Connect with us
Advertisement

PENJURU

Gagal Menang, Arsenal Ditahan Imbang 1-1 Secara Dramatis di Ujung Laga

Published

on

detail.id/, Sepakbola – Kemenangan Arsenal di depan mata harus pupus di penghujung laga dengan skor 1-1 dalam duel leg pertama perempat final Liga Europa 2020/21 melawan Slavia Praha, di Emirates Stadium, Jumat 9 April 2021 dini hari WIB.

Arsenal tampak kesulitan menciptakan peluang, baru mencetak gol di menit ke-86 melalui aksi Nicolas Pepe. Sayangnya, The Gunners kebobolan di menit ke-90+3 lewat sundulan Tomas Holes.

Hasil ini tentunya tidak cukup bagus bagi Arsenal yang bermain sebagai tuan rumah. Artinya duel leg kedua pekan depan akan berjalan lebih sulit, mengingat Arsenal kecolongan agregat di kandang sendiri sehingga harus berjuang keras pecahkan telur di kandang lawan.

Meriam London tampak akan menang lewat gol Pepe di menit ke-86, tapi Slavia Praha membuat gol yang lebih telat.
Arsenal harus rela kemenangan dramatis mereka buyar di akhir laga setelah Slavia Praha menciptakan gol balasan tepat sebelum peluit panjang dibunyikan dalam leg pertama perempat-final Liga Europa.

Arsenal mengira bakal meraih kemenangan sekaligus clean sheet di Emirates Stadium ketika Nicolas Pepe memecah kebuntuan di menit ke-86. Akan tetapi, dewi fortuna masih belum berpihak pada mereka lantaran Slavia sukses menyamakan skor lewat Tomas Holes di menit ke-93!

Dengan kebobolan gol tandang, pasukan Mikel Arteta kini harus berjuang ekstra untuk meraih kemenangan dalam leg kedua di Praha pada pekan depan.

Performa Arsenal di laga ini memang jauh dari kata memuaskan. Tuan rumah mengontrol penuh permainan sejak kick-off, namun masih kesulitan untuk membuat peluang bersih secara konsisten.

Bukayo Saka terlihat menonjol sebagai pemain Arsenal yang paling aktif di babak pertama. Sejumlah penetrasinya di babak pertama mampu membuat lini belakang Slavia kewalahan. Saka seharusnya bisa membuka keunggulan di menit ke-30 ketika berada dalam situasi satu-lawan-satu, tapi tembakannya masih melenceng.

Satu peluang bagus lain dibuat Rob Holding jelang turun minum, tapi tandukannya menyambut umpan silang Cedric Soares masih bisa ditepis. Slavia sendiri tak berkutik di paruh pertama dan membuat skor kacamata tetap tersaji.

Selepas jeda, permainan terlihat lebih hidup. Dimulai dengan klaim penalti Arsenal di awal babak kedua setelah Saka tampak dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, wasit hanya memberikan tendangan bebas, yang kemudian dieksekusi Willian dan masih membentur mistar.

Slavia juga terlihat bangkit di paruh kedua dan nyaris unggul di menit ke-58, tapi tembakan Jan Boril masih bisa diselamatkan kaki Bernd Leno. Tak lama berselang, Arsenal harusnya memimpin tapi Alexandre Lacazette menyia-nyiakan sebuah peluang emas seiring tembakannya membentur mistar.

Arsenal menekan tanpa kenal lelah di sisa babak kedua. Pepe, yang turun sebagai pemain pengganti menggantikan Saka, pada akhirnya sukses memecah kebuntuan empat menit jelang bubaran. Menerima umpan Pierre-Emerick Aubameyang, Pepe menunjukkan kecepatan dan determinasi bagus sebelum sukses menaklukkan Ondrej Kolar.

Sayang, kemenangan itu justru malah buyar di masa injury time. Bermula dari sepak pojok Slavia, bola terdefleksi oleh Pepe dan jatuh tepat ke arah Holes, yang langsung menyambar bola dengan kepalanya taklukkan Bernd Leno.

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs