ADVERTORIAL
Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Buka Puasa Bersama dan Pawai Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1446 H
DETAIL.ID, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan buka puasa bersama dan gelar pawai takbiran hari raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025 M. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, bersama Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP, Ketua DPRD Asahan, Kapolres Asahan, Dandim 0208 Asahan, mewakili Kejaksaan Asahan, mewakili Danlanal Asahan, dan tamu undangan lainnya, melaksanakan buka puasa bersama dengan para ustadz safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Asahan yang berlangsung di Aula mawar Kantor Bupati Asahan pada Minggu, 30 Maret 2025.
Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Bupati Asahan menyampaikan bahwa Idul Fitri menandakan kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Selama bulan Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti kunjungan safari Ramadhan, malam Nuzulul Quran, melaksanakan pengajian rutin ba’da zuhur, pemberian beras kepada kaum dhuafa, pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah, pesantren kilat, serta juga melakukan peninjauan jalan arus mudik di beberapa pos pam, dan mengadakan malam silaturahmi yang dilakukan untuk pemberian penali kasih kepada ulama/ustadz.
“Dengan melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah sunnah lainnya, insyaAllah kita akan menjadi orang yang bertakwa dan dapat merasakan kemenangan di hari raya Idul Fitri ini,” ucapnya.
Setelah buka puasa bersama kegiatan pun dilanjutkan dengan sholat magrib serta sholat isya berjamaah bersama Bupati Asahan kemudian setelahnya Bupati Asahan melepas kegiatan pawai takbiran yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Asahan.
Terlihat usai melepas iring-iringan mobil takbiran yang diikuti oleh Instansi Vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan masyarakat sekitar kurang lebih 125 mobil hias yang akan mengelilingi jalanan Kisaran. Bupati berharap dari rangkaian kegiatan pawai mobil ini semoga kegembiraan dan kebersamaan yang dirasakan dalam perayaan Idul Fitri 1446 H ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadilan.
Dalam pawai takbiran tersebut, kemeriahan tidak hanya diisi oleh instansi Pemerintah Daerah namun juga diikuti oleh ratusan mobil hias yang dihiasi dengan lampu-lampu yang berkelap-kelip dan spanduk-spanduk yang bertuliskan kalimat-kalimat takbir. Pawai mobil hias ini menambahkan keseruan dan kegembiraan dalam perayaan Idul Fitri.
Dari pantauan, Pawai takbiran ini berlangsung dengan tertib dan aman, hal ini terjadi tidak terlepas atas terjalinnya kerja sama yang baik dari semua pihak stakeholder yang terlibat serta para peserta Pawai takbiran.
Di akhir kegiatan, Bupati Asahan menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan kami mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025 M. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Reporter: Fitriyani Harahap
ADVERTORIAL
Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.
Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.
Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.
Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.
“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.



