Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

MTQ ke-50 Tingkat Provinsi di Tanjungjabung Barat Resmi Dibuka Gubernur Al Haris

Published

on

detail.id/, Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat Drs. Anwar Sadat M. Ag beserta istri, Hj. Fadillah Sadat menghadiri pembukaan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021 di Kabupaten Tanjungjabung Barat yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Provinsi Jambi Dr. H. Al Haris, S. Sos, MH di Masjid Syaikh Utsman Tungkal pada Minggu 3 Oktober 2021.

Turut hadir dalam pembukaan MTQ tersebut Gubernur Jambi, Wakil Gubernur, Wakil Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Kepala Kanwil Kemenag, Bupati/ Wali Kota se-Provinsi Jambi, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Rektor UIN Sultan Thaha, unsur Forkopimda Kabupaten Tanjungjabung Barat, Ketua LPTQ, Sekda, Staf Ahli dan para Asisten se-Provinsi Jambi, Kakan Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Rektor IAIN Kerinci, Kepala OPD lingkup Tanjungjabung Barat, Ketua dan Anggota Dewan Hakim serta Tim Pengawas MTQ ke-50, Tuan-tuan Guru, Alim Ulama dan para undangan lain.

Kegiatan diawali dengan penyerahan piala bergilir dari juara umum MTQ ke-49 tingkat Provinsi Jambi tahun 2019 oleh Bupati Kabupaten Tanjungjabung Timur kepada Gubernur Jambi dan selanjutnya Gubernur Jambi menyerahkan piala bergilir kepada Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat selaku tuan rumah MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi.

Bupati Tanjungjabung Barat Drs. H Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan MTQ merupakan agenda rutin pemerintah pusat dan daerah di seluruh wilayah Republik Indonesia, selain itu penyelenggaraan MTQ juga merupakan wujud keinginan kuat untuk membumikan ajaran Alquran serta menegakkan syiar Islam untuk memperkukuh nilai-nilai agama, sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa bagi kita umat muslimin.

Lebih lanjut, Bupati dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat mengingat MTQ dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

“Walaupun dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 pelaksanaan MTQ tahun ini tetap mengedepankan Prokes yang ketat dan terorganisir. Hal ini dapat dilihat dari salah satu syarat penerimaan kafilah yang harus melakukan swab PCR guna menunjukkan bukti negatif Covid-19,” kata Bupati Anwar Sadat.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ ke-50 tingkat Provinsi Jambi ini telah dipersiapkan dengan semaksimal mungkin, meskipun begitu menurutnya tetap perlu meningkatkan kewaspadaan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

“Dalam kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat mempersiapkan demi terlaksananya perhelatan akbar MTQ ke-50. Insya Allah rangkaian kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan aman nyaman dan kondusif semoga harapan kita bersama dengan pelaksanaan MTQ ke-50 ini Allah SWT memberikan rahmat dan keberkahan kepada kita semua sehingga masyarakat dan daerah kita juga terlindungi dari musibah dan semoga pandemi ini segera berakhir,” ujar Bupati.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jambi tentang Pelantikan Dewan Hakim oleh Sekretaris LPTQ Provinsi Jambi, Aries Sepda dan pengambilan sumpah sekaligus pelantikan Dewan Hakim Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd. I.

Sementara itu kepala Kantor Kemenag Provinsi Jambi H. Zozatafia, S.Ag, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021 di Kabupaten Tanjungjabung Barat ini merupakan momen yang sangat strategis di saat Bangsa Indonesia sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

“Sehingga penyelenggaraan MTQ kali ini memiliki corak yang spesifik dan berbeda dari tahun sebelumnya namun demikian kondisi pandemi ini tidak menyurutkan semangat untuk terus mengagungkan Alquran,” katanya.

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Ikuti Peresmian IJD, Komitmen Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Konektivitas Wilayah

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Al Haris usai mengikuti peresmian serentak Program IJD Tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 23 Juni 2026. Secara nasional, program tersebut meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah.

Menurut Al Haris, program IJD sangat membantu pemerintah daerah karena banyak ruas jalan yang kondisinya terus menurun dan membutuhkan anggaran besar untuk diperbaiki.

“Alhamdulillah hari ini Bapak Presiden telah meresmikan Program Inpres Jalan Daerah tahun 2025. Ini menunjukkan pemerintah terus berkomitmen membangun jalan daerah yang kondisinya sudah mulai menurun agar kembali menjadi jalan yang mantap,” kata Al Haris.

Ia menjelaskan, tidak semua kerusakan jalan dapat ditangani pemerintah daerah karena sebagian membutuhkan konstruksi yang rumit dan biaya yang besar. Melalui Program IJD, pemerintah pusat hadir membantu daerah, terutama wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.

Untuk Provinsi Jambi, kata Al Haris, terdapat delapan ruas jalan yang masuk dalam program dan diresmikan Presiden. Kehadiran proyek tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan jasa.

“Program ini menjangkau daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi. Jambi juga mendapatkan manfaat dengan delapan ruas jalan yang diresmikan Presiden,” ujarnya.

Al Haris juga mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan usulan Program IJD tahun 2026 kepada pemerintah pusat. Masing-masing daerah mengusulkan kebutuhan anggaran sekitar Rp100 miliar, meski nantinya akan melalui proses verifikasi untuk menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas.

“Nanti akan dilihat mana yang paling mendesak dan menjadi prioritas untuk ditangani melalui program IJD,” ucapnya.

Pada 2025, Provinsi Jambi memperoleh pembangunan jalan sepanjang 38 kilometer melalui Program IJD. Jika digabungkan dengan proyek jalan skema multiyears, total pembangunan jalan mencapai sekitar 50 kilometer.

Al Haris menilai capaian tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas jalan serta mempercepat perbaikan ruas-ruas yang mengalami penurunan fungsi.

“Kalau setiap tahun Jambi mendapat sekitar 50 kilometer pembangunan jalan, tentu ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi jalan-jalan yang kondisinya mulai menurun,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bogor – Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai merasakan manfaat transformasi digital pada layanan pertanahan. Selain mempermudah akses layanan, digitalisasi dokumen pertanahan ini dinilai lebih memberikan rasa aman dan kemudahan bagi para pemilik tanah.

“Sertipikat Elektronik bisa dilihat di handphone lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Ini lebih simpel karena data batas tanah disimpan secara digital, jadi tanah tak bisa digeser-geser,” ujar Yusuf (37) saat diwawancarai di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Jawa Barat.

Keamanan data pertanahan dalam Sertipikat Elektronik dijaga secara berlapis karena data fisik maupun yuridis telah dilindungi dengan sistem enkripsi. Batas bidang tanah yang tercantum dalam Sertipikat Elektronik juga telah terintegrasi dalam sistem pemetaan nasional sehingga data pertanahan menjadi lebih akurat dan terhubung.

Yusuf berinisiatif mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku untuk mempermudah akses terhadap layanan pertanahan. Melalui aplikasi tersebut, ia bisa melihat sertipikat tanahnya tanpa harus membawa dokumen fisik ke mana pun ia pergi sehingga proses pengecekan data dapat dilakukan secara cepat dan praktis.

Perasaan serupa juga diungkapkan Ilham (40), yang datang ke Kantah untuk mengambil Sertipikat Elektronik milik keluarganya setelah proses roya selesai dilakukan. Warga Kabupaten Bogor ini merasa, peralihan dari sertipikat analog ke elektronik merupakan langkah positif dalam modernisasi layanan pertanahan.

“Dari analog ke Sertipikat Elektronik sih bagus, bisa dicek juga dari handphone, mudah-mudahan tanah milik orang tua saya jadi lebih aman,” ujar Ilham.

Digitalisasi layanan pertanahan berupa Sertipikat Elektronik menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan publik di bidang pertanahan. Kehadiran layanan digital diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap data pertanahan masyarakat. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Buka Jambore Daerah Jambi 2026, Tegaskan Pramuka Harus Disiplin, Tangguh dan Berkarakter

DETAIL.ID

Published

on

Jambi — Gubernur Jambi Al Haris membuka Jambore Daerah Jambi 2026 di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu, 21 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti peserta Pramuka dari 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi. Turut hadir Sekretaris Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, Ketua Kwartir Daerah Jambi Sudirman, serta bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris mengatakan Jambore Daerah menjadi wadah penting bagi para anggota Pramuka, khususnya penggalang, untuk melatih diri. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya soal berkemah, tetapi juga membentuk disiplin, kepemimpinan, keterampilan, dan kebersamaan.

“Jambore ini menjadi tempat bagi adik-adik kita untuk menunjukkan apa yang selama ini mereka dapatkan dalam latihan Pramuka. Di sini terlihat bagaimana sikap, etika, disiplin, dan karakter mereka,” kata Al Haris.

Al Haris menegaskan, Pramuka memiliki peran besar dalam membentuk generasi muda yang tangguh. Ia berharap peserta Jambore Daerah Jambi 2026 dapat tumbuh menjadi anak-anak yang mandiri, berakhlak, berjiwa patriotik, taat hukum, dan memiliki kecakapan hidup.

Menurut Al Haris, nilai-nilai dalam Gerakan Pramuka masih sangat dibutuhkan masyarakat. Pramuka dinilai mampu membantu pemerintah dalam membina generasi muda agar menjadi pribadi yang cerdas, terampil, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Lima atau sepuluh tahun ke depan, anak-anak inilah yang akan menjadi penerus bangsa. Karena itu, sejak sekarang mereka harus kita bekali dengan karakter yang baik,” ujarnya.

Al Haris juga menyambut baik tema Jambore Daerah Jambi 2026, yakni “Ceria, Berkarya, dan Berkarakter Simpatik”. Ia berharap tema tersebut benar-benar menjadi semangat peserta selama mengikuti kegiatan.

Ia berpesan agar para peserta tidak hanya memakai seragam Pramuka, tetapi juga memahami makna menjadi seorang Pramuka sejati. Menurutnya, seragam harus diikuti dengan mental yang kuat, sikap disiplin, serta perilaku yang baik.

“Jangan hanya menjadi pramuka-pramukaan. Pakai seragam, tetapi tidak disiplin, tidak tertib, dan tidak punya mental Pramuka. Pramuka sejati harus disiplin dan punya karakter,” ucapnya.

Al Haris juga mengingatkan peserta agar menjaga adab, terutama saat mengikuti upacara. Ia menilai disiplin dalam upacara merupakan salah satu bentuk nyata dari pendidikan Pramuka.

“Kalau sedang upacara, tidak boleh ada gerakan yang tidak perlu. Itulah Pramuka, tertib dan disiplin,” katanya.

Jambore Daerah sendiri merupakan pertemuan Pramuka penggalang yang dilaksanakan secara berjenjang setiap lima tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan mengasah wawasan, keterampilan, persaudaraan, kepemimpinan, dan kemandirian para peserta melalui kegiatan perkemahan besar.

Al Haris berharap Jambore Daerah Jambi 2026 berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi seluruh peserta. Ia ingin kegiatan ini melahirkan generasi muda Jambi yang santun, mandiri, peduli, beriman, berakhlak, terampil, dan berintegritas. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs