ADVERTORIAL
Optimalkan Perkembangan Anak, Prodi PG-PAUD FKIP UNJA Gelar Workshop Pembelajaran Berbasis Neuroscience
Mendalo – Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Workshop Neurosmart Teaching in Early Childhood Education. Kegiatan dengan tajuk “Media Pembelajaran Berbasis Neuroscience untuk Optimalisasi Perkembangan Anak” ini berlangsung di Gedung Hexagonal Ruang Seminar ICBS-2 Kampus UNJA Mendalo, Selasa, 9 Juni 2026.
Workshop ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP UNJA, Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si., Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas perkembangan positif di lingkungan FKIP UNJA, khususnya pada Prodi PG-PAUD yang kini telah berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul.
“Saat ini jumlah dosen di Program Studi PG-PAUD terus bertambah dan telah mencapai 12 orang yang terdiri dari lulusan jenjang S1 dan S2, serta seluruhnya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul ini menjadi bukti komitmen FKIP UNJA dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Prof. Hendra.
Ia menambahkan, tidak hanya Prodi PG-PAUD, Universitas Jambi secara institusi juga telah memperoleh predikat Akreditasi Unggul. Dengan capaian tersebut, berbagai program dan kegiatan kemahasiswaan maupun dosen dituntut untuk semakin berkualitas dan terarah.
“Kami berharap hal ini dapat mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa sehingga menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Ketua Prodi PG-PAUD FKIP UNJA, Uswatul Hasni, M.Pd., menjelaskan bahwa selain workshop, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran cipta karya mahasiswa. Pameran ini menampilkan berbagai hasil karya inovatif yang telah dihasilkan mahasiswa selama satu semester perkuliahan sebagai bentuk implementasi pembelajaran riil.
“Melalui workshop ini, kami tidak hanya menghadirkan ruang belajar dan berbagi pengetahuan, tetapi juga menyelenggarakan pameran karya mahasiswa. Karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil kreativitas dan inovasi mahasiswa selama satu semester, yang menjadi bukti nyata dari proses pembelajaran yang telah mereka jalani,” kata Uswatul.
Ia menegaskan bahwa pembelajaran di PG-PAUD UNJA tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu mereka melalui produk pembelajaran yang bermanfaat bagi perkembangan anak usia dini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperlihatkan kepada masyarakat bahwa mahasiswa PG-PAUD tidak hanya belajar secara konseptual di kelas, tetapi juga mampu menerapkan ilmunya dalam bentuk karya nyata yang dapat mendukung proses pembelajaran anak usia dini,” ujarnya.
Ketua Pelaksana, Winda Sherly Utami, M.Pd., turut menambahkan bahwa workshop ini sebagai wadah untuk menambah wawasan dan keterampilan para pendidik maupun calon pendidik anak usia dini agar dapat merancang media pembelajaran berbasis Neuroscience. Kami berharap kegiatan dapat memberikan inspirasi, pengetahuan baru dan ide-ide inovatif yang dapat diterapkan dilembaga paud.
Workshop ini menghadirkan istimewa, yakni Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG., Jalannya kegiatan diikuti secara antusias oleh perwakilan dosen, praktisi pendidik, serta ratusan mahasiswa calon pendidik PG-PAUD di lingkungan Universitas Jambi.
Melalui agenda ini, Prodi PG-PAUD FKIP UNJA kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mentransformasi dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penguatan kompetensi para pendidik masa depan. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola
DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.
Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.
Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.
“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.
Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.
Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:
- Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
- Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
- Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
- Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
- Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.
“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.
Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.
Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.
Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.
Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.
“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.
Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.
“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)
ADVERTORIAL
Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer
DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.
Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.
Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.
Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.
Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.
“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.
Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi: Mohon Allah Turunkan Hujan di Bumi Jambi
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di Provinsi Jambi menggelar salat istisqa di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ajakan itu disampaikan Al Haris saat turun langsung meninjau sekaligus membantu pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Minggu, 9 Agustus 2026 siang kemarin.
Di tengah kondisi lahan yang kering dan suhu yang semakin panas, Al Haris meminta masyarakat ikut mengambil langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
“Pastikan lahan-lahan di desa kita aman dari api. Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujar Al Haris.
Al Haris juga meminta setiap desa yang memiliki kawasan gambut melakukan pemetaan dan meningkatkan kesiapsiagaan. Menurutnya, wilayah gambut harus mendapat perhatian lebih karena memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan minim hujan.
“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambutnya, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.
Selain mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid untuk melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan.
Ajakan tersebut disampaikan karena kondisi Jambi semakin panas dan kering. Persediaan air juga mulai sulit, sementara debu mulai terlihat di sejumlah lokasi.
Gubernur berharap salat istisqa dapat dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Jambi.
“Mohon pada para ulama, kiai, imam masjid, mari kiranya kita sediakan waktu kita habis salat wajib untuk melakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” tuturnya.
Al Haris juga meminta masyarakat mendoakan seluruh personel yang saat ini berjibaku menangani kebakaran lahan.
“Mohon doakan kami, mohon doanya agar kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” kata Al Haris. (*)



