ADVERTORIAL
Serahkan Hibah Gedung Kantor Kejari di Desa Pembengis, Anwar Sadat: Kolaborasi dengan Kejari Adalah Langkah Strategis
Tanjungjabung Barat – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat dan Kejaksaan Negeri (Kejari), Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menyerahkan hibah kantor Kejari yang berada di Desa Pembengis melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima Hibah, yang berlangsung di Aula kantor Kejari Tanjungjabung Barat pada Senin, 10 Februari 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kejari adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, dan pencerahan hukum. Ia mengapresiasi peran Kejari dalam menjaga stabilitas hukum dan ketertiban masyarakat. Dengan kantor baru ini, sinergi antara Pemkab dan Kejari diharapkan semakin kuat untuk mendukung kemajuan daerah.
“Kejaksaan Negeri memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum bagi para investor. Kami yakin, dengan dukungan penuh dari Kejari, pembangunan ekonomi di Tanjungjabung Barat akan semakin berkembang pesat,” kata Bupati.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pencerahan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, kesadaran hukum yang tinggi akan membantu mewujudkan masyarakat yang taat hukum, damai, dan sejahtera.
“Kami berterima kasih atas dukungan Kejari dalam mengawal program-program pembangunan daerah. Sinergi ini akan memastikan bahwa setiap kebijakan dan program bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungjabung Barat, Radot Parulian, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat. Ia menegaskan bahwa keberadaan kantor baru akan semakin mempermudah Kejari dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat pencari keadilan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, kami yakin layanan hukum yang diberikan akan semakin optimal dan responsif,” ujar Kepala Kejari
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat siap mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, sinergitas antara kedua institusi ini sangat penting, terutama dalam ranah penegakan hukum dan pengawalan program pembangunan.
“Kami berharap sinergitas antara Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dengan Pemkab Tanjung Jabung Barat dapat terus berjalan dengan baik ke depannya. Terutama dalam bidang hukum, kami siap menjadi mitra strategis dalam mengawal setiap program pembangunan demi kemajuan daerah,” tuturnya.
Turut hadir, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PUPR, Kepala BKAD, Pejabat Struktural Kejari Tanjung Jabung Barat yakni Kasubbag Bin, Kasi Intel, Kasi Pidum, Kasi Pidsus dan Kasi Datun. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.



