ADVERTORIAL
Atas Pengabadiannya, Drs Ariansyah Raih Penghargaan Satyalencana Karya Satya XXX Tahun 2024
Jambi – Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, ME meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX tahun 2024. Piagam penghargaan itu ditanda-tangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Jakarta 02 Juli 2024.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX tahun 2024 ini diserahkan oleh Gubernur Jambi Drs H Al Haris, SSos, MH kepada Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, ME pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis, 28 November 2024 malam.
Penghargaan tersebut sebagai tanda kehormatan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan disiplin Ariansah menjadi aparatur pemerintah selama 30 tahun. Penghargaan yang sama juga diraih Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, John Eka Powa.
Kadis Kominfo Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya selama mengabdi sebagai apparatus sipil negara (ASN) di Provinsi Jambi. Tanpa dukungan semua pihak, khususnya rekan-rekan dan mitra kerja, Ariansyah mengaku tidak akan bisa menunaikan tugas sebagai aparatur pemerintah dengan baik dan langgeng selama 30 tahun ini.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi tetapi untuk kita semua, Penghargaan ini saya persembahkan juga kepada seluruh tim yang telah bekerja bersama-sama dengan saya melayani masyarakat Jambi, ini bukti bahwa kerja keras dan pengabdian tidak pernah sia-sia,” ujarnya di Jambi, Jumat, 29 November 2024.
Ariansyah menuturkan, dirinya sudah banyak menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah di berbagai kabupaten hingga menjadi Kadis Kominfo Provinsi Jambi tiga tahun terakhir. Di bawah kepemimpinannya, Dinas Kominfo Jambi terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan mengembangkan berbagai platform (wadah) digital yang memudahkan masyarakat mendapatkan informasi.
Ariansyah berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi tambahan baginya dan seluruh ASN di Jambi agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dia yakin, kesetiaan, kejujuran, disiplin dan semangat mengabdi menjadi bekal penting bagi seorang aparatur pemerintah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
Sementara itu, Al Haris mengatakan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus berionovasi dan kreatif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyakarat. Para ASN Pemprov Jambi harus terus bersemangat menunaikan tugas-tugas dan tanggung jawab agar bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.
“Selamat kepada para ASN Teladan Berprestasi Provinsi Jambi 2024. Penghargaan yang diraih para ASN teladan tersebut diharapkan semakin meneguhkan komitmen mempersembahkan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan negara. Pengabdian itu bisa dilakukan melalui sumbangan pikiran, karya, karsa dan darmabakti yang bermanfaat bagi daerah,” tutur Gubernur Jambi Al Haris.
ADVERTORIAL
Produksi Beras Tertinggi di Tapal Kuda, Jember Jadi Salah Satu Lumbung Pangan Utama Jawa Timur
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember tercatat sebagai penghasil beras terbesar di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin, 2 Mei 2026.
Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras pada periode Januari–Juli 2026.
Jumlah itu menempatkan Jember di posisi ketiga tingkat Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dengan produksi 508.126 ton beras dan Kabupaten Bojonegoro sebanyak 507.947 ton beras.
Capaian tersebut memperkuat peran Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
Pada data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi capaian sektor pertanian yang terus menunjukkan tren positif.
“Tingginya produksi padi di Jember terlihat dari besarnya serapan gabah yang dilakukan Perum Bulog,” katanya.
Gus Fawait juga memberikan apresiasi kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dukungan TNI dan Polri, yang terlibat dalam proses serapan gabah hingga mencatatkan capaian tertinggi di Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Jember saat ini terus menjalankan berbagai program untuk memperkuat sektor pertanian.
Program optimalisasi lahan (Oplah), perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, hingga pengelolaan lahan pertanian produktif terus digencarkan guna meningkatkan hasil panen petani.
Selain itu, Pemkab Jember memperketat pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat untuk mendukung kebutuhan petani.
Di sisi lain, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember pada 2025 bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan luas lahan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan sektor pertanian daerah.
Pemkab Jember juga bersinergi dengan pemerintah pusat melalui penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar.
Bantuan tersebut meliputi alat dan mesin pertanian modern, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
ADVERTORIAL
Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan
DETAIL.ID, Jakarta – Transparansi proses, kejelasan informasi, serta kemudahan akses layanan menjadi hal yang makin dirasakan masyarakat saat mengurus urusan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah). Pengalaman tersebut membentuk kesan baru bagi masyarakat yang tadinya ragu untuk mengurus secara mandiri karena belum memahami tahapan proses layanan pertanahan dengan pasti.
“Menurut saya perkembangannya sangat luar biasa. Meskipun saya bolak-balik, tapi transparan dan jelas. Menurut saya sudah sangat luar biasa,” ujar Sutrisno (61), pensiunan BUMN yang tengah mengurus peningkatan hak atas tanahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) di Kantah Kota Bogor.
Sutrisno memilih mengurus sendiri proses peningkatan hak atas tanahnya tanpa menggunakan jasa notaris. Keputusan itu diambil setelah dirinya mengetahui proses pengurusan di Kantah bisa dilakukan langsung oleh pemohon dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Pertama saya mau nyoba lewat notaris. Memang harganya mahal. Saya mau merubah HGB ke HM. Itu diminta puluhan juta lewat notaris. Terus nanya ke sini, bisa tidak tanpa lewat notaris, ternyata bisa,” kata Sutrisno.
Proses pengurusan yang dijalani Sutrisno saat ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengukuran ulang hingga nantinya masuk ke tahap pelepasan hak dan penerbitan sertipikat hak milik. Meski sempat beberapa kali kembali untuk melengkapi persyaratan administrasi, ia menilai seluruh proses dijelaskan secara terbuka oleh petugas.
“Ini saya sudah ke sini dua kali. Yang pertama belum ada batas kanan-kiri untuk memenuhi persyaratannya, kekurangan saya untuk teliti. Lalu balik lagi, kurang bawa saksi. Hari ini sudah komplit untuk minta surat permohonan pengukuran ulang,” ujar Sutrisno.
Pengalaman tersebut berbeda jauh dibandingkan ketika Sutrisno mengurus sertipikat sekitar 15 tahun lalu. Ia merasa kala itu proses layanan pertanahan masih terkesan rumit dan tidak transparan.
Bahkan, Sutrisno pernah mengalami kendala saat menggunakan bantuan pihak lain untuk mengurus sertipikat tanahnya. Urusannya tak kunjung selesai selama satu tahun. Pengalaman itulah yang membuat dirinya ragu untuk mengurus sendiri sebelum akhirnya mencoba datang langsung ke Kantah. Ke depan, ia berharap kualitas layanan pertanahan terus meningkat, termasuk dengan penerapan Sertipikat Elektronik yang menurutnya semakin memudahkan masyarakat dalam mengamankan aset tanah. (*)
ADVERTORIAL
Ekonomi Jember Segera Merata dengan KDKMP
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah merancang skema taktis untuk mengintegrasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai rantai pasok utama (supplier) kebutuhan komoditas program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil agar seluruh hasil bumi dan produksi pangan petani lokal dapat terserap seutuhnya oleh pasar domestik.
Rencana strategis tersebut dipaparkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai menyerahkan bantuan armada operasional berupa mobil pikap dan truk kepada pengurus KDKMP bersama jajaran Forkopimda di Jember.
“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan penurunan kesenjangan pendapatan. Itu yang menjadi perhatian utama Presiden,” ujar Gus Fawait.
Ia menerangkan, selain diproyeksikan menyokong program MBG, KDKMP mengemban peran vital untuk mengontrol stabilitas harga gabah di tingkat bawah.
Koperasi diinstruksikan melakukan intervensi langsung dengan menyerap hasil panen masyarakat guna memastikan harga gabah tidak dipermainkan oleh spekulan atau tengkulak.
Gus Fawait juga membantah keras anggapan miring yang menyebut KDKMP akan menjadi saingan berat bagi pelaku usaha swasta.
Ia mendesak publik untuk melihat fungsi kehadiran koperasi ini secara objektif sebagai pengisi kekosongan sektor komersial yang selama ini belum terjangkau oleh korporasi besar.
“Jangan terpengaruh persepsi yang salah. Koperasi ini bukan untuk bersaing dengan swasta, tetapi mengisi ruang yang belum terlayani sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih merata,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada memaparkan bahwa pembentukan KDKMP di lapangan terus dikebut secara masif.
Hingga saat ini, TNI telah menuntaskan pembentukan di 42 titik atau rampung 100 persen dari target fase awal.
“Kami berharap seluruh target desa dan kelurahan dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Kendala saat ini sebagian besar berkaitan dengan ketersediaan lahan yang harus disiapkan masing-masing desa,” tutur Rifqi.



