ADVERTORIAL
Bupati Safrial Buka Pelatihan Dasar CPNS Secara Virtual
detail.id/, Tanjung Jabung Barat – Pada Senin, 5 Oktober 2020, Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS secara virtual membuka kegiatan pelatihan dasar (latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III dengan pola pembelajaran jarak jauh (Distance Learning)Kabupaten Tanjung Jabung.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati ini, juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dilaporkan Kepala BKPSDM Tanjung Jabung Barat, H. R. Gatot Suwarso, SH. MM bahwa pelatihan dasar CPNS Golongan III dan II ini diikuti 145 orang, dengan rincian peserta golongan II sebanyak 26 orang, dan golongan III berjumlah 119 orang.
“Tujuan penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS golongan II dan III ini adalah untuk membentuk karakter dan kompetensi PNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayanan masyarakat yang baik dan profesional,” ujar Gatot Suwarso.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]
Ditambahkan Gatot Suwarso, kurikulum materi pelajaran yang akan disampaikan kepada peserta telah di sesuaikan dengan kurikulum yang dikeluarkan oleh lembaga administrasi negara, dengan 511 jam pelatihan yang dialokasikan untuk pembelajaran klasikal online sebanyak 117 jam pelatihan. Pembelajaran non klasikal sebanyak 320 jam pelatihan dan pembimbingan dan aktualisasi sebanyak 14 jam pelatihan.
Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan pelatihan dasar CPNS ini telah diatur dalam Peraturan Kepala Kembang Administrasi Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2018 tentang pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil, yang mana pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil adalah syarat untuk pengangkatan dati CPNS ke PNS.
“Pelatihan dasar CPNS ini sebagai salah satu jenis pelatihan yang strategis pasca undang-undang ASN dalam rangka pembentukan karakter PNS dengan menggunakan perspektif whole of government atau one government yang didasari nilai-nilai dasar PNS berdasarkan kedudukan dan peran PNS dalam NKRI ada setiap pelaksanaan tugas jabatannya sebagai pelayan masyarakat” ujar Safrial.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala BPSDM Provinsi Jambi beserta jajarannya yang telah bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS ini.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap agar peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Menurutnya, keikutsertaan peserta dalam setiap materi dan kegiatan akan dijadikan sebagai penilaian baik bagi panitia ataupun widyaiswara.
“Pelatihan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh bekal sebanyak-banyaknya, menjadi aparat yang profesional dan berdedikasi, serta membentengi diri dengan kekuatan mental yang tangguh sebagai aparat yang siap mewujudkan pemerintahan yang baik dan dipercaya oleh masyarakat,” ujar Bupati.
Ia berharap panitia dapat melihat dan mengamati juga peserta yang proaktif dan mempunyai kesungguhan untuk memahami setiap sesi pembelajaran sebagai penambahan nilai dalam evaluasi penilaian peserta. (advertorial)
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pererat Silaturahmi, Sekda Budhi Hartono Sapa Warga Mestong dalam Agenda Safari Ramadan
Muarojambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi, Budhi Hartono, S.Sos.,MT memimpin agenda Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Muarojambi di Masjid Darussaadah, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Muarojambi untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Mengawali sambutannya, Sekda Budhi Hartono mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan untuk menjalin kedekatan emosional sekaligus memastikan kondisi sosial di tingkat desa tetap kondusif.
Ia menambahkan safari ramadan ini merupakan komitmen Pemkab Muarojambi dalam membangun kedekatan yang berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan program keagamaan dan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, turut diserahkan bantuan uang tunai Rp. 10.000.000 yang berasal dari Baznas sebesar Rp 5.000.000 dan Csr Bank Jambi Rp 5.000.000
Di penghujung sambutan, Sekda Budhi berharap supaya kita semua dapat memaknai bulan suci ini dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan memperkuat tali silaturahmi.
“Karena bulan suci ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaan yang besar, dan merupakan bulan pengampunan dan bulan berkah bagi umat islam,” tutur Sekda.


