ADVERTORIAL
Lepas Kloter Perdana Keberangkatan Haji 2026 Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik untuk Jemaah
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi melepas pemberangkatan perdana jemaah haji asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam kloter 13. Pelepasan berlangsung di Asrama Haji Jambi pada Selasa malam, 5 Mei 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus (HBA), Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafizh Fattah, jajaran Kanwil Haji dan Umroh Jambi, serta ratusan jamaah.
Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kloter 13 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan tahun ini, dengan jumlah 443 jemaah. Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Jambi tahun 2026 mencapai 3.035 orang yang terbagi dalam delapan kloter.
“Alhamdulillah malam ini kita melepas 443 jemaah. Kita berharap seluruh jemaah berangkat dengan aman, nyaman, dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabrurah,” ujar Al Haris.
Gubernur juga menekankan pentingnya peran petugas haji, mulai dari PPIH, TPHD hingga tenaga kesehatan, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Petugas harus bekerja maksimal. Tugas utama adalah melayani tamu-tamu Allah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Selain itu, Al Haris mengungkapkan upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong peningkatan status bandara menjadi internasional. Ia berharap, ke depan jemaah haji asal Jambi bisa langsung berangkat ke Arab Saudi tanpa transit di Batam.
“Kita sudah komunikasi dengan Kementerian Perhubungan. Harapan kita tahun 2027 jemaah bisa langsung ke Jeddah atau Madinah. Ini penting untuk efisiensi, karena biaya keberangkatan ke Batam cukup besar, mencapai Rp40 miliar,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab melaporkan bahwa kloter 13 terdiri dari 443 jemaah dengan rentang usia yang beragam.
Jemaah tertua tercatat berusia 92 tahun atas nama Besse Ardiunia, sedangkan jemaah termuda berusia 18 tahun, Ahmad Alwis Sutiyanto.
“Kloter ini kami pilih dari Kota Jambi untuk memudahkan mobilisasi. Jemaah akan berangkat menuju Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi sesuai jadwal,” tutur Wahyudi.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan besar terhadap keberangkatan jemaah, termasuk bantuan anggaran transportasi dari Jambi ke Batam yang mencapai Rp40 miliar.
Sementara itu, anggota DPR RI Hasan Basri Agus berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan baik hingga kembali ke tanah air.(*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Serukan Toleransi dan Persatuan Warga Jember di Momen HUT ke-81 RI
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melebur perbedaan suku, agama, dan golongan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Jember, Senin, 17 Agustus 2026.
Gus Fawait menyatakan bahwa pengisian kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan rasa persatuan di tengah masyarakat.
“Salah satu bentuk penjelmaan dari menjaga kemerdekaan tersebut adalah dengan menghormati kepemimpinan nasional sebagai simbol negara,” ujar Gus Fawait.
Ia juga mengingatkan pengorbanan para pahlawan dari beragam latar belakang dalam merebut kemerdekaan.
Menurutnya, menghargai keberagaman dan menjaga kerukunan antarwarga menjadi fondasi utama dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Sebagai wujud komitmen pelayanan yang merata tanpa membeda-bedakan warga, Pemkab Jember pada momentum tersebut turut meluncurkan armada Home Care untuk masyarakat kurang mampu serta unit Pemadam Kebakaran (Damkar) baru khusus pemukiman padat jalan sempit.
“Layanan ini disiapkan untuk menjamin akses kesehatan dasar bagi warga kurang mampu di seluruh kawasan Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Tinjau Homecare Puger, Targetkan 25 Ribu Lansia dan Kelompok Rentan Terjangkau Medis
DETAIL.ID, Jember — Keterbatasan fisik dan akses ekonomi masih menjadi pengganjal bagi warga kelas bawah di Kabupaten Jember untuk menjangkau fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut mendorong pemantauan langsung pelaksanaan program layanan kesehatan jemput bola Homecare di Kecamatan Puger oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, Minggu, 16 Agustus 2026.
Dalam tinjauan lapangan itu, Gus Fawait mendapati sejumlah warga lanjut usia yang tinggal sebatang kara dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk datang berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.
Penemuan ini mengonfirmasi masih adanya celah dalam pemenuhan hak kesehatan warga di tingkat akar rumput.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Tidak hanya mereka yang punya kendala untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit,” kata Gus Fawait.
Menurutnya, ketersediaan program berobat gratis belum menjadi solusi tunggal jika warga yang sakit tidak memiliki sarana atau kemampuan untuk mendatangi pusat layanan kesehatan.
Pemerintah daerah mencatat pentingnya penanganan langsung ke kediaman warga rentan, termasuk perbaikan tempat tinggal yang dinilai tak layak huni.
“Kesehatan yang gratis sudah, ternyata masih ada beberapa pihak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan fisik dan ekonomi. Kami akan terus berikhtiar untuk memastikan bahwa meeka tidak menanggung sakitnya sendirian. Pemerintah dan negara harus hadir,” ujar Gus Fawait.
Program Homecare ini dirancang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, meliputi lansia, ibu hamil berisiko tinggi, anak terindikasi stunting, penyandang disabilitas, hingga penderita penyakit berkepanjangan.
Operasional di lapangan mengintegrasikan peran tenaga medis puskesmas, jajaran kecamatan, hingga pemerintah desa.
“Bukan cuma tugas nakes saja, tapi tugas kita bersama,” kata Gus Fawait.
Pada tahap awal, pelaksanaan program difokuskan pada pendataan uji coba terhadap 25.000 keluarga sasaran yang akan menerima penanganan medis berkala setiap bulan.
Pemerintah Kabupaten Jember bakal melakukan evaluasi bertahap sebelum memperluas daya jangkau program tersebut ke seluruh wilayah Jember.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Kukuhkan Paskibraka 2026, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Cinta NKRI
DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi mengukuhkan 70 pelajar terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember 2026.
Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Momen tersebut menjadi tonggak menyongsong Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para orang tua anggota Paskibraka.
Melalui agenda tahunan ini, Pemkab Jember menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi sekaligus membina potensi generasi muda daerah.
Gus Fawait menyampaikan bahwa para pelajar terpilih merupakan generasi berprestasi yang berhak mendapatkan dukungan keberlanjutan pendidikan dari pemerintah daerah.
“Mereka yang terpilih adalah pelajar berprestasi. Prestasi itu nantinya menjadi salah satu indikator untuk memperoleh beasiswa saat melanjutkan kuliah,” ujar Fawait.
Dukungan beasiswa tersebut menunjukkan perhatian nyata Pemkab Jember terhadap masa depan pemuda yang berdedikasi.
Lebih dari sekadar tugas seremonial mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para anggota Paskibraka diposisikan sebagai teladan pembawa semangat nasionalisme di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Momentum 17 Agustus harus membuat kecintaan kepada NKRI semakin kuat. Kebanggaan terhadap simbol negara dan pemimpin harus terus dipupuk,” kata Fawait.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memfokuskan energi pada upaya menjaga kebersamaan dan memajukan daerah.
Seluruh perbedaan pandangan harus dilebur demi kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan dan kemajuan bangsa.
Melalui program pembinaan Paskibraka yang berkelanjutan, Pemkab Jember optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia yang disiplin, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Jadilah pionir yang mengajak teman-teman sebaya untuk memupuk cinta NKRI, dimulai dengan bangga kepada pemimpin Republik Indonesia,” tuturnya. (*)



