ADVERTORIAL
Hadiri Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Tanjabbar 2024-2029, Ini Doa dan Harapan Pjs Bupati Fery Kusnadi
Tanjungjabung Barat – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanjungjabung Barat, dr. Fery Kusnadi, Sp., OG., menghadiri acara pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD Kabupaten Tanjungjabung Barat masa jabatan 2024-2029 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang digelar pada Jumat 11 Oktober 2024.
Acara yang berlangsung dengan khidmat di Gedung DPRD Tanjungjabung Barat itu, dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, dengan harapan besar untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dalam pengucapan sumpah janji Pimpinan DPRD yang baru, terpilih Hamdani, S.E., dari Partai PDI-P sebagai Ketua DPRD, H. Muhammad Sjafril Simamora, S.H., sebagai Wakil Ketua I, dan Hasan Basyri Harahap, S.H., sebagai Wakil Ketua II. Proses ini dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Joni Mauluddin Saputra, S.H., yang disaksikan oleh seluruh anggota DPRD serta tamu undangan lainnya.
Serah terima jabatan dari pimpinan sementara kepada pimpinan definitif dilakukan secara simbolis dengan penyerahan palu pimpinan oleh Dudi Purwadi, S.E.I., kepada Hamdani, S.E., momen ini menandai awal masa jabatan pimpinan DPRD periode 2024-2029.
Mengawali sambutannya, Ketua DPRD yang baru dilantik, Hamdani, S.E., menyampaikan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Ia menekankan bahwa tugas utama DPRD adalah bekerja untuk kepentingan masyarakat dengan mengedepankan prinsip keadilan dan keterbukaan.
“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat memajukan daerah yang kita cintai ini,” ujarnya. Pjs Bupati Tanjungjabung Barat, Fery Kusnady dalam sambutannya berharap agar pelantikan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerjasama antara Pemerintah Daerah dan DPRD.
“Semoga pelantikan ini menjadi momentum awal yang baik bagi kita semua untuk bersama-sama meningkatkan kinerja dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tanjungjabung Barat,” katanya.
Fery Kusnady juga memberikan apresiasi kepada Dudi Purwadi, S.E.I., yang telah menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Ketua DPRD dengan penuh tanggung jawab hingga terpilih nya pimpinan DPRD definitif. Ia juga berharap agar pimpinan DPRD yang baru terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menjalankan program-program pembangunan yang telah direncanakan.
“Sebagai mitra Pemerintah Daerah, saya berharap pimpinan dan anggota DPRD yang baru dilantik dapat terus membangun sinergi untuk mewujudkan program-program pembangunan. Peran DPRD sangat penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat, memberikan masukan terhadap kebijakan publik, serta mengawasi pelaksanaan pemerintahan daerah agar sesuai peraturan,” ujarnya lebih lanjutnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Ketua Partai, tokoh masyarakat, anggota DPRD, Ketua KPU, Ketua Bawaslu serta tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan momen penting bagi pemerintahan Kabupaten Tanjungjabung Barat dalam memasuki periode baru. (*)
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.
Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember.
Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.
Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.
Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:
- Fotokopi KTP Pemohon
- Surat Kartu Keluarga (KK)
- Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
- Mengisi Formulir Pendaftaran
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.
Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.
“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.
Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.
“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.
Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.
Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma


