ADVERTORIAL
Sekda Jambi Selenggarakan Bazar Ramadhan Bersama TP-PKK Provinsi Jambi
Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH mengemukakan, Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, karena disini harga jual lebih murah dan terjangkau.
Hal tersebut dikemukakannya saat Penutupan Pasar Murah Ramadhan 1446 H Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi, bertempat di Halaman Kantor TP-PKK Provinsi Jambi, Jum’at, 7 Maret 2025.
Dalam sambutan dan arahannya tersebut Sekda Sudirman menyampaikan bahwa hari besar keagamaan, termasuk bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri merupakan masa rentan bagi harga dan stok bahan pokok.
“Pemerintah, baik pusat dan daerah, terus berusaha cepat dan tanggap dalam mengambil langkah dan strategi dalam menjamin ketersediaan kebutuhan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Untuk itu, pemerintah terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak, seraya mendukung kelancaran ibadah masyarakat, pemenuhan daya beli masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dengan kestabilan harga, dapat tercukupi,” ujar Sekda Sudirman.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi saya ucapan terima kasih, serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi, beserta anggota, pelaku UMKM peserta pasar murah, serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan pasar murah Ramadhan 1446 H ini dengan baik. Ini adalah upaya bersama dalam membantu meringankan masyarakat memenuhi bahan pokok dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya.
Dikatakan Sekda Sudirman, dengan diselenggarakannya pasar murah ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya yang berdaya beli rendah, dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
“Pelaksanaan pasar murah ini menjadi wujud kontribusi besar dan sinergi yang baik PKK dalam membantu pemerintah daerah dalam memenuhi ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya bagi masyarakat, serta dalam menekan kenaikan harga-harga atau mengendalikan inflasi di bulan Ramadhan,” katanya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Sekda Sudirman juga berharap kegiatan pasar murah ini tidak hanya diselenggarakan di Kota Jambi saja, namun juga dapat diselenggarakan diseluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
“Kita mengharapkan kabupaten/kota dapat menyelenggarakan pasar murah, melalui koordinasi dan sinergi PKK Provinsi Jambi, PKK kabupaten/kota beserta Pemerintah Daerah, guna menjaga ketersediaan dan pengendalian harga barang kebutuhan pokok, dengan tetap menjaga kualitas,” ujarnya.
“Saya harap PKK Provinsi Jambi dapat menjadi lokomotif pergerakan PKK se-Provinsi Jambi dalam pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadhan yang berdampak positif, yang dapat menyentuh secara merata diseluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Semoga pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan 1446 H ini menghasilkan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi,” katanya.
Sementara itu Ketua panitia penyelenggara Pasar Murah Ramadhan 1446 H Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi Ekas Verawati Muzakir menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tim TP-PKK Provinsi Jambi yang telah berkerja keras serta para pelaku UMKM juga para OPD Provinsi Jambi yang ikut dalam penyelenggaraan ini.
“Alhamdulillah semenjak dibuka pada tanggal 5 Maret kemaren sampai 7 Maret ini banyak sekali yang datang dan ramai, perkisaran uang yang beredar disini selama dibuka berkisar 180 juta,” kata Ekas Verawati Muzakir.
“Alhamdulillah semuanya terpenuhi dengan harga perpaket dibawah harga pasar, semoga bermanfaat bagi masyarakat yang telah datang kesini,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



