Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Sekda Sudirman: Pemprov Jambi Dukung Kelancaran Proses Pelaksanaan Haji Tahun 2025

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH berpesan kepada Jemaah Calon Haji (JCH) untuk dapat mengkondisikan diri meningkatkan kesabaran dan menata niat secara tulus guna mendapatkan ridho dari Allah SWT, berdisiplin, mengatur waktu sebaik-baiknya, berupaya menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan, minum dan istirahat yang cukup.

Pesan tersebut disampaikannya saat Pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 18 BTH berjumlah 445 (JCH) dari Kabupaten Kerinci 291, Kabupaten Merangin 147, dan petugas haji 7 orang, Provinsi Jambi Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, bertempat di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Selasa, 20 Mei 2025 subuh.

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Sudirman juga mendoakan agar para jemaah calon haji yang berangkat diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan ibadah serta kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur. “Kami doakan semua JCH Provinsi Jambi yang berangkat diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan ibadah dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur. Ibadah haji adalah perjalanan hati, bukan sekadar perjalanan fisik, dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kesiapan mental,” ucap Sekda Sudirman.

Dijelaskan Sekda Sudirman, Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan seluruh kewajiban dalam mendukung kelancaran proses pelaksanaan haji tahun 2025 ini, semoga berjalan dengan lancar dan aman.

“Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan seluruh kewajiban dalam mendukung kelancaran proses pelaksanaan haji tahun 2025 ini, semoga berjalan dengan lancar dan aman,” katanya.

Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam kelancaran pelaksanaan jemaah calon haji dalam melaksanakan ibadah, semoga jerih payah saudara-saudara dicatat dan jadi amal jariyah kita semua,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Sekda Sudirman juga berpesan kepada seluruh jemaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatan, jaga kekompakan dan mematuhi semua arahan petugas haji.

“Kami juga berharap keikhlasan hati kepada seluruh jemaah calon haji Provinsi Jambi untuk juga mendoakan para pemimpin kita Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Wali Kota, agar diberi kemudahan dalam memimpin daerah ini untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Jambi, agar selalu dalam lindungan Allah, dijauhkan dari segala marabahaya dan kesejahteraan bagi masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.

“Saya minta kepada petugas haji baik pemandu, pembimbing, tim kesehatan serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi, lakukanlah tugas dengan serius dan sepenuh hati, sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang dibebankan dipundak saudara-saudara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi sekaligus Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi Mahbub Daryanto menyampaikan, sistem pemberangkatan haji sudah mulai baik dalam segi pelayanan dan juga aturan.

“Kami semaksimal mungkin memperbaiki pelayanan ibadah haji ini semakin baik agar para jemaah merasakan dapat pelayanan dari kita ini, tapi mungkin ada yang terasa terganggu pada keluarga jemaah yang mengantar. Memang masuk asrama haji ini agak ketat, ini dilakukan semata untuk kenyamanan jemaah haji yang ingin berangkat, yang masuk sini terbatas, tidak boleh semua orang, sebenarnya asrama haji tempat karantina bagi Jemaah. Sudah masuk sini artinya sudah siap berangkat,” kata Mahbub.

“Jangan ragu-ragu untuk meminta bantuan kepada petugas haji jika anda membutuhkan informasi atau bantuan selama menjalankan ibadah haji. Di Kloter 18 ini kita sudah siapkan 7 petugas haji yang siap membantu dan memberikan informasi yang diperlukan untuk memastikan kelancaran ibadah haji,” tuturnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Akses Ekonomi Jember Dipercepat, Jalur Jombang-Kencong Mulai Mulus Kembali

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember memantau pengerjaan pengaspalan jalan, Rabu (6/5/2026). (Foto: Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memulai proses pengaspalan jalan di jalur Jombang-Kencong guna menjawab keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur.

Pengerjaan yang sedang berlangsung ini mencakup peninggian badan jalan, pelebaran, hingga pengaspalan ulang di sejumlah titik strategis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperbaiki akses transportasi utama di Jember.

“Sebagian besar jalan provinsi yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat kini mulai diperbaiki,” ungkapnya di sela-sela peninjauan, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan ini dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas, terutama pada area yang rawan kerusakan akibat beban kendaraan dan drainase yang buruk.

Menurut Gus Fawait, perbaikan jalan ini sangat krusial karena volume kendaraan di wilayah Jember, khususnya jalur Tanggul hingga Mangli, terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya.

“Perbaikan dilakukan bertahap. Fokusnya memperlancar mobilitas warga dan mengurangi kerusakan akibat genangan maupun kendaraan berat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang memadai akan menjadi motor penggerak utama bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Di akhir kunjungannya, Gus Fawait memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas sinergi yang terjalin dalam mempercepat pembangunan di wilayahnya.

“Saya mewakili masyarakat Jember mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur dan seluruh jajaran. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertifikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID,  Tangerang – Mengurus sertifikat tanah secara mandiri semakin menjadi pilihan masyarakat. Dengan datang langsung ke Kantor Pertanahan, masyarakat dapat mengetahui alur, persyaratan, hingga estimasi proses secara lebih transparan, sekaligus menghindari risiko penipuan jika menggunakan calo.

Pengalaman itu dirasakan oleh Zakia (48), warga dari Kabupaten Tangerang yang pernah coba menggunakan jasa calo untuk membantunya menyelesaikan urusan tanahnya. Namun, informasi yang ia peroleh justru membuat urusannya tak selesai.

“Saya mau mengurus perbaikan nama di sertifikat lewat kuasa, tapi bermasalah. Sudah sejak tahun lalu tidak selesai. Akhirnya saya putuskan urus sendiri. Setelah saya datang langsung, ternyata dijelaskan cukup melengkapi dokumen seperti KTP dan KK, lalu mengikuti alur yang ada di loket,” kata Zakia saat ditemui di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

Awalnya, Zakia sempat membayangkan pelayanan yang berbelit dan harus berpindah-pindah loket. Namun setelah datang langsung, layanan yang diterima justru berbeda dari yang dibayangkan.

“Tadinya saya agak cemas karena belum pernah urus sendiri. Tapi setelah datang, ternyata prosesnya tidak rumit, tempatnya nyaman, dan petugasnya juga komunikatif. Saya sempat berpikir harus mencari tahu sendiri alurnya, tapi justru sejak awal sudah dibantu dan diarahkan,” ujar Zakia.

Dari hasil konsultasi dengan petugas loket di Kantor Pertanahan, Zakia mendapatkan bukan hanya kejelasan, namun juga ketenangan setelah paham proses perbaikan data tidak serumit yang diperkirakan. Seluruh informasi itu ia dapatkan hanya dengan sekali mendatangi satu loket di Kantor Pertanahan.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Febri (37), yang tengah mengurus peningkatan status sertipikat rumahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM). Ia memilih mengurus sendiri karena merasa tidak memerlukan jasa perantara yang justru menambah biaya.

Febri menuturkan, informasi terkait tahapan layanan hingga mekanisme pembayaran disampaikan secara jelas sehingga membuatnya lebih yakin untuk mengurus peningkatan status tanahnya secara mandiri.

“Karena ini tanah milik saya sendiri, saya tidak perlu kuasa atau calo karena pasti ada biaya tambahan. Kebetulan saya punya waktu, jadi lebih baik urus sendiri. Pelayanannya juga bagus,” tuturnya.

Kementerian ATR/BPN terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pertanahan secara mandiri. Selain pada hari kerja umum, yaitu Senin-Jumat, Kementerian ATR/BPN juga sudah menyediakan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Layanan ini berlangsung pada Sabtu-Minggu yang dikhususkan bagi masyarakat mengurus urusan tanah secara mandiri. (DR/JR)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Resmikan MPP Mini di Tanggul, Mudahkan Urusan Administrasi Warga Jember Barat

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember meninjau fasilitas pelayanan publik di Kecamatan Tanggul. (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi mengoperasikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul pada Senin, 4 Mei 2026.

Hal tersebut sebagai langkah nyata untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat di wilayah barat.

Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi bagi warga di wilayah Tanggul, Sumberbaru, dan sekitarnya agar tidak lagi perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi dasar.

“Warga Tanggul maupun Sumberbaru kini tidak perlu jauh-jauh ke kota hanya untuk mengurus administrasi dasar. Cukup datang ke kecamatan,” ujar Gus Fawait.

Peresmian yang berlangsung khidmat dengan santunan anak yatim ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Jember Ahmad Halim beserta jajaran kepala OPD dan perangkat desa setempat.

Gus Fawait menegaskan bahwa MPP Mini ini diproyeksikan sebagai “Pemkab Mini”, di mana para kepala dinas akan dijadwalkan berkantor langsung di sana secara bergantian untuk memastikan pelayanan berjalan cepat dan efektif.

Selain itu, Pemkab Jember juga menggandeng Pengadilan Negeri Jember untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan berbasis daring melalui Zoom, sehingga masyarakat yang membutuhkan putusan pengadilan tidak perlu lagi repot bolak-balik ke kantor pengadilan di kota.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam mendukung kehadiran layanan publik ini.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa rencana anggaran 2026-2027 telah mencakup pelebaran serta pengaspalan jalan poros Tanggul-Mangli.

Tak berhenti di situ, Alun-Alun Tanggul juga akan direvitalisasi dengan tambahan konsep street food mini guna mendongkrak ekonomi para pelaku UMKM lokal.

“Kami ingin pemerataan pelayanan dan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Jember, termasuk pelaku UMKM,” tutur Gus Fawait.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs