Connect with us
Advertisement

DAERAH

Anggaran Bedah Rumah di BKD, Fauzan Azhari: Kami Cuma Siapkan SK Bupati

Published

on

DETAIL.ID, Batanghari – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batanghari, Fauzan Azhari mengatakan anggaran program bedah rumah 2020 berada di Badan Keuangan Daerah (BKD). Dinas Sosial cuma menyiapkan SK Bupati.

“Kami tidak punya anggaran, kami cuma menyiapkan SK bae [saja], kalau anggaran di Azan [Kepala BKD] galo [semua],” kata Fauzan dikonfirmasi detail, Kamis (16/1/2020) melalui sambungan telepon.

Adik kandung Bupati Batanghari Syahirsah Sy berujar, program bedah rumah tahun ini menyasar 400 unit rumah penduduk. Sebaran bedah rumah meliputi delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Batanghari.

“Jumlah penerima program bedah rumah setiap kecamatan tidak sama. Biasanya rapat penentuan penerima bedah rumah melibatkan Dinas Sosial dan Sekda Batanghari,” ucapnya.

Kriteria penerima program bedah rumah, kata Fauzan, yakni warga miskin, punya bukti kepemilikan tanah secara sah. Sebab kalau berpatokan sertifikat, tidak mungkin orang miskin punya sertifikat.

“Buat sertifikat itu mahal. Jadi kalau bukti kepemilikan tanah sah itu kan hibah boleh, waris boleh, sporadik boleh, sertifikat apa lagi, akta jual beli tanah. Karena kalau kita harus menekan harus punya sertifikat, mana orang itu mau buat sertifikat,” ujarnya.

Penerima program bedah rumah ditentukan pihak desa dan kecamatan. Dalam sejumlah kesempatan rapat, Fauzan terus berpesan agar tidak ada pungutan sepeser pun alias gratis.

“Kalau tidak saya tekan seperti itu, bisa saja bermain di belakang kita, kita yang kena kan. Karena tanggung jawab sepenuhnya di Kepala Desa dan Camat,” ujarnya.

Fauzan bilang, program bedah rumah telah berlangsung sejak 2017, 2018, 2019 dan 2020. Jumlah penerima bedah rumah setiap tahun bervariasi, tergantung anggaran keuangan di BKD Kabupaten Batanghari.

“Tahun 2019 penerima bedah rumah berjumlah 502 unit, 2018 berjumlah 502 unit, 2017 berjumlah kalau tidak salah 428 unit,” ucapnya.

Pelaksana program bedah rumah 2020 masih dilakukan pihak Kodim 0415 Batanghari. Bangunan rumah bisa dibedah secara keseluruhan tergantung keinginan pemilik rumah. Namun harus sesuai dengan RAB yang dibuat Dinas Perkim Kabupaten Batanghari.

“Kadang-kadang pemilik rumah minta bedah bagian depan saja. Ukuran bedah rumah tahun sebelumnya kalau tidak salah 5×7 meter. Ukuran untuk tahun ini lagi kami konsultasi dengan Dinas Perkim. Kami masih mengajukan RAB sesuai anggaran,” ujarnya.

Pelaksanaan program bedah rumah masih menunggu usulan desa penerima. Karena semua data penerima berasal dari desa diusulkan melalui kecamatan. Sampai kini data penerima belum final.

“Kami masih menunggu data itu. Memang pihak TNI beberapa kali bertanya minta secepatnya. Cuma kami minta data melalui camat. Karena kalau kami minta ke desa, apa guna camat,” katanya.

 

Reporter: Ardian Faisal

DAERAH

Mengharukan! Drama Musikal Persembahan Siswa 9D SMPN 2 Pasuruan Buat Sahabat Mereka yang Wafat Sebelum Tampil

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Acara ujian nilai seni budaya pada Rabu, 29 April 2026 bukan sekadar ujian praktik bagi anak siswa kelas 9D SMP Negeri 2 kota Pasuruan. Acara itu justru menjadi acara penghormatan rekan mereka yang telah wafat.

Ujian Praktik Seni Budaya itu justru dikemas lewat penyelenggaraan pameran dan pertunjukan seni. Siswa kelas 9D menampilkan drama musikal sebagai puncak acara. Penonton dibuat haru saat di akhir pertunjukan. Seluruh pemain dan kru naik ke panggung dengan membawa satu figura foto salah satu murid Malik, teman sekelas mereka yang berpulang sebelum sempat tampil di panggung seni budaya.

“Dari awal ide drama musikal dibuat oleh salah satu murid saudara almarhum Malik berproses bersama. Dia salah satu yang semangat bagi teman-temannya tatkala agenda latihan sudah dijalankan,” kata Ketua Kelas 9D.

Keputusan untuk membawa foto Malik ke atas panggung disepakati seluruh siswa. Bagi mereka, Malik tetap menjadi bagian dari proses panjang drama musikal ini. Meski tak hadir secara fisik, namanya disebut dalam ucapan terima kasih di akhir pementasan seni.

Ujian praktik pun berubah menjadi momen paling mengharukan di SMP Negeri 2 Pasuruan tahun ini tentang karya, persahabatan, dan janji yang ditepati di atas panggung.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pasuruan, Etik Wahyuni berpesan kepada murid serta turut bangga kepada siswa yang telah menjaga tali silaturahmi dan arti persahabatan sampai mengenang serta sampai menampilkan karyanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran yang hadir serta wali murid apa bila ada kesalahan murid kami atau siswa kami mohon beribu-ribu maaf. Semoga dengan berakhirnya acara ini diberikan hidayah dan makna arti seni budaya,” kata Etik Wahyuni.

Arif selaku guru pembimbing 9D sangat terkejut dengan penampilan teman-teman almarhum Malik. Menurutnya, penyajian pertunjukan sangat rapi. Guru serta orang tua yang hadir dengan gaya yang sempurna tidak menyangka semua murid menyimpan penampilan seperti ini.

“Semoga dengan makna tali silaturahmi serta arti persahabatan menjadi langgeng,” kata Arif.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

KORMI Kabupaten Pasuruan Akan Gelar Festival Olahraga Kabupaten

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Tahun ini, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan akan menggelar Festival Olahraga Kabupaten (Forkab). Festival olahraga tradisional masyarakat ini menjadi ajang untuk mengetahui potensi yang ada di semua wilayah kecamatan se-Kabupaten Pasuruan sehingga bisa dimaksimalkan.

Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo mengatakan kegiatan tersebut masih dalam tahap perencanaan dan pemantapan jadwal penyelenggaraan. Hanya saja, tidak seluruh induk olahraga akan dilibatkan pada tahun ini. Dalam artian masih memprioritaskan panahan tradisional sebagai salah satu cabang yang diprioritaskan.

“Karena panahan kita sangat berprestasi, jadi sayang sekali kalau tidak dimaksimalkan,” kata Merita di sela-sela kesibukannya pada Selasa, 28 April 2026.

Untuk menyukseskan acara tersebut, KORMI Kabupaten Pasuruan mulai melaksanakan rapat koordinasi. Menurut, Mela — sapaan akrab Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan ini — pihaknya menambahkan lima induk olahraga baru. Dengan demikian, total sebanyak 13 induk olahraga yang kini bergabung di bawah naungan KORMI Kabupaten Pasuruan.

Penambahan ini dinilai memperluas basis olahraga masyarakat, sekaligus meningkatkan tanggung jawab organisasi dalam pembinaan dan pengembangan.

Mela berharap, dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat pengembangan olahraga masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Ia menilai sinergi menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

“Sinergi dan koordinasi menjadi kunci terbaik dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif,” tutur Mela.

Saat ditanya perihal anggaran, istri Bupati Pasuruan ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya aktivitas olahraga masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut justru harus mendorong keterlibatan berbagai pihak.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh membuat olahraga masyarakat menurun. Kita harus aktif berkolaborasi,” ujarnya.

Tak selesai sampai di situ, Mela juga menyoroti terkait masih terbatasnya inisiatif dan inovasi dari anggota KORMI. Ia meminta seluruh anggota agar lebih aktif dalam menyusun program berbasis kebutuhan di lapangan.

Selain itu, KORMI Pasuruan mulai mempersiapkan keikutsertaan dalam Forum Provinsi (Forprov) yang akan digelar di Kabupaten Jember pada 2026. “Targetnya, capaian prestasi dapat meningkat dibandingkan penyelenggaraan yang sebelumnya,” ucapnya.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

Wujudkan Kepastian Hukum Tanah, Warga Desa Nogosari Antusias Sambut Program PTSL 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Pemerintah Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, selaku kepala desa bersama Kelompok Masyarakat PTSL (Pokmas) resmi memulai tahapan persiapan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026. Program nasional ini disambut hangat oleh warga yang telah lama mendambakan kepastian hukum atas hak milik tanah mereka.

Ketua Pokmas (PTSL) Desa Nogosari, Bambang mengatakan, program pelaksanaan PTSL ini merupakan bentuk sinergi antara program pemerintah pusat dengan pemerintah desa dengan adanya program PTSL. “Masyarakat tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga perlindungan hukum yang kuat untuk meminimalisir sengketa lahan di masa depan,” kata Bambang pada Senin, 27 April 2026.

Kepala Desa Nogosari, Hj. Sunariyah berujar Pokmas Desa Nogosari berkomitmen menjaga transparansi, khususnya terkait biaya persiapan yang telah disepakati melalui musyawarah mufakat bersama seluruh pemohon. Hal ini dilakukan dengan merujuk pada Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 7 Tahun 2021 untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Harapan kami, seluruh bidang tanah di Desa Nogosari dapat terdaftar seratus persen tahun ini. Kami berterima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Desa atas pendampingan yang diberikan,” ucapnya

Ia menjelaskan, kehadiran program ini dinilai sebagai solusi nyata bagi warga Desa Nogosari untuk memperoleh kepastian hukum atas aset tanah mereka.

“Tugas kami selaku Kades adalah memastikan warga terlayani dengan baik dalam pengurusan data yuridis. Kami terus memantau agar program PTSL bekerja secara profesional dan tetap berpedoman pada aturan hukum, khususnya Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 7 Tahun 2021,” tuturnya.

Reporter: Tina

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs