Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Ketua Tim Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Regional

Published

on

Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.A g., turut menyambut kunjungan Ketua Tim Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Regional I, Dr. Qadarah, S.T., M.M., dalam rangka Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Regional Tahun 2024, yang berlangsung di Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, pada Selasa, 3 September 2024.

Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, berhasil masuk dalam lima besar terbaik di wilayah Regional I Sumatera Utara dalam ajang Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa Kelurahan Mekar Jaya terpilih sebagai pemenang lomba setelah melalui proses seleksi Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Kabupaten Tanjungjabung Barat. Selanjutnya, Kelurahan ini diikutsertakan dalam Lomba Desa/Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi.

“Alhamdulillah, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat berhasil masuk dalam nominasi 5 besar pada tahap klarifikasi lapangan berdasarkan penilaian administrasi di Tingkat Regional I Tahun 2024,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap, keberhasilan Kelurahan Mekar Jaya masuk dalam lima besar lomba ini dapat memotivasi pemerintah kelurahan untuk terus mengoptimalkan dan menggali potensi wilayahnya secara berkelanjutan, sehingga menjadikan Kelurahan Mekar Jaya lebih maju dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Regional I, Dr. Qadarah, S.T., M.M., menyatakan bahwa proses klarifikasi data penilaian lomba akan dilakukan secara teliti dan hasilnya akan dibahas dalam pleno. Penilaian dilakukan berdasarkan potensi, keunggulan, dan inovasi yang ada di kelurahan tersebut.

“Kami sangat terkesan dengan keramahtamahan masyarakat Kelurahan Mekar Jaya. Kami juga telah meninjau Posyandu, UMKM, Majelis Taklim, yang merupakan bagian dari kearifan lokal serta produk unggulan seperti Kopi dari Mekar Jaya. Kami berharap Kabupaten Tanjung Jabung Barat bisa masuk dalam tiga besar,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Dapil I Muhammad Zaki, Anggota DPRD Dapil II Betara Dedi Hadi, Camat Betara, Kepala OPD, Forkopimcam Betara, Lurah Mekar Jaya, para Kepala Desa, pimpinan perusahaan seperti PT. Jadestone, PT. Petro China, dan PT. JGS DLM Betara, Direktur Bumdes, serta para undangan lainnya. (EPR/*)

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat meminta Nakes siaga di kawasan wisata. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.

Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.

Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.

“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember berpidato dalam Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.

Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.

Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.

Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.

Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.

“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.

Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.

“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.

Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.

“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs