Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Hadiri Pisah Sambut Kajati Jambi, Al Haris Sampaikan Pentingnya Sinergitas Forkopimda dalam Membangun Daerah

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris menegaskan pentingnya sinergitas, semangat kolaborasi dan loyalitas lintas atar lembaga dalam membangun daerah. Ini disampaikan Al Haris saat menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi dari Hermon Dekristo kepada Sugeng Hariadi di Gedung Sentra Diklat Kejati Jambi pada Selasa malam, 4 November 2025.

Acara ini dihadiri semua pimpinan Forkopimda Ketua DPRD, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Ketua Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi.

Pada momen ini, Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajati baru, Sugeng Hariadi, seraya menegaskan bahwa kerja sama dan sinergitas Forkopimda merupakan kunci dalam membangun daerah.

“Selamat datang di Jambi, Mas Sugeng Hariadi. Kami berharap bisa bekerja bersama-sama. Hari ini tuntutan kita bukan hanya sekadar tugas. Kadang tugas itu bukan tupoksi kita, tapi kalau untuk negara, kita selalu siap, supaya kinerja pemerintah bisa semakin naik,” ujar Al Haris.

Dalam kesempatan itu, Kajati Jambi yang baru, Sugeng Hariadi, menyampaikan rasa bangganya bisa kembali bertugas di Jambi setelah 16 tahun. Ia berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya merasa bangga berdiri disini, karena hampir 16 tahun lalu saya pernah bertugas di Jambi tahun 2008. Saya merasa bangga dan terhormat bertugas di Provinsi Jambi, saya berkomitmen untuk melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat. Kami berupaya meningkatkan penegakan hukum dan mendukung pemerintahan yang bersih di Jambi,” ujar Sugeng Hariadi.

Ia juga menegaskan tekadnya untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada pemerintahan bersih dan pemberantasan korupsi.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang bersih, dan memperkuat untuk memberantas korupsi,” katanya.

Sementara itu, Hermon Dekristo dalam sambutan perpisahannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin dengan seluruh jajaran Forkopimda Jambi selama masa jabatannya.

“Saya merasa bersyukur bisa bergabung dalam Forkopimda di Jambi, karena mulai dari awal saya menjabat banyak hal yang sudah kami lalui bersama. Tidak hanya menyelesaikan permasalahan sosial, tapi juga menyangkut kesehatan,” ucap Hermon Dekristo.

Ia juga memohon maaf jika selama bertugas ada sikap atau tindakan yang kurang berkenan, serta menitipkan pesan kepada penggantinya.

“Saya menyadari di dalam pergaulan keseharian ataupun forum resmi sering kali melakukan perbuatan yang salah dan khilaf, saya mohon maaf. Saya berharap kedepannya hubungan silaturahmi tidak terputus. Saya berpesan kepada pak Kajati, inilah keluarga saya, inilah gaya saya. Kami saling bersinergi dan berkolaborasi demi mewujudkan cita bangsa ini,” kata Hermon Dekristo.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.

Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember⁠.

Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.

Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.

Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP Pemohon
  2. Surat Kartu Keluarga (KK)
  3. Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
  4. Mengisi Formulir Pendaftaran

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.

“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.

Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.

“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.

Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.

Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember

DETAIL.ID

Published

on

Rapat Koordinasi SPPG Jember, Senin (2/3/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.

Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.

Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.

Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.

Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.

“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.

Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.

“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.

Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.

“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.

Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.

“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.

Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.

“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa

DETAIL.ID

Published

on

Kepala DPMD Jember, Adi Wijaya. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.

Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.

Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.

Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.

“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.

DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.

Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.

“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs