ADVERTORIAL
Bank Jambi Melangkah Pasti di Usia 63 Tahun, Gubernur Al Haris Tekankan Kekompakan dan Inovasi Digital
Jambi – Bank Jambi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 dengan penuh khidmat melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris di Kantor Utama Bank Jambi, Kamis pagi, 8 Januari 2026.
Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang Bank Jambi sekaligus penegasan arah langkah ke depan menghadapi tantangan ekonomi yang kian dinamis.
Upacara peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, jajaran komisaris, direksi, karyawan Bank Jambi, serta para pensiunan yang telah berjasa membangun fondasi perbankan daerah kebanggaan masyarakat Jambi ini.
Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur atas kemajuan Bank Jambi dari masa ke masa. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan Bank Jambi yang dibangun di atas kebersamaan dan suasana kerja yang harmonis.
“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun Bank Jambi terus mengalami banyak kemajuan. Ini tentu berkat kerja keras tim dan kebersamaan yang membangun suasana harmonis. Tidak ada harapan yang bisa dicapai tanpa kekompakan, kolaborasi, dan saling menjaga integritas,” ujar Al Haris.
Lebih lanjut, Al Haris mengingatkan bahwa tantangan ekonomi ke depan, baik nasional maupun global, akan turut berdampak pada Bank Jambi. Oleh karena itu, sebagai bank daerah, Bank Jambi dituntut untuk terus beradaptasi dan berintegrasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi isu digitalisasi dan transformasi layanan perbankan.
“Tantangan ekonomi Indonesia ke depan tentu akan berdampak pada Bank Jambi. Maka Bank Jambi harus mampu membaca arah kebijakan, mengikuti kemajuan digitalisasi, dan merespons isu-isu ekonomi yang berkembang saat ini,” katanya.
Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya kepekaan Bank Jambi dalam membaca kebutuhan dan dinamika masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah bank sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah.
“Kita ini melayani masyarakat, bisnis kita ada di masyarakat. Produk yang kita miliki harus benar-benar memuaskan pelanggan. Kalau pelayanannya baik, masyarakat akan datang dengan sendirinya. Inilah yang saya harapkan dari Bank Jambi,” ucap Al Haris.
Di usia ke-63 ini, Al Haris mengajak seluruh jajaran Bank Jambi untuk terus berbangga dan menjaga semangat kebersamaan. Ia menilai Bank Jambi telah melangkah pelan namun pasti dengan tujuan yang jelas, berlandaskan soliditas, solidaritas, dan kekompakan sebagai modal utama menghadapi berbagai situasi.
Menutup sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh karyawan serta para pensiunan Bank Jambi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak/Ibu semua, juga sumbang saran dari para pensiunan Bank Jambi. Harapan kita ke depan, Bank Jambi semakin maju, semakin melayani, dan semakin ada di hati masyarakat Jambi,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Serukan Toleransi dan Persatuan Warga Jember di Momen HUT ke-81 RI
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melebur perbedaan suku, agama, dan golongan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Jember, Senin, 17 Agustus 2026.
Gus Fawait menyatakan bahwa pengisian kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan rasa persatuan di tengah masyarakat.
“Salah satu bentuk penjelmaan dari menjaga kemerdekaan tersebut adalah dengan menghormati kepemimpinan nasional sebagai simbol negara,” ujar Gus Fawait.
Ia juga mengingatkan pengorbanan para pahlawan dari beragam latar belakang dalam merebut kemerdekaan.
Menurutnya, menghargai keberagaman dan menjaga kerukunan antarwarga menjadi fondasi utama dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Sebagai wujud komitmen pelayanan yang merata tanpa membeda-bedakan warga, Pemkab Jember pada momentum tersebut turut meluncurkan armada Home Care untuk masyarakat kurang mampu serta unit Pemadam Kebakaran (Damkar) baru khusus pemukiman padat jalan sempit.
“Layanan ini disiapkan untuk menjamin akses kesehatan dasar bagi warga kurang mampu di seluruh kawasan Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Tinjau Homecare Puger, Targetkan 25 Ribu Lansia dan Kelompok Rentan Terjangkau Medis
DETAIL.ID, Jember — Keterbatasan fisik dan akses ekonomi masih menjadi pengganjal bagi warga kelas bawah di Kabupaten Jember untuk menjangkau fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut mendorong pemantauan langsung pelaksanaan program layanan kesehatan jemput bola Homecare di Kecamatan Puger oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, Minggu, 16 Agustus 2026.
Dalam tinjauan lapangan itu, Gus Fawait mendapati sejumlah warga lanjut usia yang tinggal sebatang kara dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk datang berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.
Penemuan ini mengonfirmasi masih adanya celah dalam pemenuhan hak kesehatan warga di tingkat akar rumput.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Tidak hanya mereka yang punya kendala untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit,” kata Gus Fawait.
Menurutnya, ketersediaan program berobat gratis belum menjadi solusi tunggal jika warga yang sakit tidak memiliki sarana atau kemampuan untuk mendatangi pusat layanan kesehatan.
Pemerintah daerah mencatat pentingnya penanganan langsung ke kediaman warga rentan, termasuk perbaikan tempat tinggal yang dinilai tak layak huni.
“Kesehatan yang gratis sudah, ternyata masih ada beberapa pihak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan fisik dan ekonomi. Kami akan terus berikhtiar untuk memastikan bahwa meeka tidak menanggung sakitnya sendirian. Pemerintah dan negara harus hadir,” ujar Gus Fawait.
Program Homecare ini dirancang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, meliputi lansia, ibu hamil berisiko tinggi, anak terindikasi stunting, penyandang disabilitas, hingga penderita penyakit berkepanjangan.
Operasional di lapangan mengintegrasikan peran tenaga medis puskesmas, jajaran kecamatan, hingga pemerintah desa.
“Bukan cuma tugas nakes saja, tapi tugas kita bersama,” kata Gus Fawait.
Pada tahap awal, pelaksanaan program difokuskan pada pendataan uji coba terhadap 25.000 keluarga sasaran yang akan menerima penanganan medis berkala setiap bulan.
Pemerintah Kabupaten Jember bakal melakukan evaluasi bertahap sebelum memperluas daya jangkau program tersebut ke seluruh wilayah Jember.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Kukuhkan Paskibraka 2026, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Cinta NKRI
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi mengukuhkan 70 pelajar terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember 2026.
Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Momen tersebut menjadi tonggak menyongsong Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para orang tua anggota Paskibraka.
Melalui agenda tahunan ini, Pemkab Jember menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi sekaligus membina potensi generasi muda daerah.
Gus Fawait menyampaikan bahwa para pelajar terpilih merupakan generasi berprestasi yang berhak mendapatkan dukungan keberlanjutan pendidikan dari pemerintah daerah.
“Mereka yang terpilih adalah pelajar berprestasi. Prestasi itu nantinya menjadi salah satu indikator untuk memperoleh beasiswa saat melanjutkan kuliah,” ujar Fawait.
Dukungan beasiswa tersebut menunjukkan perhatian nyata Pemkab Jember terhadap masa depan pemuda yang berdedikasi.
Lebih dari sekadar tugas seremonial mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para anggota Paskibraka diposisikan sebagai teladan pembawa semangat nasionalisme di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Momentum 17 Agustus harus membuat kecintaan kepada NKRI semakin kuat. Kebanggaan terhadap simbol negara dan pemimpin harus terus dipupuk,” kata Fawait.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memfokuskan energi pada upaya menjaga kebersamaan dan memajukan daerah.
Seluruh perbedaan pandangan harus dilebur demi kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan dan kemajuan bangsa.
Melalui program pembinaan Paskibraka yang berkelanjutan, Pemkab Jember optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia yang disiplin, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Jadilah pionir yang mengajak teman-teman sebaya untuk memupuk cinta NKRI, dimulai dengan bangga kepada pemimpin Republik Indonesia,” tuturnya. (*)



