ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Dumisake Kepada Warga Tanjungjabung Timur
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan bantuan Dumisake Pendidikan, modal UMKM, Bedah Rumah, bantuan benih sawit, alsintan, bantuan susu dan biskuit ibu hamil hingga bantuan makanan tambahan balita untuk warga Kabupaten Tanjungjabung Timur.
Penyerahan bantuan Dumisake untuk warga bumi sepucuk Nipah serumpun Nibung ini berlangsung di SMA Negeri 8 Tanjungjabung Timur, Selasa, 17 September 2024.
Ambok Tang warga Tanjungjabung Timur menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jambi Al Haris yang telah memberikan bantuan Dumisake untuk warga bumi sepucuk Nipah serumpun Nibung. Dia mengatakan program Dumisake tersebut sangat membantu warga dengan ekonomi kurang mampu.
“Disini saya mewakili ketua komite SMA dan SMK, serta warga penerima bantuan Dumisake sangat berterima kasih kepada Gubernur Al Haris. Bantuan ini sangat membantu anak-anak kami, membantu para pelaku UMKM, petani dan warga yang rumahnya tidak layak huni. Kami berharap program Dumisake ini masih tetap berlanjut kedepannya, karena sangat membantu warga,” kata Ambok Tang yang juga ketua Komite SMA 8 Tanjungjabung Timur.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan jika bantuan-bantuan program Dumisake yang diserahkan kepada siswa dan warga tersebut sebagai bentuk kehadiran pemerintah ditengah masyarakat untuk mengintervensi angka kemiskinan ekstrim.
“Kami hadir menyerahkan bantuan kepada masyarakat, kepada anak-anak penerima bantuan pendidikan, pertanian, bedah rumah, UMKM, bantuan stunting dan lainnya. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk membantu keluarga yang memang perlu dibantu,” kata Al Haris.
“Ini adalah kewajiban kami untuk membantu masyarakat. Tentu kita berharap dengan bantuan ini dapat mengangkat derajat kehidupan dan pendidikan warga Jambi secara umum,” tambah Al Haris lagi.
Adapun bantuan Dumisake yang diserahkan Gubernur Al Haris adalah perlengkapan sekolah kepada 266 siswa SMA, SMK, dan SLB, serta bantuan biaya SPP bagi siswa tidak mampu di sekolah swasta.
Selanjutnya bantuan modal UMKM kepada 103 penerima dengan total anggaran Rp 515.000.000, bantuan Bedan rumah kepada 52 warga dengan total bantuan Rp 1.040.000.000.
Penyerahan program internet masuk desa kepada Diskominfo Tanjungjabung Timur sebanyak 7 desa dan penyerahan tower riviter kepada desa Sungai Sayang.
Penyerahan bibit sawit sebanyak 3.380 batang, penyerahan alsintan, penyerahan benih padi seluas 247 hektar, penyerahan benih jagung seluas 250 hektar, bantuan biskuit dan susu kepada ibu hamil, dan penyerahan bantuan beras untuk anak balita stunting sebanyak 211 penerima, serta beasiswa.
ADVERTORIAL
Homecare Segera Hadir, Pemkab Jember Siapkan 50 Mobil dan 1.200 Nakes ke Pelosok
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah progresif untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui program prioritas Homecare, Pemkab Jember menyiapkan sebanyak 50 armada mobil operasional beserta ribuan tenaga medis yang siap berkeliling mendatangi warga.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk mengatasi hambatan jarak dan mobilitas yang kerap dialami warga saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.
“Masyarakat yang tidak mampu itu punya kesulitan untuk ke puskesmas dan ke rumah sakit sehingga kita antar, jemput bola ya, jemput bola ke rumah-rumahnya,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut saat kegiatan Bunga Desaku di Desa/Kecamatan Pakusari pada Senin, 20 Juli 2026.
Peresmian perdana layanan Home Care ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli mendatang di wilayah pinggiran.
Kecamatan Sumberbaru dipilih sebagai titik awal karena lokasinya yang jauh dari pusat rumah sakit daerah.
“Tanggal 24 (Juli) nanti di Kecamatan Sumberbaru. Salah satu kecamatan yang terjauh dari rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” tuturnya.
Untuk memastikan kualitas layanan setara dengan fasilitas medis pada umumnya, Pemkab Jember melibatkan 1.200 tenaga kesehatan.
Layanan ini bahkan menghadirkan dokter spesialis hingga pemanfaatan teknologi telemedicine secara langsung dari rumah pasien.
“Nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa kan akan kita antar nanti obatnya,” ujar Gus Fawait menjelaskan alur penanganan medis di rumah warga.
Adapun sasaran utama program ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, hingga penanganan tengkes atau stunting.
“Kita identifikasi mulai dari lansia, terutama lansia sebatang kara. Kemudian saudara-saudara disabilitas. Anak-anak stunting dan beberapa kriteria-kriteria lain yang sudah kita identifikasi,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk saling menginformasikan jika ada tetangga atau warga sekitar yang membutuhkan akses layanan Home Care tersebut agar bantuan dapat segera disalurkan.
ADVERTORIAL
Telemedicine Jadi Andalan Homecare Jember, Dokter Spesialis Bisa Diakses dari Rumah
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan layanan telemedicine sebagai salah satu penopang utama program Homecare yang segera diterapkan.
Melalui sistem ini, tenaga kesehatan yang melakukan kunjungan ke rumah warga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga subspesialis saat menangani pasien.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengatakan kehadiran telemedicine bertujuan mempercepat pengambilan keputusan medis sehingga pasien memperoleh penanganan yang tepat tanpa harus menunggu lama.
“Ketika nanti ke lapangan, kalau dirasa membutuhkan konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, maupun subspesialis, nanti disediakan fasilitas telemedicine atau melalui handphone, seperti layanan Halodoc dan sejenisnya,” ujar Gus Fawait saat mengunjungi Puskesmas Pakusari, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, hasil konsultasi tersebut menjadi dasar bagi tim medis untuk menentukan langkah penanganan, mulai dari perawatan di rumah, rujukan ke fasilitas kesehatan, hingga pemberian obat sesuai kondisi pasien.
Pemkab Jember juga menyiapkan mekanisme distribusi obat apabila kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi saat kunjungan berlangsung.
“Sehingga nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa, akan kita antar nanti obatnya,” katanya.
Selain didukung teknologi telemedicine, program Homecare akan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan yang disiagakan untuk memberikan pelayanan langsung ke rumah warga di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Gus Fawait memastikan pelayanan tersebut berlangsung sepanjang waktu agar masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan kapan pun dibutuhkan.
“Ada 1.200 nakes. Jadi, 1.200 nakes itulah yang akan nanti keliling-keliling untuk melaksanakan home care. Pelaksanaannya 24 jam, pokoknya sampai tuntas,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kajari Cup 2026, Bangkitkan Semangat Olahraga di Batanghari
Batanghari – Bupati Batanghar, Muhammad Fadhil Arief menghadiri pembukaan Turnamen Tenis Kajari Cup Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Adhyaksa ke-66 pada Minggu, 19 Juli 2026.
Kehadiran Bupati Fadhil Arief menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Batanghari terhadap pengembangan olahraga sekaligus mempererat sinergi antarinstansi melalui kegiatan olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.
Dalam kesempatan tersebut, Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Batanghari yang telah menginisiasi penyelenggaraan Kajari Cup 2026.
Menurutnya, turnamen ini menjadi langkah positif dalam membangkitkan kembali semangat olahraga di Kabupaten Batanghari.
“Terima kasih kepada Kajari Batanghari yang telah membangkitkan semangat olahraga di Kabupaten Batanghari. Selamat bertanding kepada seluruh atlet PELTI Batanghari. Semoga kegiatan yang baik ini memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Fadhil Arief.
Turnamen Kajari Cup Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari, Dr. H. Muhammad Irwan.
Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri para atlet tenis lapangan serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan.
Ajang olahraga ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Adhyaksa ke-66 Tahun 2026, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan prestasi atlet tenis, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari, Sekretaris Daerah Batanghari, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)



