DAERAH
262 Siswa Kelas XII SMAN 1 Batipuh Lulus 100 Persen
DETAIL.ID, Tanah Datar – Kelulusan peserta didik Tahun Pelajaran 2024/2025 secara resmi diumumkan melalui daring pada Senin, 5 Mei 2025.
Seperti halnya, SMA Negeri 1 Batipuh, Kabupaten Tanah Datar juga telah memperoleh data bahwa dari hasil pengumuman kelulusan peserta didik kelas 12 dinyatakan 100 persen lulus.
“Untuk pengumuman kelulusan peserta didik kelas 12 bisa dilihat melalui WhatsApp Grup SMAN 1 Batipuh,” ujar Hendra Arinal, s. Pd., M. Si kepada media detail.id/ pada Selasa, 6 Mei 2025.
Kepala SMA Negeri 1 Batipuh, Hendra Arinal, s. Pd., M. Si juga membeberkan bahwa kelulusan peserta didik kelas 12 Tahun Pelajaran (T.P) 2024/2025 telah diumumkan secara serentak pada Senin malam, 5 Mei 2025 pukul 22.00 WIB, melalui grup WhatsApp sekolah.
Ia menuturkan, jumlah peserta didik kelas 12 di SMA Negeri 1 Batipuh untuk tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 262 siswa, yang meliputi 107 laki-laki dan 155 perempuan.
“Dari total jumlah peserta 262 siswa semuanya telah dinyatakan lulus,” ucap Hendra.
“Selain semua lulus, 100% peserta didik juga akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.
Ditambahkan, sesuai himbauan yang telah disampaikan kepada para peserta didik dan orang tua/wali siswa, pihak sekolahan tidak menghendaki adanya pesta konvoi di jalan.
“Alhamdulillah, selama ini peserta didik kami tidak melakukan konvoi kelulusan. karena kami juga sudah mengimbau kepada siswa dan orang tua/wali siswa,” katanya tegas.
Sesuai data yang dihimpun, pihaknya telah mencatat sebanyak 85 siswa dari SMA Negeri 1 Batipuh juga telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).
" Siswa kita diterima melalui Undangan SNBP sebanyak 44 Siswa, lewat jalur SPAN PTKIN sebanyak 50 siswa," ujar Hendra.
Hendra menjelaskan siswa yang di terima melalui SNBP tersebar di beberapa Perguruan Tinggi Negeri.
"Pada jalur SNBP siswa kita diterima di Perguruan Tinggi Negeri Seperti di Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Negeri Lampung, Universitas Negeri Jambi, Universitas Sriwijaya, Universitas Syah Kuala, dll, dan 3 Siswa tersebar di Poltekes Surakarta, Padang dan Riau" tuturnya.
Kepala Sekolah Berharap agar semua lulusan Sekolah yang di pimpin dapat melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan tinggi.
"Saya sering menyampaikan harapan ini sebagai bentuk dukungan terhadap siswa dan sebagai dorongan bagi mereka untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi," ujarnya.
Selain itu, Kepala Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada guru, orang tua, dan seluruh siswa yang telah berusaha dalam melakukan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun ini. Mereka juga mungkin menekankan pentingnya sinergitas antara sekolah, orang tua, dan siswa untuk mencapai kesuksesan dalam pendidikan.
Harapan ini juga sejalan dengan harapan orang tua yang ingin anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Semua pihak, termasuk sekolah, orang tua, dan siswa, diharapkan dapat bekerja sama untuk mewujudkan harapan tersebut.
Reporter: Diona
DAERAH
Kasus RT Cabul Masuk Tahap Dua, Jaksa Siapkan Tuntutan Maksimal
DETAIL.ID, Merangin – Kejaksaan Negeri Merangin akhirnya menerima pelimpahan tahap dua berkas tersangka AS, Ketua RT cabul yang selama ini kasusnya menyita perhatian publik beberapa waktu lalu.
Tersangka Ketua RT cabul dibawa ke Kejaksaan bersama dengan barang bukti kejahatannya. Selain itu pada tahap dua yang dilakukan penyidik juga turut serta membawa korban ke Kejaksaan.
Kajari Merangin, Yusmanely melalui Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin, Hakim mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan kasus dari Polres Merangin.
“Hari ini kita sudah menerima tahap dua atas nama tersangka AS, dengan barang bukti kejahatannya. Selain itu penyidik juga menghadirkan korban,” ucap Hakim pada Senin, 20 Juli 2026.
Hakim juga mengatakan bahwa setelah tahap dua pihaknya akan menyiapkan tuntutan terhadap kasus pencabulan yang diserahkan Polres Merangin ke tahap persidangan.
“Untuk melengkapi berkas sampai ke persidangan, kita segera menyusun tuntutan, tentu dengan sejumlah barang bukti dan juga BAP yang diterima, kita akan tuntut tersangka dengan tuntutan yang maksimal, sebab korbannya masih anak-anak dan menyita perhatian publik,” katanya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan yang menimpa korban terjadi sejak korban masih duduk di kelas IV sekolah dasar.
Selama ini tersangka diketahui memiliki kelakuan bejad dan sangat keji, sebab pelaku melakukannya secara berulang kali, selain melakukan pelecehan terhadap korban di dapur rumahnya, pelaku juga sering mendatangi kamar korban saat korban tengah tertidur pulas, pelaku sering menggerayangi tubuh korban dan menciumi alat vital korban hingga pelaku puas.
Terpisah, Ahmad Robi, S.H., M.H, selaku pengacara negara yang mendampingi korban berharap jaksa penuntut umum bisa menegakkan keadilan seadil-adilnya bagi korban.
“Saya berharap jaksa bisa memberikan tuntutan yang maksimal dan hakim juga agar bisa memutuskan keadilan bagi korban yang masih anak-anak dan perbuatan tersangka sangat biadab sebab dilakukan sejak korban masih kelas 4 SD sampai kelas 6 SD dan kasus ini jadi perhatian publik,” ucapnya.
Reporter: Daryanto
DAERAH
Tahun 2026 Kementerian ATR/BPN Kembali Peroleh Predikat WTP dari BPK RI
DETAIL.ID, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Opini tersebut diserahkan oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, di Kantor BPK RI, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
“Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN kembali berhasil memperoleh opini WTP. Pimpinan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, baik di Kementerian ATR/BPN Pusat, Kantor Wilayah, maupun Kantor Pertanahan yang telah bekerja keras sehingga capaian ini dapat kita raih,” ujar Dalu Agung Darmawan usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.
Predikat WTP tahun ini menjadi opini WTP ke-14 secara berturut-turut yang diraih Kementerian ATR/BPN. Raihan tersebut berhasil dipertahankan setelah BPK RI memeriksa Laporan Keuangan Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2025.
“Opini WTP ini harus menjadi momentum bagi kita untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan BPK yang masih perlu diselesaikan. Ini juga menjadi bagian dari evaluasi dalam mengelola keuangan dan pelaksanaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” kata Dalu Agung Darmawan.
Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Dalu Agung Darmawan juga mengingatkan seluruh jajaran agar mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan. Ia optimistis seluruh target kinerja tahun ini dapat dicapai melalui penguatan koordinasi dan pelaksanaan program secara konsisten.
Pada kesempatan ini, turut menerima predikat yang sama, sejumlah Menteri dan Kepala Badan Kabinet Indonesia Bersatu. Hadir mendampingi Sekjen ATR/BPN, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Kartika Sari. (*)
DAERAH
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2025 dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, 15 Juli 2026. Laporan disampaikan sebagai tindak lanjut dari pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 yang tengah diajukan oleh Kementerian Keuangan ke Badan Anggaran DPR RI.
“Realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2025 mencapai 95,73% atau sekitar Rp6.128.365.417.558 dari total pagu Rp6.401.913.357.000,” ujar Menteri Nusron di Gedung DPR RI, Jakarta.
Di hadapan Ketua, Wakil Ketua, beserta Anggota Komisi II DPR RI dan disimak oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang turut mengikuti rapat, Menteri Nusron memaparkan rincian pengelolaan anggaran Kementerian ATR/BPN. Dalam perjalanan tahun anggaran 2025, Kementerian ATR/BPN memperoleh tambahan anggaran Rp490,2 miliar, hibah dalam negeri Rp12,79 miliar, serta hibah luar negeri Rp22,60 miliar.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah di 2025, Kementerian ATR/BPN memperoleh relaksasi blokir anggaran dalam dua tahapan. Anggaran tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai dan mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang layanan pertanahan dan tata ruang.
“Tahap pertama Rp766,4 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai non-ASN yang beralih status jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahap dua Rp666,9 miliar untuk belanja pegawai calon ASN, program prioritas nasional, layanan pertahanan dan ruang, sarana prasarana, dan dukungan manajemen PNBP,” ujar Menteri Nusron.
Setelah menerima laporan dari Menteri Nusron, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin sebagai pimpinan rapat meminta agar Kementerian ATR/BPN menguatkan pengelolaan keuangan negara. Ia ingin pengelolaannya berbasis kinerja yang berorientasi pada keluaran (output), hasil (outcome), dan dampak (impact) yang terukur.
“Komisi II DPR RI meminta Kementerian ATR/BPN menerapkan mekanisme check and balance guna mencegah terjadinya penyimpangan, temuan berulang, dan kerugian negara. Terutama pada program prioritas nasional maupun program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Zulfikar Arse Sadikin.
Pada rapat tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN hadir dengan didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Jajaran Kementerian ATR/BPN di daerah juga ikut mengikuti jalannya rapat secara daring. (*)



