lainnya.
Dalam kata sampainnya, Gubernur Al Haris mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi turnamen futsal yang dimotori Himsak yang merupakan gabungan mahasiswa Kerinci dan Sungai Penuh.
Gubernur Al Haris mengatakan, mahasiswa harus optimis, harus punya masa depan dan melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya bangga sekali mahasiswa sekalian solid (Himsak) menatap masa depan, masa depan tidak bisa muncul tiba-tiba tapi harus disiapkan dengan baik, buat sesuatu yang bermanfaat bagi kita dan bermanfaat bagi daerah kita. Termasuk salah satunya kegiatan seperti ini, ini banyak filosofi positif dalam futsal ini,” kata Gubernur Al Haris.
“Jangan lupa kita harus menjadi generasi muda yang optimal yang positif, olahraga ini juga akan melahirkan hal positif. Kerinci dan Sungai Penuh membutuhkan anak muda hebat, kedepan tidak ada pilihan, jawabannya ada dipundak mahasiswa,” tutur Gubernur Al Haris.
“Mahasiswa Sakti Alam Kerinci ini ternyata menyatukan kita semua, Kerinci dan Sungai Penuh. Selamat bermain dengan sportif, jadikan ini tidak hanya juara, tapi ini menyatukan silaturahmi sesama kita,” kata Gubernur Al Haris.
Sementara itu, Presiden Himsak periode 2023-2024 Habib Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur Al Haris ditengah himpunan mahasiswa Sakti Alam Kerinci ini disambut antusias. Selain itu dirinya menyebutkan bahwa Al Haris merupakan Gubernur yang sangat peduli dengan kegiatan anak muda.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah berkenan hadir pada hari ini, ini sungguh antusias dan kegembiraan yang luar biasa bagi kami,” ujar Habib Hidayat.
Habib Hidayat mengungkapkan, Himsak khususnya dan mahasiswa Jambi umumnya sangat merasakan perhatian Gubernur Jambi Al Haris.
“Kami pelantikan pengurus Himsak juga difasilitasi Pak Gubernur, kami pelantikan di Auditorium kantor Gubernur,” ujarnya.
Habib Hidayat mengatakan bahwa Gubernur Al Haris sangat perhatian dengan mahasiswa, dirinya menyebut sudah sangat merasa perhatian Gubernur Al Haris terhadap mahasiswa Jambi.
“Kami selalu mengikuti kepemimpinan Pak Gubernur Al Haris, kami tau jabatan beliau baru beberapa tahun, secara bertahap sudah melakukan pembangunan, dan anak muda terperhatikan oleh Pak Gubernur. Kami mahasiswa merasakan perhatian pak Gubernur,” kata Habib Hidayat.
Untuk diketahui bahwa beberapa kebijakan Gubernur Jambi Al Haris terhadap mahasiswa diantaranya adalah beasiswa Dumisake. Ternyata Gubernur Jambi Al Haris telah menggelontorkan Rp 14,2 Miliar untuk beasiswa S1 dan S3.
Adapun beasiswa bagi S1 dan S3 sebesar Rp 14,2 Miliar tersebut digelontorkan Gubernur Al Haris melalui program beasiswa Dumisake tahun anggaran 2022 dan 2023. Sementara itu beasiswa Dumisake untuk tahun 2024 ini sebesar Rp 7,8 Miliar dan saat ini masih dalam tahap seleksi penerima.
ADVERTORIAL
Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola
DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.
Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.
Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.
“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.
Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.
Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:
- Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
- Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
- Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
- Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
- Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.
“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.
Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.
Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.
Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.
Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.
“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.
Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.
“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)
ADVERTORIAL
Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer
DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.
Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.
Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.
Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.
Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.
“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.
Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi: Mohon Allah Turunkan Hujan di Bumi Jambi
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di Provinsi Jambi menggelar salat istisqa di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ajakan itu disampaikan Al Haris saat turun langsung meninjau sekaligus membantu pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Minggu, 9 Agustus 2026 siang kemarin.
Di tengah kondisi lahan yang kering dan suhu yang semakin panas, Al Haris meminta masyarakat ikut mengambil langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
“Pastikan lahan-lahan di desa kita aman dari api. Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujar Al Haris.
Al Haris juga meminta setiap desa yang memiliki kawasan gambut melakukan pemetaan dan meningkatkan kesiapsiagaan. Menurutnya, wilayah gambut harus mendapat perhatian lebih karena memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan minim hujan.
“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambutnya, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.
Selain mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid untuk melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan.
Ajakan tersebut disampaikan karena kondisi Jambi semakin panas dan kering. Persediaan air juga mulai sulit, sementara debu mulai terlihat di sejumlah lokasi.
Gubernur berharap salat istisqa dapat dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Jambi.
“Mohon pada para ulama, kiai, imam masjid, mari kiranya kita sediakan waktu kita habis salat wajib untuk melakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” tuturnya.
Al Haris juga meminta masyarakat mendoakan seluruh personel yang saat ini berjibaku menangani kebakaran lahan.
“Mohon doakan kami, mohon doanya agar kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” kata Al Haris. (*)



