ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Hadiri VLH, Evaluasi Kabupaten Layak Anak Secara Virtual
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) kabupaten Tanjungjabung Barat tahun 2021 secara virtual. Senin, 21 Juni 2021.
Kegiatan tersebut dilaksanakan digedung Balai Pertemuan Tanjab Barat, dengan dihadiri oleh Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab, Koordinator Gugus KLA, Dinas P3AP2KB dan OPD lain nya.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa komitmen negara untuk menjamin upaya perlindungan anak diamanatkan dalam undang-undang Dasar 1945 pada pasal 28 B ayat dua menyebutkan bahwa ‘setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi’.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Untuk menjamin pelaksanaan amanat tersebut Pemerintah mensahkan undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang anak pada pasal 21 ayat 4 dan ayat 5 menyebutkan ‘pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam lindungan anak di daerah melalui upaya daerah lindungan anak di daerah melalui upaya daerah membangun Kabupaten atau kota layak anak’
“Kebijakan Kabupaten layak anak atau yang disingkat KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah masyarakat dunia usaha dan media sehingga pemenuhan anak hak-hak anak dapat lebih dipastikan, sejalan dengan perkembangan pembangunan saat ini pengembangan kabupaten kota menuju layak anak terus digalakkan,” ujar Bupati.
Dalam rangka percepatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi kabupaten layak anak maka bupati, forkopimda, dunia usaha, lembaga masyarakat, OPD dan forum anak telah menandatangani Deklarasi komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat layak anak
Dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di Tanjab Barat telah mempunyai kebijakan regulasi merupakan modal utama dalam mewujudkan Kabupaten layak anak antara lain pertama, Perda Nomor 3 tahun 2018 tentang perlindungan perempuan dan anak. Kedua, Perda Nomor 19 tahun 2018 tentang kabupaten layak anak.
Kemudian, ketiga, Peraturan Bupati Tanjung Jabung Barat nomor 12 tahun 2020 optimalisasi pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Keempat, Peraturan Bupati Tanjung Jabung Barat Nomor 18 tahun 2020 tentang pencegahan dan penanganan perkawinan usia anak.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Selanjutnya, kelima, Peraturan Bupati Tanjung Jabung Barat nomor 19 tahun 2020 tentang pelaksanaan peraturan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat nomor 19 tahun 18 tentang kabupaten layak anak 18 tentang kabupaten layak anak. Keenam, keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat nomor 1070/kep.BUP/P3AP2KB/2018 tugas Kabupaten layak anak Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dan terakhir instruksi Bupati Tanjung Jabung Barat nomor 1 tahun 2019 tentang percepatan mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat layak anak.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Umumkan Beasiswa Anak Kader Posyandu Jember saat Safari Ramadan di Ajung
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengumumkan pembukaan pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu saat Safari Ramadan hari kedua di Kecamatan Ajung, Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di balai Desa Wirowongso tersebut menghadirkan para kader Posyandu dari berbagai desa di Kecamatan Ajung.
Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan kader yang selama ini aktif menjalankan layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember membuka kesempatan bagi anak kader Posyandu untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa daerah.
“Tahun ini kita buka pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu. Mereka bisa kuliah di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Bahkan yang sudah kuliah juga tetap boleh mendaftar,” kata Gus Fawait.
Program tersebut mendapat sambutan dari para kader Posyandu yang hadir.
Beberapa orang tua menyampaikan bahwa anak mereka telah menerima bantuan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember dan saat ini sedang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.
Salah satu kader Posyandu menyampaikan putrinya yang kuliah di UIN telah menerima bantuan tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu sekali. Terima kasih kepada Bupati Jember atas beasiswa yang diberikan kepada anak kami,” ujarnya.
Selain di UIN, mahasiswa penerima beasiswa juga tercatat menjalani pendidikan di Universitas Jember serta Politeknik Negeri Jember.
Dalam forum tersebut, Gus Fawait juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan institusi pendidikan untuk membuka peluang studi luar negeri bagi generasi muda daerah.
Salah satu negara yang dipersiapkan sebagai tujuan pendidikan adalah China.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Kebut Perbaikan Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Kabupaten Jember memperbaiki jalan berlubang di sejumlah titik wilayah Jember pada Selasa, 10 Maret 2026.
Perbaikan tersebut berlangsung sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri yang dijalankan melalui berbagai aksi lapangan, mulai dari penertiban kebersihan jalan, pembersihan lingkungan, hingga layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pada hari itu, tim memfokuskan pengerjaan pada sepuluh titik jalan rusak yang masuk daftar prioritas penanganan.
Salah satu lokasi berada di wilayah Tawangmangu, Kecamatan Sumbersari yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat.
Perbaikan juga berlangsung di jalur penghubung Lembengan hingga Cumedak di Kecamatan Ledokombo serta ruas jalan Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah.
Tim URC kemudian menangani kerusakan jalan di jalur Ambulu hingga Mangli di wilayah selatan Jember.
Selanjutnya, pengerjaan berlanjut pada ruas jalan Sukoreno yang berada di wilayah Kecamatan Kalisat.
Di wilayah barat, petugas memperbaiki akses jalan yang menghubungkan Kemuningsari Lor dengan Tamansari di Kecamatan Bangsalsari.
Penanganan juga dilakukan di Jalan Basuki Rahmat yang berada di Kecamatan Jombang.
Perbaikan infrastruktur jalan turut berlangsung di wilayah Kecamatan Pakusari, tepatnya pada lintasan Kertosari menuju Antirogo.
Tim lainnya menangani kerusakan pada ruas jalan Kasiyan hingga Grenden di Kecamatan Puger.
Sementara itu, ruas jalan Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru menjadi lokasi terakhir dalam daftar prioritas perbaikan hari tersebut.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini dilakukan demi mendukung kesuksesan Gerakan Indonesia Asri yang berkelanjutan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Jupriono.
Ia menyebut perbaikan tersebut diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berkendara.
“Koordinasi antarwilayah akan terus diperkuat agar sisa jalan rusak lainnya dapat segera tertangani dan kami lakukan hingga tanggal 19 maret agar tidak mengganggu jalannya arus mudik,” kata Jupriono.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Cairkan Insentif Ribuan Guru Ngaji Jelang Idulfitri 2026
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyalurkan insentif kepada guru ngaji, modin, dan guru agama nonmuslim di tujuh kecamatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Senin, 10 Maret 2026.
Penyaluran berlangsung melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Jember sebagai bagian dari program pemerintah daerah Tahun Anggaran 2026 yang memberi penghargaan kepada tokoh pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyebut pemerintah daerah memberi apresiasi kepada para pengajar agama yang selama ini membimbing kehidupan beragama di lingkungan masyarakat.
“Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, modin, serta guru agama nonmuslim yang telah berperan besar dalam membimbing kehidupan beragama di masyarakat,” ujar Nurul Hafid Yasin.
Pada tahap penyaluran tersebut, pemerintah daerah menyalurkan insentif kepada 1.955 penerima yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Jember.
Setiap penerima memperoleh honor sebesar Rp1.500.000 yang disalurkan melalui balai desa atau kelurahan setempat.
Nurul Hafid memastikan proses pencairan berlangsung transparan tanpa potongan sehingga seluruh dana yang dialokasikan diterima secara utuh oleh penerima.
“Tidak ada potongan maupun setoran awal dalam pencairan insentif ini. Dana yang belum diambil tetap utuh tanpa pengurangan,” katanya.
Ia menjelaskan penyaluran berlangsung secara bergilir dengan melibatkan sekitar 30 desa setiap hari agar distribusi berjalan cepat menjelang Idulfitri.
“Karena waktunya relatif singkat menuju Lebaran, maka penyaluran dilakukan secara maraton agar seluruh penerima bisa segera merasakan manfaatnya,” kata Nurul Hafid.
Salah satu penerima insentif adalah Yuliana Ika, guru ngaji di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.
Ia menyampaikan rasa syukur setelah menerima bantuan tersebut.
“Alhamdulillah menerima insentif guru ngaji. Prosesnya juga cepat karena hanya membawa KTP dan buku tabungan untuk dicocokkan,” ujarnya.
Yuliana telah hampir sepuluh tahun mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an di mushola kecil yang berdiri di samping rumahnya.
“Sudah hampir sepuluh tahunan mengajar di mushola samping rumah. Awalnya ada lahan kosong, lalu kami bangun mushola sendiri,” katanya.
Ia juga berharap program insentif dari pemerintah daerah dapat menjangkau lebih banyak guru ngaji yang belum terdata sebagai penerima.
“Harapannya ke depan bisa lebih menyeluruh lagi, supaya guru ngaji yang belum terdata juga bisa merasakan insentif dari pemerintah,” tuturnya.


