ADVERTORIAL
UNJA Gandeng UIN Sultan Thaha Jambi, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi tentang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 di Ruang Rapat Rektor, Lt. 7 Gedung Unifac UNJA Mendalo.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNJA, Helmi, dan Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., beserta jajarannya. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UNJA, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Kepala LPMPP UNJA, Prof. Dr. Sunarti, S.P., M.P., Sekretaris LPPM UNJA Drs. Marzul Hidayat, M.A., Ph.D., Kepala Biro AKKS UNJA Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan UNJA Dr. Zufri Afdhal, S.Kom., M.M., para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UNJA, Kepala UPA, serta tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Rektor UNJA, Helmi menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk bersama-sama memajukan kualitas sumber daya manusia dan program strategis di masing-masing perguruan tinggi, sekaligus mendukung pembangunan Provinsi Jambi.
“Kita ingin saling berbagi dan menguatkan, baik dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengelolaan dan peningkatan jenjang akademik dosen. Kerja sama ini juga sangat konkret, misalnya dukungan bersama terhadap pelebaran jalan lintas di kawasan UNJA dan UIN yang setiap harinya dilalui lebih dari 25 ribu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan,” ujar Rektor.
Ia juga menambahkan bahwa UNJA siap mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran UIN Jambi yang baru menerima mahasiswa, mengingat UNJA telah lebih dahulu menyelenggarakan pendidikan kedokteran.
“Dengan MoU ini, ke depan akan ditindaklanjuti melalui bentuk kerja sama yang lebih teknis. Fakultas-fakultas dapat berkoordinasi melalui pimpinan masing-masing agar kerja sama benar-benar dapat segera diimplementasikan,” katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada UNJA atas kesediaannya menjadi tuan rumah pelaksanaan penandatanganan MoU tersebut. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan pembaruan dari MoU sebelumnya yang telah berakhir.
“Kerja sama ini sangat penting untuk kita lanjutkan, khususnya dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kita juga sangat mendukung percepatan pelebaran jalan dari Jambi hingga Pijoan, mengingat cukup banyak mahasiswa UIN yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia berharap MoU ini dapat diimplementasikan secara nyata melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat fakultas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-dekan, termasuk kerja sama laboratorium di bidang sains dan teknologi, penelitian bersama dalam dan luar negeri, pertukaran penguji, serta penguatan program studi yang terintegrasi.
“Kerja sama yang kita bangun ini harus memberikan kontribusi aktif dan nyata, sehingga Tridharma Perguruan Tinggi benar-benar dapat kita laksanakan secara bersama,” tuturnya.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, UNJA dan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi berharap sinergi antarlembaga semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi dan pembangunan daerah Provinsi Jambi.
ADVERTORIAL
Investasi Jember Melonjak 70 Persen di Tengah Inflasi 3,84 Persen
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember mencatatkan performa ekonomi yang solid sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan investasi yang signifikan di tengah tekanan inflasi yang tetap terkendali.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026 menunjukkan inflasi tahunan Jember berada di angka 3,84 persen.
Meski sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,48 persen dan Jawa Timur 3,79 persen, kondisi tersebut masih dalam kategori stabil.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan bahwa pengendalian inflasi terus diperkuat melalui strategi 4K yang dijalankan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif.
“Kami terus bergerak cepat di lapangan melalui operasi pasar rutin dan penguatan sinergi lintas instansi. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan stok BBM, LPG, serta bahan pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait, Kamis, 2 April 2026.
Tekanan inflasi terjadi pada sejumlah komponen pengeluaran, terutama perawatan pribadi yang mengalami kenaikan hingga 13,66 persen.
Namun demikian, kondisi tersebut tertahan oleh deflasi pada sektor teknologi informasi dan jasa keuangan sebesar 2,56 persen.
Di sisi lain, realisasi investasi Jember pada 2025 menunjukkan lonjakan tajam.
Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, nilai investasi mencapai Rp2,57 triliun atau meningkat 70,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,51 triliun.
Capaian tersebut bahkan melampaui target RPJMD 2025–2029 yang ditetapkan sebesar Rp1,85 triliun.
Investasi tersebut berasal dari 457 unit usaha, dengan sektor properti dan kawasan industri menjadi kontributor utama, disusul industri makanan, kimia dan farmasi, mineral non-logam, serta perdagangan dan reparasi.
“Investasi adalah urat nadi pembangunan. Dengan masuknya modal sebesar Rp 2,57 triliun dari 457 unit usaha, kita berhasil menyerap hampir 10 ribu tenaga kerja baru. Fokus kami adalah memastikan investasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
ADVERTORIAL
UHC Jadi Andalan, Pemkab Jember Fokus Turunkan AKI/AKB dan Stunting
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengoptimalkan program Universal Health Coverage (UHC) sebagai langkah nyata dalam menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) serta stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di tahun 2026.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa layanan kesehatan yang merata menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Ia menyebut, UHC menjadi solusi untuk mengurangi kesenjangan akses kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Gus Fawait mengingatkan agar data kesehatan tidak dibaca secara parsial.
Menurutnya, perbandingan data harus dilakukan secara menyeluruh dalam satu tahun anggaran agar menghasilkan kesimpulan yang tepat.
“Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan bahwa UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat pertumbuhan ekonomi naik adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas,” kata Gus Fawait.
Sebagai langkah percepatan, Pemkab Jember menyiapkan program pemeriksaan kesehatan intensif bagi ibu hamil di seluruh wilayah.
Pemerintah menargetkan seluruh ibu hamil sudah menjalani pemeriksaan USG pada akhir April 2026.
“Kita punya target, akhir April ini seluruh ibu hamil di Jember harus sudah di-USG. Ini adalah deteksi dini untuk memastikan kesehatan janin dan ibu, sehingga risiko saat persalinan bisa kita minimalisir sejak awal,” tuturnya.
ADVERTORIAL
UNJA Terima Kunjungan Consul General of India, Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Riset
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menggelar pertemuan dalam rangka kunjungan Consulate General of India ke Universitas Jambi yang dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, di Ruang Rapat Rektor Lantai 7, Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., Direktur Pascasarjana, para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, serta dosen Program Studi Arkeologi di lingkungan Universitas Jambi. Sementara itu, Consulate General of India dihadiri langsung oleh Konsul Jenderal India di Medan, Prof. Ravi Shanker Goel.
Prof. Revis Asra menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya penguatan kerja sama internasional.
“Kami menyambut baik kunjungan penting dari Konsulat Jenderal India di Universitas Jambi. Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dan India, khususnya di bidang pendidikan tinggi. Selain itu, kami melihat peluang besar untuk menjalin kolaborasi dengan institusi di India, baik dalam bidang riset, pertukaran pelajar, maupun pengembangan institusi. Kami menantikan kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Prof. Revis.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Ravi Shanker Goel menyampaikan antusiasmenya terhadap potensi kerja sama dengan Universitas Jambi.
“Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan setiap fakultas di Universitas Jambi karena banyak peluang yang dapat dikembangkan. Hubungan antara Indonesia dan India juga telah terjalin dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi internasional. Kami juga membuka peluang bagi mahasiswa UNJA untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke universitas di India,” tutur Prof. Ravi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penyerahan cendera mata antara kedua belah pihak. Selanjutnya, dilaksanakan diskusi interaktif antara para pimpinan fakultas dengan Prof. Ravi Shanker Goel. Diskusi berfokus pada penguatan kerja sama akademik, pertukaran budaya, peluang beasiswa pendidikan tinggi di India, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen di masa depan, termasuk rencana penelitian bersama.
Dalam sesi tersebut, masing-masing pimpinan secara bergantian menyampaikan berbagai aspirasi dan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan. Hal ini mendapat tanggapan langsung dari Prof. Ravi Shanker Goel, yang menekankan pentingnya penyusunan action plan sebagai langkah konkret agar rencana kerja sama tidak berhenti pada tataran wacana. Diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme dari kedua belah pihak dalam menyambut peluang kolaborasi yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih mendalam serta peluang konkret dalam pengembangan kolaborasi antara UNJA dan institusi pendidikan di India. (www.unja.ac.id)



