ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Meningkatkan SDM Berkualitas Melalui Pendidikan
Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, S mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menyadari pentingnya peran pendidikan dalam menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) berkualitas. Semakin banyak tempat pendidikan (Sekolah), semakin banyak tempat menimba ilmu, maka semakin baik suatu daerah sebagai peningkat SDM.
Hal demikian Al Haris saat Peresmian Gedung MTs (Madrasah Tsanawiyah) Soleh Al Mubarok Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis, 11 Mei 2023.
“Saya sangat mengapresiasi Yayasan Tiga Sekawan Soleh Al Mubarok yang telah memiliki inisiatif besar dalam menyediakan sarana pendidikan berupa pembangunan Gedung MTs yang telah dipersiapkan dengan baik sejak lama. Sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang mempunyai SDM berkualitas, cerdas, bermoral dan taat pada agama,” ucap Al Haris.
Dikatakan Al Haris, komitmen Yayasan Tiga Sekawan Soleh Al Mubarok dalam mencerdaskan anak bangsa merupakan bukti konkret pengurus yayasan dalam berkontribusi membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan SDM yang berkualitas sehingga berdaya saing melalui perluasan akses pendidikan.
“Ini merupakan Bukti konkret pengurus yayasan dalam berkontribusi membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan SDM yang berkualitas sehingga berdaya saing melalui perluasan akses pendidikan,” kata Al Haris.
“Saya selaku Gubernur Jambi merasa bahagia, karena semakin banyak tempat pendidikan, semakin banyak tempat menimba ilmu, maka semakin baik suatu daerah akan bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini. Semakin dekat pendidikan ditengah masyarakat, semakin mudah orang ke sekolah, ongkosnya semakin murah. Mungkin dulunya harus mencari tempat kost, sekarang sudah tidak lagi,” lanjutnya.
Lebih lanjut Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa sekarang ini sudah tidak ada lagi alasan anak untuk tidak sekolah, sudah dekat semua, sudah diperbanyak sekolah-sekolah ditengah masyarakat.
“Kalau dulu kita tanya anak kita kenapa tidak sekolah karena jauh tempatnya, sekarang sudah tidak ada lagi alasan, semuanya harus sekolah,” jelasnya.
Selain itu, Gubernur Al Haris berharap, dengan dibangunnya gedung MTS ini, keberadaannya akan sangat bermanfaat dalam menampung berbagai kegiatan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar yang akan memberikan kenyamanan kepada seluruh pihak sekolah baik bagi guru maupun para siswa-siswi.
“Saya berharap agar gedung ini dapat digunakan secara maksimal dalam meningkatkan dan mengembangkan bakat, kreativitas dan potensi diri siswa-siswi, sehingga dapat memberikan prestasi akademis maupun non-akademis yang membanggakan dikemudian hari,” ujar Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Tiga Sekawan yang telah berniat dengan tulus mendirikan dan membangun madrasah di Desa Gemuruh.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengucapkan terima kasih banyak atas niat yang tulus dari pendiri Yayasan Tiga Sekawan Soleh Al Mubarok yang telah niat dan tulus mendirikan dan membangun MTs Soleh Al Mubarok Desa Gemuruh. Mudah- mudahan Allah berikan Istiqomah beliau dan dipermudah semua urusannya dalam mengurus MTs ini,” ujarnya.
“Saya ucapkan selamat atas berdirinya Gedung MTs Soleh Al Mubarok Desa Gemuruh ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua untuk bersama-sama membangun negeri, kita juga berharap semakin hari SDM Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin baik. Semoga semakin banyak anak-anak kita yang lulus di lembaga-lembaga pendidikan,” katanya.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.
Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember.
Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.
Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.
Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:
- Fotokopi KTP Pemohon
- Surat Kartu Keluarga (KK)
- Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
- Mengisi Formulir Pendaftaran
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.
Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.
“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.
Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.
“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.
Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.
Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma


