DAERAH
Pemkab Muaro Jambi Alokasikan Rp94 Miliar Tangani Virus Corona
detail.id/, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akhirnya menetapkan besaran anggaran penanganan pandemi COVID-19 di wilayahnya. Adapun nilai APBD Muaro Jambi yang digelontorkan untuk penanganan virus corona sebesar Rp94 miliar.
Nilai anggaran penanganan virus corona itu disepakati melalui rapat bersama antara DPRD dan Pemkab Muaro Jambi pada Rabu (8/4/2020). Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Muaro Jambi, Yuli Setia Bhakti didampingi Wakil Ketua DPRD Muaro Jambi dan dihadiri para anggota dewan. Sementara dari pihak eksekutif hadir Sekda Muaro Jambi, M. Fadhil Arief dan para kepala OPD.
Rapat gabungan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri yang diterbitkan pada 2 April 2020. Dalam instruksi itu, pemerintah daerah (pemda) diminta agar segera melakukan refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19.
Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, rapat gabungan itu akhirnya selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Ketua DPRD Muaro Jambi, Yuli Setia Bhakti mengundang wartawan untuk mengadakan konferensi pers.
Sekda Muaro Jambi, M. Fadhil Arief tampil menyampaikan hasil rapat gabungan. Ia menyampaikan bahwa DPRD Muaro Jambi dan Pemkab Muaro Jambi telah menyepakati melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan wabah corona virus disease atau COVID-19.
“Kita sudah sepakati bersama kawan-kawan anggota DPRD Muaro Jambi bahwa untuk penanganan wabah COVID-19 ini kita anggarkan sebesar Rp94 miliar lebih,” kata Sekda Muaro Jambi Moh. Fadhil Arief dalam konferensi pers di ruang rapat gabungan Gedung DPRD Muaro Jambi, Rabu (8/4/2020).
Anggaran Rp94 miliar tersebut nantinya akan dipergunakan untuk menangani dampak penyebaran virus corona. Dana itu akan dipergunakan untuk sektor kesehatan, ekonomi dan dampak sosial.
“Tentu yang pertama di sektor kesehatan, kemudian ekonomi dan dampak sosial. Anggaran ini dipergunakan untuk tiga sektor tersebut,” ujarnya.
Fadhil Arief mengatakan bahwa dana sebesar Rp94 miliar itu diperoleh dari pergeseran beberapa kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan atau juga tidak efektif dilaksanakan selama masa tanggap darurat corona. Kegiatan tersebut antara lain seperti perjalanan dinas dan biaya makan minum.
“Ada beberapa kegiatan yang digeser seperti kegiatan tidak mungkin efektif semisal perjalanan dinas, kegiatan pelatihan, belanja modal ataupun keprotokolan yang tidak mungkin diselenggarakan selama masa Corona ini. Hasil ini akan kita laporkan ke Kemenkeu dan akan dijabarkan nanti dalam Perbup,” ucapnya.
Fadhil menyebut implementasi dari realokasi anggaran ini akan secepatnya dilaksanakan. Kegiatan tentunya akan dilaksanakan secara bertahap. Porsi realokasi anggaran ini sendiri, kata Fadhil, sangat berfokus pada sektor kesehatan.
“Rinciannya dari Rp94 miliar ini untuk kesehatan Rp57 miliar, sektor ekonomi sebesar Rp6,6 miliar dan sektor sosial Rp17,5 miliar. Tentu kesehatan dinomor satukan, karena ini berdampak pada keberlangsungan hidup masyarakat kita,” kata M. Fadhil Arief.
Sementara Ketua DPRD Muaro Jambi, Yuli Setia Bhakti menjelaskan bahwa pergeseran anggaran untuk penanganan COVID-19 turut menyasar lingkungan Sekretariat DPRD Muaro Jambi. Alokasi anggaran Sekretariat DPRD Muaro Jambi yang digeser untuk penanganan COVID-19 mencapai Rp3 miliar lebih.
“Kami bersama teman-teman anggota dewan sudah sepakat menggeser anggaran Sekretariat Dewan. Nilainya Rp3 miliar lebih,” kata Yuli Setia Bhakti.
Reporter: Fransciscus Simanjuntak
DAERAH
Bupati M Syukur Canangkan Budaya Malu Datang Terlambat dan Buang Sampah Sembarangan
DETAIL.ID, Merangin – Hari Jumat, 29 Mei 2026 bukan hari libur, untuk itu seluruh pejabat dan pegawainya harus tetap masuk kantor mengikuti aktivitas Pemerintahan, kecuali yang melaksanakan Work From Home (WFH).
Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Bupati Merangin H M Syukur, pada sambutan acara Senam Sehat yang dilanjutkan Jumat Bersih, di jalan jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Jumat, 29 Mei 2026.
‘’Saya minta tolong telepon kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabatnya, yang belum hadir pada senam pagi ini. Kita undang pukul 06.30 WIB sekarang sudah pukul 08.02 WIB belum juga datang, bagaimana ini,’’ ujar Bupati.
Disiplin lanjut bupati harus terus ditegakan, tidak bisa di Pemerintahan para kepala OPD dan pejabatnya kerja semaunya saja. Untuk itu bupati minta surati kepala OPD dan pejabatnya yang sudah ditelepon tidak juga hadir.
Selain itu, bupati pada Senam Sehat yang diikuti ratusan pegawai di jajaran Pemkab Merangin tersebut juga menekankan, pentingnya mencanangkan ‘Budaya malu datang terlambat’ dan ‘Budaya malu buang sampah sembarangan’.
Usai Senam Sehat yang berlangsung meriah tersebut, bupati minta ke Asisten I Setda Merangin Sukoso, untuk memisahkan antara barisan pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB dengan pegawai yang datang setelah Pukul 07.000 WIB.
‘’Saya beri reward dengan memberikan Tumbler kepada pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB. Tolong ini dalam menempatkan diri di barisan harus penuh kejujuran, jangan datang terlambat masuk ke barisan yang disiplin,’’ ucap Bupati.
Usai Senam Sehat, bupati bersama rombongan bergeser ke Taman Kota Bangko, untuk bergotong royong. Tidak hanya para kepala OPD dan pejabat yang turun langsung membersihkan taman itu, tapi bupati juga mencabuti rumput serta memunguti sampah. (*)
DAERAH
Sholat Id di Durian Lecah, Bupati M. Syukur Temukan Jembatan Rusak, Minta Dinas PU Segera Perbaiki
DETAIL.ID, Merangin — Bupati Merangin, M. Syukur melaksanakan sholat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Pondok Pesantren, Desa Durian Lecah, Kecamatan Sungai Manau, Rabu, 27 Mei 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati A. Khafidh melaksanakan salat Id di Masjid Baitul Makmur kawasan Sungai Misang, Bangko.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan sejumlah komitmen penting terkait pembangunan infrastruktur, evaluasi kinerja pemerintahan, hingga sikap keterbukaannya dalam melayani masyarakat.
Hal paling menjadi sorotan adalah fasilitas publik. Dalam perjalanan menuju Masjid, Bupati M. Syukur melihat kondisi lantai jembatan gantung yang mulai rusak.
“Saya tadi lewat jembatan kita, saya lihat lantainya sudah agak sedikit rusak. Maka saya perintahkan Kadis PU untuk segera memperbaiki lantai jembatan demi keamanan masyarakat,” kata M. Syukur di hadapan jemaah.
Di hadapan para ulama, kiai, dan warga, Bupati yang telah menjabat selama satu tahun lebih ini secara berlapang dada menyampaikan permohonan maaf atas visi-misi pemerintahan yang belum terealisasi secara sempurna.
Ia mengajak pada momen Iduladha ini sebagai ajang untuk introspeksi diri dan saling berbagi. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyerahkan bantuan hewan kurban.
“Ada enam ekor sapi yang kami serahkan, dan salah satunya ada di Desa Durian Lecah ini. Silakan panitia untuk membagikannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati M. Syukur juga menjamin tidak ada sekat birokrasi kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Rumah dinas bupati selalu terbuka untuk masyarakat. Dan nomor handphone saya enggak pernah diganti. Silakan kalau ada persoalan-persoalan di tengah masyarakat, mohon kiranya bisa disampaikan,” ucapnya sembari meminta doa agar tetap istiqomah dan amanah dalam memimpin Kabupaten Merangin.
Bupati yang sengaja datang lebih awal sejak pukul 06.30 WIB ini mengajak seluruh jemaah untuk menyambut Iduladha dengan penuh kegembiraan yang bermakna, sekaligus bersama-sama memakmurkan masjid. (*)
DAERAH
Desa Empang Benao Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 826 Kg
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi serah terima bantuan ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari Ruang Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin.
Sapi kurban yang diberikan merupakan jenis Simental dengan bobot pakan mencapai 826 kilogram. Bantuan ini dialokasikan untuk masyarakat di Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang, dan akan disalurkan melalui pengurus Masjid Jami’ Nurul Falah.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden atas perhatian yang diberikan kepada warga Merangin.
“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pemberian sapi Bantuan Masyarakat (Banmas) ini. Sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Daryanto.
Daryanto juga menambahkan bahwa sapi jenis Simental tersebut tidak didatangkan dari luar daerah, melainkan dibeli langsung dari peternak lokal Merangin, yaitu Irwanto, warga Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan.
“Semoga dengan adanya kegiatan Banmas ini akan memacu para peternak lokal untuk terus mengembangkan peternakannya. Kami juga berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Merangin bisa kembali mendapatkan program bantuan ini,” tuturnya. (*)



