Connect with us
Advertisement

unja

Pelantikan APHTN-HAN Jambi, UNJA Ikut Memperkuat Pendidikan Hukum dan Digitalisasi

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Universitas Jambi (UNJA) memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan hukum dan kerja sama akademik melalui keterlibatan aktif dalam pelantikan Pengurus Wilayah Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Jambi Periode 2025–2030 sekaligus seminar nasional, penandatanganan kerja sama, serta penguatan pembelajaran praktik peradilan Mahkamah Konstitusi berbasis digital.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu , 24 Januari 2026 di Ruang Auditorium Paduko Berhalo, Rumah Dinas Gubernur Jambi tersebut memberikan kontribusi strategis bagi UNJA, khususnya Fakultas Hukum, dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta peran akademisi hukum tata negara dan hukum administrasi negara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pelantikan Pengurus Wilayah APHTN-HAN Provinsi Jambi Periode 2025–2030 dilakukan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat APHTN-HAN, Prof. Dr. Bayu Dwi Anggono, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keahlian DPR RI, dan dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Tantangan dan Peluang Pembentukan Produk Hukum Daerah di Era Digital.”

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Daerah APHTN-HAN Provinsi Jambi, memberikan sambutan secara daring melalui Zoom Meeting dari Universitas Sumatera Utara, Medan. Dalam sambutannya, Prof. Helmi menekankan pentingnya kolaborasi akademisi lintas daerah serta pemanfaatan teknologi digital dalam penguatan pendidikan hukum di perguruan tinggi.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., yang menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap peran akademisi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan hukum dan tata kelola pemerintahan.

Ketua Panitia Pelantikan, Dr. Hartati, S.H., M.H., yang juga merupakan Dekan Fakultas Hukum UNJA, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran akademisi hukum tata negara dan hukum administrasi negara dalam mendukung pembangunan hukum daerah yang demokratis, konstitusional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain pelantikan pengurus, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang hukum tata negara dan hukum administrasi negara.

Dalam rangkaian seminar nasional, hadir Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H., sebagai keynote speaker, serta para narasumber dari kalangan akademisi dan pemerintah daerah. Diskusi menyoroti tantangan dan peluang pembentukan produk hukum daerah yang transparan, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan era digital.

Fakultas Hukum UNJA turut berpartisipasi secara daring dengan menampilkan secara langsung Gedung dan Ruang Praktik Peradilan Mahkamah Konstitusi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pembelajaran praktis dan kontekstual bagi mahasiswa hukum, khususnya dalam memahami mekanisme dan praktik beracara di Mahkamah Konstitusi.

Melalui kegiatan ini, UNJA dan APHTN-HAN Provinsi Jambi diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan hukum dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berlandaskan prinsip negara hukum.

Advertisement

ADVERTORIAL

Kabar Baik! UNJA Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT atau SMMPTN Barat Tahun 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang telah mengikuti UTBK-SNBT maupun UTBK SMMPTN Barat 2026 dan ingin melanjutkan pendidikan di UNJA tanpa mengikuti ujian tulis tambahan.

Seleksi dilakukan dengan memanfaatkan skor resmi UTBK-SNBT atau UTBK SMMPTN Barat Tahun 2026. Penilaian dilaksanakan secara objektif, transparan, dan kompetitif dengan mempertimbangkan nilai peserta, daya tampung masing-masing program studi, serta ketentuan yang berlaku di UNJA.

Pembukaan jalur seleksi ini merupakan bagian dari komitmen UNJA dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. Melalui pemanfaatan skor seleksi yang telah dimiliki peserta, proses penerimaan diharapkan menjadi lebih efisien tanpa mengurangi prinsip seleksi yang adil dan berkualitas.

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. Peserta juga diimbau untuk memperhatikan jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, serta pengumuman hasil agar tidak melewatkan setiap proses yang telah ditentukan.

UNJA berharap jalur seleksi mandiri ini mampu menjaring lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi kesempatan bagi peserta yang belum lolos pada jalur seleksi sebelumnya, skema ini juga menjadi upaya UNJA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, tata cara pendaftaran, biaya, serta daftar program studi yang menerima mahasiswa melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT dan SMMPTN Barat Tahun 2026 dapat diakses melalui laman resmi PMB Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id serta kanal media sosial resmi UNJA. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Mencetak Lulusan Unggul, Pascasarjana UNJA Finalisasi Revitalisasi Kurikulum Berorientasi Capaian

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Penguatan Sistem Pengukuran dan Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta Finalisasi Revitalisasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Graha Singadekane Pascasarjana UNJA pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi kurikulum agar menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UNJA, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UNJA, para pimpinan fakultas, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UNJA. Workshop ini juga menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS sekaligus Tim Ahli Kurikulum Belmawa Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T.

Direktur Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., mengatakan bahwa transformasi kurikulum menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, dosen saat ini tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Sebagai dosen, kita tidak lagi hanya dituntut untuk mengajar, tetapi bagaimana memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan kurikulum harus mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan.

“Melalui workshop ini, kita ingin membangun kurikulum yang selaras dengan tuntutan zaman. Kurikulum yang kita susun harus solid, efektif, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri,” katanya.

Dalam pemaparannya, Prof. Syamsul Arifin menjelaskan pentingnya penguatan sistem pengukuran dan evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai bagian utama implementasi Outcome-Based Education (OBE). Ia menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi diukur dari tercapainya kompetensi lulusan melalui kurikulum yang terintegrasi, sistem asesmen yang tepat, serta kesesuaian dengan KKNI dan SN-Dikti.

Melalui workshop ini, Pascasarjana UNJA berharap setiap program studi mampu menyusun kurikulum yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran sehingga dapat menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Resilient Youth for Humanity: LKPM ke-10 UNJA Ajak Generasi Muda Jambi Peduli Sesama

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) unit Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka Lomba Ketangkasan Palang Merah (LKPM) ke-10 Tahun 2026 di Auditorium lantai 1 UNIFAC, Senin, 20 Juli 2026. Mengusung tema “Resilient Youth for Humanity”, kompetisi tingkat Wira dan Madya se-Provinsi Jambi ini diikuti 42 sekolah, terdiri dari 27 kontingen tingkat Wira (SMA) dan 15 kontingen tingkat Madya (SMP), dan berlangsung selama empat hari, 19–22 Juli 2026.

Dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi mewakili Rektor UNJA, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKKS) UNJA, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., menekankan pentingnya jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.

“Seorang relawan PMI tidak hanya sekadar terampil secara medis, tetapi harus memiliki ketangguhan mental, kecepatan berpikir, dan empati yang tinggi. LKPM ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah untuk mengasah kepedulian terhadap sesama atau humility,” ujar Dr. Guspianto.

Penekanan itu bukan tanpa alasan. Ia membagikan pengalaman pribadinya sebagai relawan kesehatan saat bencana Tsunami Aceh tahun 2004, sebuah refleksi yang menurutnya menggambarkan betapa krusialnya peran relawan PMI di lapangan.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PMI Provinsi Jambi sekaligus Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNJA, Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., mengingatkan para peserta akan tantangan kemanusiaan di era digital dan perubahan iklim, termasuk ancaman El Nino yang kini melanda. Ia juga berpesan kepada panitia dan juri agar menjunjung tinggi kejujuran demi menjaga integritas kompetisi.

Ketua Panitia LKPM X, Julian Rifaldo, dalam laporannya menegaskan kembali cakupan peserta dan durasi rangkaian acara. Sebagai bentuk transparansi, panitia juga menggelar pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Dewan Juri, berisi 10 poin janji di antaranya komitmen menilai secara objektif, menolak segala bentuk praktik KKN, dan menjaga kerahasiaan hasil penilaian hingga pengumuman resmi.

Turut hadir dalam pembukaan ini Pembina KSR PMI Unit UNJA, Eko Nuriyatman, S.H., M.H., serta perwakilan PMI Kota Jambi, Sofian, S.Ag. Acara ditutup dengan ucapan “Siamo tutti fratelli”, yang berarti kita semua bersaudara. Ucapan ini sekaligus menjadi penegasan semangat kebersamaan yang diusung LKPM ke-10, bahwa di balik kompetisi dan penilaian, esensi utama yang ingin dijaga tetap sama: menumbuhkan jiwa kemanusiaan pada generasi muda Jambi. (www.unja.ac.id)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs