ADVERTORIAL
Sambut Danrem Baru 042/Gapu, Gubernur Al Haris Hadiri Acara Lepas Sambut Danrem Baru 042/Gapu dari Brigjen Heri Purwanto kepada Kolonel Inf Nyamin
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris menghadiri acara lepas sambut Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Kegiatan tersebut menandai peralihan kepemimpinan dari Brigjen TNI Heri Purwanto kepada Kolonel Inf Nyamin.
Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Heri Purwanto atas dedikasi dan pengabdian selama lebih dari satu tahun memimpin Korem 042/Gapu Jambi. Menurutnya, sinergi yang terbangun antara TNI dan Pemerintah Provinsi Jambi selama ini berjalan solid dan berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah.
“Saya bangga kepada Brigjen TNI Heri Purwanto. Selama bertugas di Jambi, beliau bersama jajaran TNI telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan fungsi di lapangan,” ujar Al Haris.
Gubernur Jambi itu juga mendoakan agar Brigjen TNI Heri Purwanto dapat mengemban amanah baru sebagai Inspektur Daerah Militer (Irdam) Iskandar Muda dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab.
Pada kesempatan yang sama, Al Haris turut menyambut Kolonel Inf Nyamin sebagai Danrem 042/Gapu Jambi yang baru. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan capaian dan kerja-kerja positif yang telah dirintis sebelumnya.
“Semoga Kolonel Inf Nyamin dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Brigjen TNI Heri Purwanto dengan semangat kebersamaan dan sinergi. Tantangan ke depan tentu berbeda, namun esensinya tetap sama, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.
Sementara itu, Brigjen TNI Heri Purwanto yang kini mendapat penugasan baru sebagai Irdam Iskandar Muda, menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat Jambi atas dukungan dan kolaborasi selama dirinya bertugas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda provinsi maupun kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat atas sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan tugas kami di Provinsi Jambi,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kolonel Inf Nyamin yang akan melanjutkan kepemimpinan di Korem 042/Gapu Jambi.
“Selamat bertugas sebagai Danrem 042/Garuda Putih. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, beliau mampu membawa Korem 042/Garuda Putih menjadi semakin baik ke depannya,” ucap Brigjen TNI Heri Purwanto.
Sementara itu, Danrem 042/Gapu yang baru, Kolonel Inf Nyamin, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Jambi.
“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah daerah dan berkolaborasi dalam pembinaan wilayah serta penanganan berbagai isu strategis. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin setiap tantangan dapat kita hadapi dengan baik,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Brigjen TNI Heri Purwanto atas dedikasi dan kepemimpinan selama menjabat sebagai Danrem 042/Gapu Jambi.
“Kami segenap keluarga besar Korem 042/Garuda Putih mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kepemimpinan beliau selama bertugas di Jambi,” tutur Kolonel Inf Nyamin.
Acara pisah sambut tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah, Kapolda Jambi Irjen Pol Halomoan Siregar, Kajati Jambi Sugeng, Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Wakil Bupati Muaro Jambi, Wakil Bupati Batang Hari, Kepala OJK, Kepala Ombudsman, Direktur Utama Bank Jambi, jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya.
ADVERTORIAL
Cek Informasi Tanah Sebelum Membeli, Manfaatkan Fitur Berbagi Akses di Aplikasi Sentuh Tanahku
DETAIL.ID, Jakarta – Masyarakat yang berencana membeli tanah kini dapat memperoleh informasi mengenai bidang tanah yang akan ditransaksikan secara lebih mudah dan aman melalui fitur berbagi akses sertipikat pada aplikasi Sentuh Tanahku. Fitur yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memberikan kemudahan, khususnya bagi pemilik tanah yang telah bersertipikat.
Melalui fitur tersebut, penjual tidak perlu lagi memberikan salinan informasi sertipikat secara tertulis seperti fotokopi dokumen. Penjual bisa membagikan akses sertipikat kepada calon pembeli lewat akun Sentuh Tanahku. Pembeli dapat melihat informasi terkait bidang tanah secara langsung sesuai dengan jangka waktu akses yang ditentukan oleh penjual.
Untuk membagikan akses sertipikat, pemilik tanah terlebih dahulu memiliki akun pada aplikasi sentuh tanahku dan melakukan verifikasi akun. Pemilik tanah dapat mengakses menu “Sertipikatku”, selanjutnya, pilih sertipikat yang akan dibagikan, tekan fitur “Bagikan Akses Sertipikat Ini”, lalu masukkan username atau alamat email penerima serta tentukan durasi waktu akses yang diberikan.
Setelah akses dibagikan, calon pembeli dapat membuka menu “Sertipikatku” pada akun Sentuh Tanahku miliknya, kemudian memilih submenu “Dibagikan”. Pada menu tersebut akan tampil sertipikat yang telah dibagikan oleh pemilik.
Dengan akses yang dibuka oleh penjual, calon pembeli dapat melihat berbagai informasi mengenai bidang tanah, mulai dari nama pemegang hak terakhir, luas tanah, lokasi, hingga riwayat catatan pendaftaran atas bidang tanah tersebut.
Riwayat catatan pendaftaran memuat informasi mengenai berbagai layanan pertanahan yang pernah dilakukan terhadap bidang tanah. Seperti contohnya, pencatatan jual beli, hibah, waris, hak tanggungan, maupun blokir apabila terdapat pencatatan sengketa. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi calon pembeli sebelum melanjutkan proses transaksi.
Pemanfaatan fitur berbagi akses sertipikat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dalam transaksi pertanahan. Dengan memperoleh akses langsung dari pemilik tanah, calon pembeli dapat memeriksa informasi bidang tanah secara mandiri sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Ikuti Peresmian IJD, Komitmen Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Konektivitas Wilayah
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.
Hal itu disampaikan Al Haris usai mengikuti peresmian serentak Program IJD Tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 23 Juni 2026. Secara nasional, program tersebut meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah.
Menurut Al Haris, program IJD sangat membantu pemerintah daerah karena banyak ruas jalan yang kondisinya terus menurun dan membutuhkan anggaran besar untuk diperbaiki.
“Alhamdulillah hari ini Bapak Presiden telah meresmikan Program Inpres Jalan Daerah tahun 2025. Ini menunjukkan pemerintah terus berkomitmen membangun jalan daerah yang kondisinya sudah mulai menurun agar kembali menjadi jalan yang mantap,” kata Al Haris.
Ia menjelaskan, tidak semua kerusakan jalan dapat ditangani pemerintah daerah karena sebagian membutuhkan konstruksi yang rumit dan biaya yang besar. Melalui Program IJD, pemerintah pusat hadir membantu daerah, terutama wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
Untuk Provinsi Jambi, kata Al Haris, terdapat delapan ruas jalan yang masuk dalam program dan diresmikan Presiden. Kehadiran proyek tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan jasa.
“Program ini menjangkau daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi. Jambi juga mendapatkan manfaat dengan delapan ruas jalan yang diresmikan Presiden,” ujarnya.
Al Haris juga mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan usulan Program IJD tahun 2026 kepada pemerintah pusat. Masing-masing daerah mengusulkan kebutuhan anggaran sekitar Rp100 miliar, meski nantinya akan melalui proses verifikasi untuk menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas.
“Nanti akan dilihat mana yang paling mendesak dan menjadi prioritas untuk ditangani melalui program IJD,” ucapnya.
Pada 2025, Provinsi Jambi memperoleh pembangunan jalan sepanjang 38 kilometer melalui Program IJD. Jika digabungkan dengan proyek jalan skema multiyears, total pembangunan jalan mencapai sekitar 50 kilometer.
Al Haris menilai capaian tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas jalan serta mempercepat perbaikan ruas-ruas yang mengalami penurunan fungsi.
“Kalau setiap tahun Jambi mendapat sekitar 50 kilometer pembangunan jalan, tentu ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi jalan-jalan yang kondisinya mulai menurun,” tuturnya. (*)
ADVERTORIAL
Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman
DETAIL.ID, Bogor – Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai merasakan manfaat transformasi digital pada layanan pertanahan. Selain mempermudah akses layanan, digitalisasi dokumen pertanahan ini dinilai lebih memberikan rasa aman dan kemudahan bagi para pemilik tanah.
“Sertipikat Elektronik bisa dilihat di handphone lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Ini lebih simpel karena data batas tanah disimpan secara digital, jadi tanah tak bisa digeser-geser,” ujar Yusuf (37) saat diwawancarai di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Jawa Barat.
Keamanan data pertanahan dalam Sertipikat Elektronik dijaga secara berlapis karena data fisik maupun yuridis telah dilindungi dengan sistem enkripsi. Batas bidang tanah yang tercantum dalam Sertipikat Elektronik juga telah terintegrasi dalam sistem pemetaan nasional sehingga data pertanahan menjadi lebih akurat dan terhubung.
Yusuf berinisiatif mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku untuk mempermudah akses terhadap layanan pertanahan. Melalui aplikasi tersebut, ia bisa melihat sertipikat tanahnya tanpa harus membawa dokumen fisik ke mana pun ia pergi sehingga proses pengecekan data dapat dilakukan secara cepat dan praktis.
Perasaan serupa juga diungkapkan Ilham (40), yang datang ke Kantah untuk mengambil Sertipikat Elektronik milik keluarganya setelah proses roya selesai dilakukan. Warga Kabupaten Bogor ini merasa, peralihan dari sertipikat analog ke elektronik merupakan langkah positif dalam modernisasi layanan pertanahan.
“Dari analog ke Sertipikat Elektronik sih bagus, bisa dicek juga dari handphone, mudah-mudahan tanah milik orang tua saya jadi lebih aman,” ujar Ilham.
Digitalisasi layanan pertanahan berupa Sertipikat Elektronik menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan publik di bidang pertanahan. Kehadiran layanan digital diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap data pertanahan masyarakat. (*)



