DAERAH
KPU Diminta Perhatikan Setiap Saran dari Bawaslu Sumut Terkait Pilkada 2024
DETAIL.ID, Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) diminta untuk memerhatikan secara cermat setiap usulan perbaikan dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.
Saran perbaikan tersebut, tentu saja yang disampaikan oleh pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut , agar pilkada Gubernur – Wakil Gubernur, Bupati – Wakil Bupati, serta Wali Kota – Wakil Wali Kota nanti bisa berjalan dengan baik
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Diapari Lubis kepada para wartawan di Medan pada Senin, 19 Agustus 2024.
Didampingi anggota Bawaslu Provinsi Sumut, Payung Harahap dan Suhadi Sukendar Situmorang, Aswin Diapari mengatakan proses perbaikan disampaikan setelah pihaknya melakukan pengawasan intensif.
Khususnya, kata dia, dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) di tingkat provinsi untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Kegiatan itu digelar di Hotel Grand City Hall, Medan, Jumat 16 Agustus 2024, dan mereka awasi secara penuh.
Kata Aswin, terdapat banyak perubahan data pemilih yang mencakup pemilih aktif, pemilih baru, dan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), setelah dilakukan proses sinkronisasi data ganda.
Meski demikian, ujarnya, ada beberapa kendala yang dihadapi terkait dengan pencatatan saran perbaikan dan masukan dari peserta rapat pleno, yang tidak semuanya tertuang secara lengkap dalam berita acara rekapitulasi.
“Sanksi pelanggaran pada penyusunan daftar pemilih sementara, terdapat pasal pidana bagi setiap orang yang dengan sengaja mengakibatkan orang lain kehilangan hak pilihnya,” kata Aswin.
“Ketentuan itu diatur dalam pasal 510 undang-undang (UU) pemilu, dan di dalamnya ada sanksi pidana yang dijatuhkan, yakni pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta,” ujar Aswin.
Ia menjelaskan, Bawaslu Sumut berkomitmen mengawasi secara aktif dan ketat hak pilih masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Utara.
Dia berharap agar KPU memperhatikan saran serta perbaikan yang disampaikan Bawaslu, serta meminta KPU menyampaikan hasil rapat pleno rekapitulasi DPS.
Untuk kemudian, kata dia, dapat dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dan pihak terkait untuk memastikan data pemilih yang akurat dan benar.
“Kepada Bawaslu Kabupaten dan kota se-Sumatera Utara, tidak ada kata lelah untuk mengawasi setiap tahapan pilkada serentak, guna memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 berjalan dengan jujur, adil, dan transparan,” katanya.
Di tempat lain, hal senada di sampaikan anggota Bawaslu Sumut, Koordinator Hubungan Masyarakat, Data dan Infornasi (Humas Datin), Saut Boangmanalu.
Mantan wartawan Harian Waspada ini mengatakan bahwa pentingnya penguatan sinergitas antara kedua lembaga, sehingga ke depan terhadap sejumlah catatan pelanggaran dapat dicegah.
“Ke depan terhadap sejumlah catatan dan potensi pelanggaran yang mungkin terjadi bisa dicegah secara dini,” ucap Saut.
Saut juga menyampaikan bahwa sesama penyelenggara pemilu, Bawaslu dan KPU diharapkan bisa saling menguatkan sehingga penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024 bisa berjalan lebih baik lagi dari penyelenggaraan Pemilu 2024 yang baru saja selesai.
“Selain dengan KPU, kita menghimbau kepada semua pihak untuk turut ambil bagian dalam mencegah terjadinya pelanggaran. Suhu politik boleh menghangat tetapi kita semua tetap nyaman berdemokrasi,” tutur Saut.
Reporter: Heno
DAERAH
Sekda Zulhifni Buka Konfercab XX PMII, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi
DETAIL.ID, Merangin – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XX di Aula Kantor Kemenag Merangin, Sabtu, 7 Februari 2026.
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni.
Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin memberikan ruang seluas-luasnya bagi kreativitas anak muda.
Ia mengajak seluruh kader PMII untuk lebih progresif dalam menciptakan inovasi yang menyentuh masyarakat.
“Pemkab Merangin siap memfasilitasi kreativitas anak muda, khususnya PMII. Kami mengajak PMII untuk melakukan inovasi-inovasi yang berbasis program kerja nyata,” ujar Zulhifni di hadapan puluhan kader dan alumni.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jambi, Subra, mengingatkan kembali kejayaan PMII Merangin yang dahulu dikenal sebagai “kiblat” kaderisasi di Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah.
“PMII Merangin punya catatan sejarah sebagai pusat kaderisasi terbanyak di Jambi. Saya minta kepengurusan ke depan fokus kembali menjadi jantung kaderisasi organisasi di Provinsi Jambi,” kata Subra.
Setali Tiga Uang, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Merangin, Marliyos, juga berpesan agar dinamika pemilihan ketua baru tidak merusak soliditas organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal lumrah dalam demokrasi mahasiswa.
“Pemilihan ini proses biasa. Jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena beda pilihan. Yang paling penting adalah bagaimana langkah PMII selanjutnya pasca-konferensi ini,” kata Marliyos.
Konfercab XX ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Terlihat hadir sejumlah tokoh senior PMII Merangin seperti Muhlisin (Mantan Ketua PC PMII & Mantan Ketua GP Ansor Merangin), Alber Trisman (Ketua KPU Merangin) Egih (Ketua PC PMII Merangin saat ini) serta deretan alumni dan senior lainnya.
DAERAH
Mbah Wiji Jadi Wisudawati Tertua, Bupati M. Syukur Mewisuda 147 Siswa Selantang
DETAIL.ID,Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh kembali mewisuda 147 Wisudawan program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Kecamatan Pamenang dan Renah Pamenang pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Auditorium Rumah Dinas.
Mbah Wiji (97) dari Desa Pelakar Jaya, Kecamatan Pamenang menjadi wisudawati tertua. Meski telah memasuki usia senja, langkahnya masih tegap mengenakan toga.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menuturkan bahwa Lansia hanyalah slogan. Namun, semangat tetap berjiwa muda.
“Hari ini saya kembali mewisuda para lansia. Tapi yang saya lihat, tidak ada lansia disini. Semua terlihat masih muda, semangatnya luar biasa,” ujar Bupati M. Syukur disambut tepuk tangan dan gelak tawa.
Kata Bupati, Selantang merupakan program pemerintah dalam rangka mewujudkan Lansia yang SMART yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat
“Biasanya, kalau sudah diusia lanjut, para orang tua itu mikirnya ibadah dan malas gerak. Dengan adanya Selantang, bapak dan ibu semua jadi lebih aktif dan tubuh lebih sehat. Makanya, semua terlihat awet muda,” tuturnya.
Untuk diketahui, Selantang adalah program pendidikan non-formal bagi lansia (usia 60 tahun ke atas) dan pralansia (45-59 tahun) yang diinisiasi oleh BKKBN untuk mewujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif) serta bermartabat.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup melalui materi kesehatan, sosial, keagamaan, dan keterampilan di tingkat desa/kelurahan.
Kurikulum yang digunakan adalah pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa) yang menyenangkan, mencakup materi kesehatan, keagamaan, sosial, dan keterampilan hidup.
Turut hadir dalam acara, Kepala Perwakilan Kemenduk Bangga Provinsi Jambi Putut Riyanto, Kepala Dinas BKKBN Merangin Soni Propesma, Kepala Dinkes Merangin Irwan Kurniawan, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin dan sejumlah tamu undangan lainnya.
DAERAH
Libatkan Pelajar, Gus Fawait Gerakkan Aksi Bersih Pantai Selatan Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menggerakkan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Selatan Jember dengan melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari gerakan kebersihan lingkungan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah yang turun langsung membersihkan area pesisir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, TNI, Polri, dan relawan.
Seluruh peserta berbaur dalam satu aksi bersama menjaga kebersihan kawasan pantai.
Gus Fawait menyampaikan bahwa langkah ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar pemerintah daerah menggelorakan kegiatan bersih pantai secara masif.
“Presiden telah memberikan arahan yang sangat jelas. Kebersihan destinasi wisata adalah wajah Indonesia di mata dunia. Hari ini saya bersama Kapolres, jajaran TNI, dan seluruh elemen masyarakat turun langsung untuk menunjukkan keseriusan kita. Jember memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dan sudah saatnya kita berbenah secara sungguh-sungguh,” kata Gus Fawait.
Ia menyebut Kabupaten Jember memiliki garis pantai yang menjadi terpanjang kedua di Jawa Timur, sehingga kebersihan kawasan pesisir harus berjalan seiring dengan rencana pengembangan pariwisata.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam aksi bersih pantai ini menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan, sekaligus menjawab tantangan persoalan sampah yang selama ini muncul di kawasan wisata.
Gus Fawait juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menjalankan penanganan sampah secara terencana melalui penyusunan peta jalan oleh organisasi perangkat daerah terkait.
“Program kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup akan diperkuat secara signifikan pada Anggaran Perubahan 2026 dan APBD murni 2027. Ini bukan pekerjaan sehari atau sebulan, tetapi agenda besar pembangunan daerah,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma


