PERISTIWA
PPP Kepincut Fadhil-Bakhtiar, Evi Suherman Segera Laksanakan Instruksi DPP
detail.id/, Batanghari – Ketua DPW PPP Jambi, Evi Suherman segera melaksanakan instruksi DPP PPP usai Muhammad Fadhil Arief menerima SK Penetapan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Batanghari, 25 Agustus 2020.
SK Nomor: 655/SK/DPP/C/VIII/2020 diserahkan langsung Ketua Desk Pilkada 2020, Hj Ermalena sekira pukul 15.04 WIB, di Jakarta. PPP salah satu partai politik idola bagi bakal calon Bupati-Wakil Bupati Batanghari.
Pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019-2024 partai berlambang Ka’bah ini berhasil merebut Empat kursi. Pileg 2014-2019, PPP Batanghari cuma berhasil dapat dua kursi parlemen. Penambahan jumlah kursi salah satu pemicu PPP menjadi rebutan.
“Kami patuh dengan aturan DPP PPP, artinya apa yang menjadi instruksi DPP akan segera kami laksanakan ke bawah,” kata Evi Suherman dikonfirmasi detail melalui sambungan telepon.
Dia mengaku belum menerima SK penetapan Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar dari DPP PPP. Sebab, pada saat penyerahan, Evi dan Plt Ketua DPC PPP Batanghari Syukron tidak hadir.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true”]
“Kami belum terima SK, mungkin SK itu langsung ke kandidat. Nanti kita akan koordinasi dengan DPC PPP Batanghari, karena DPC nanti yang akan mendaftar ke KPU, bukan DPW PPP,” ujarnya.
Antara kandidat dan partai politik pengusung akan melakukan deklarasi guna menyatukan visi misi. Dia berharap kandidat segera berkoordinasi dengan DPC PPP Batanghari agar mengetahui apa yang harus dilakukan bersama.
“Jika SK DPP PPP telah diterima DPC, lalu DPC tidak bersedia mendaftar kandidat ke KPU, maka DPC akan mendapat sanksi,” ucapnya.
Evi kembali mengulang secara tegas DPW PPP Jambi dan DPC PPP Batanghari pasti akan patuh dengan instruksi DPP PPP. Penyerahan SK juga telah disampaikan pihak DPP kepada dirinya selaku Ketua DPW PPP.
“Saya dua hari sebelum penyerahan SK telah diberikan informasi oleh Waketum. Kita menunggu kapan pak Fadhli akan menyerahkan,” ujarnya.
Dia mengimbau kandidat jangan merasa sungkan datang ke DPC PPP Batanghari. Tukar pikiran dan rembuk bersama harus tetap terjalin baik. Jangan sampai ada kekosongan tim pada sejumlah desa dan kecamatan.
“Umpama di Kecamatan mana yang masih kosong, kita sama-sama bentuk. Saya berharap kandidat harus melibatkan partai politik. Komunikasi saya dengan pak Fadhil bagus. Pak Fadhil saya arahkan lebih banyak ke Pak Sekwil, karena beliau dekat,” katanya.
Dia berharap antara kandidat dan pengurus partai sinergi. Harus ada pertemuan khusus antara DPC PPP, Empat anggota DPRD Batanghari Fraksi PPP dan kandidat.
“Biasanya itu yang kami lakukan setelah deklarasi,” ujarnya.
Ketua DPC PPP Batanghari Syukron belum berhasil dikonfirmasi pasca DPP PPP menyerahkan SK Penetapan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Batanghari, kepada Muhammad Fadhil Arief. Panggil telepon detail tak mendapat jawaban. Begitupun pesan singkat detail belum mendapat balasan sejak 26 Agustus 2020.
PERISTIWA
Lima Polisi di Jambi Dipecat Terkait Kasus Kematian Anggota Polres Tanjabtim
DETAIL.ID, Jambi – Polda Jambi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 5 anggota Polri yang dinyatakan melanggar kode etik terkait kasus meninggalnya Brigadir EWS, anggota Polres Tanjungjabung Timur.
Kelima personel tersebut yakni Brigadir UVS, Aiptu MA, Aipda EF, Bripka DHR, dan Bripda EBD. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, keputusan tersebut diambil melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang digelar Bidpropam Polda Jambi pada 6–7 Agustus 2026.
Dalam sidang, kelima personel dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Ayat 1 PP Nomor 1 Tahun 2003 dan Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.
”Mereka dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi administratif berupa PTDH,” kata Erlan dalam konferensi pers, Jumat malam, 7 Agustus 2026.
Menurut Erlan, keputusan tersebut menjadi bentuk komitmen Polda Jambi dalam menindak tegas setiap personel yang terbukti melanggar aturan.
”Tidak ada toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan personel,” ujarnya.
Meski begitu Polda Jambi juga mengimbau masyarakat tetap menghormati proses hukum yang masih berjalan, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi.
Reporter: Juan Ambarita
PERISTIWA
Kejati Jambi Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan Catut Nama Kajati, Asintel, dan Kasi Penkum
DETAIL.ID, Jambi – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mencatut nama pejabat Kejati Jambi, mulai dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), Asisten Intelijen (Asintel), hingga Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan mengenai oknum yang menggunakan nama, foto, jabatan, hingga identitas pejabat Kejati Jambi melalui aplikasi WhatsApp, telepon, maupun media komunikasi lainnya untuk menghubungi masyarakat, instansi pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pihak.
Dalam aksinya, pelaku diduga meminta sejumlah uang, bantuan, transfer dana, maupun kepentingan pribadi lainnya dengan mengatasnamakan pejabat Kejaksaan.
Kejati Jambi menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan murni penipuan dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan institusi Kejaksaan. Seluruh pejabat maupun pegawai Kejati Jambi dipastikan tidak pernah meminta uang, hadiah, bantuan, transfer dana, ataupun keuntungan pribadi melalui media komunikasi pribadi.
”Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Kajati Jambi, Asintel Kejati Jambi maupun Kasi Penkum. Apabila menerima pesan atau telepon yang mencurigakan, segera lakukan konfirmasi melalui kanal resmi Kejaksaan Tinggi Jambi dan jangan memenuhi permintaan dalam bentuk apa pun. Mari bersama-sama kita cegah agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban penipuan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi.
Kejati Jambi meminta masyarakat tidak mudah mempercayai pesan, telepon, atau akun WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan. Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi, informasi perbankan, kode OTP, maupun melakukan transfer dana kepada pihak yang mengaku sebagai pejabat Kejaksaan.
Selain itu, masyarakat diimbau selalu melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Kejati Jambi apabila menerima permintaan yang mencurigakan, serta segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum apabila menemukan atau menjadi korban modus penipuan tersebut.
Kejati Jambi menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti setiap laporan dan mengusut pihak-pihak yang menyalahgunakan nama baik institusi Kejaksaan dalam melakukan tindak pidana penipuan. (*)
PERISTIWA
Delapan Asrama Polisi di Belakang Polda Jambi Hangus Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
DETAIL.ID, Jambi – Kebakaran menghanguskan delapan unit asrama polisi yang berada di belakang Markas Polda Jambi pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara nilai kerugian material masih dalam pendataan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh armada yang berada di markas langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
”Sebanyak delapan unit asrama terbakar. Saat kejadian, asrama dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa,” ujar Mustari.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala tebalnya asap yang memenuhi lokasi. Sejumlah personel pemadam bahkan harus menggunakan alat bantu pernapasan (SCBA) saat melakukan pemadaman. Api baru berhasil dijinakkan setelah lebih dari satu jam.
”Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” katanya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Christian Samma, bilang bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran.
”Saat ini penyebabnya masih dalam proses penyelidikan dan perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujarnya.
Salah seorang warga di sekitar lokasi mengatakan sebelum api membesar ia melihat kepulan asap hitam keluar dari salah satu bangunan asrama. Tak lama kemudian, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya.
”Awalnya terlihat asap hitam, lalu muncul api besar. Karena angin cukup kencang, api cepat menyebar ke asrama lainnya,” katanya.
Reporter: Juan Ambarita



