DAERAH
Pemprov Jambi Belum Dapat PAD dari Operasional KKKS Migas Wilayah Tungkal, Begini Respon PJS Gubernur dan Waka DPRD
DETAIL.ID, Jambi – Waka Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menilai defisit anggaran yang tengah dialami oleh Pemerintah Provinsi Jambi seharusnya bisa ditangani dengan pengoptimalan berbagai sektor pendapatan.
Salah satunya, Partisipating Interest (PI) atau bagi hasil Migas sebesar 10% dari Kontraktor Kontrak Kerjasama Migas yang beroperasi di Provinsi Jambi, selain itu juga terdapat sektor pendapatan lainnya macam Pajak Air Permukaan.
“Kita sebenarnya ada PI yang 10% dari bagi hasil minyak, ini mungkin kita harus kita kejar,” kata Ivan Wirata, usai pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi pada Sabtu, 19 Oktober 2024.
Pada LHP BPK TA 2023 yang diterima oleh Pemprov Jambi di akhir Juni lalu, terungkap bahwa Pemprov Jambi belum beroleh keuntungan PI 10% dari sektor pendapatan yang harusnya dapat menambah pundi-pundi kas daerah tersebut.
Waka I DPRD Provinsi Jambi periode 2024 – 2029 pun mengaku bahwa persoalan ini bakal segera jadi pembahasan oleh Dewan bersama OPD terkait.
“Segi pendapatan ini kami nanti bahas dengan OPD, TAPD betul-betul. Mana sektor pendapatan kita yang bisa menutupi defisit ini,” ujar Ivan.
Sementara itu Pjs Gubernur Jambi, Sudirman mengklaim bahwa Pemprov Jambi sudah melakukan langkah percepatan guna memastikan bahwa PI Migas 10% tersebut dapat segera terealisasi dan menambah pundi-pundi kas daerah.
“Itu kemarin kita sudah melakukan percepatannya, salah satunya kita melakukan kerjasama dengan BUMD Jabar, itu kita bekerjasama dalam rangka melakukan pendekatan kepada KKKS apakah itu PetroCina, Jadestone dan sebagainya,” kata Pjs Gubernur Sudirman.
Sudirman mengaku terdapat beberapa persyaratan yang mesti dilengkapi oleh Pemprov Jambi. Namun ia tak menyebut secara rinci soal persyaratan guna beroleh PI Migas 10% tersebut.
“Kemarin kita menargetkan sampai dengan akhir November sudah ada progres untuk PI 10% dan mudah-mudahan bisa direalisasikan pada 2025,” katanya.
Kalau dilihat dalam temuan BPK dalam LHP Pemprov Jambi tahun 2022, Pemprov Jambi belum mendapatkan PI Migas 10% lantaran Pemprov Jambi belum menindaklanjuti penawaran PI 10% SKK Migas dari pengelolaan Wilayah Kerja Tungkal.
BPK lantas merekomendasikan point kala itu, namun persoalan terus berlarut. Dalam penelusuran lebih lanjut oleh BPK, terungkap bahwa sejumlah rekomendasi atas persoalan PI Migas tersebut belum selesai ditindaklanjuti oleh Pemprov Jambi.
Hal tersebut dikarenakan Pemprov Jambi tidak segera menunjuk BUMD penerima PI 10% pada wilayah kerja tungkal sehingga melewati bawas waktu. Sementara itu disinggung soal kelanjutan atas BUMD yang bakal mengelola PI Migas tersebut, Pjs juga belum menjelaskan secara gamblang.
“Mekanismenya BUMD Induk kemudian diturunkan ke anak-anaknya. Jadi masing-masing BUMD Kabupaten/Kota punya anak gitu. Secara tegasnya dengan Asisten 2 ya,” kata Sudirman.
Reporter: Juan Ambarita
DAERAH
Bupati M Syukur Canangkan Budaya Malu Datang Terlambat dan Buang Sampah Sembarangan
DETAIL.ID, Merangin – Hari Jumat, 29 Mei 2026 bukan hari libur, untuk itu seluruh pejabat dan pegawainya harus tetap masuk kantor mengikuti aktivitas Pemerintahan, kecuali yang melaksanakan Work From Home (WFH).
Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Bupati Merangin H M Syukur, pada sambutan acara Senam Sehat yang dilanjutkan Jumat Bersih, di jalan jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Jumat, 29 Mei 2026.
‘’Saya minta tolong telepon kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabatnya, yang belum hadir pada senam pagi ini. Kita undang pukul 06.30 WIB sekarang sudah pukul 08.02 WIB belum juga datang, bagaimana ini,’’ ujar Bupati.
Disiplin lanjut bupati harus terus ditegakan, tidak bisa di Pemerintahan para kepala OPD dan pejabatnya kerja semaunya saja. Untuk itu bupati minta surati kepala OPD dan pejabatnya yang sudah ditelepon tidak juga hadir.
Selain itu, bupati pada Senam Sehat yang diikuti ratusan pegawai di jajaran Pemkab Merangin tersebut juga menekankan, pentingnya mencanangkan ‘Budaya malu datang terlambat’ dan ‘Budaya malu buang sampah sembarangan’.
Usai Senam Sehat yang berlangsung meriah tersebut, bupati minta ke Asisten I Setda Merangin Sukoso, untuk memisahkan antara barisan pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB dengan pegawai yang datang setelah Pukul 07.000 WIB.
‘’Saya beri reward dengan memberikan Tumbler kepada pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB. Tolong ini dalam menempatkan diri di barisan harus penuh kejujuran, jangan datang terlambat masuk ke barisan yang disiplin,’’ ucap Bupati.
Usai Senam Sehat, bupati bersama rombongan bergeser ke Taman Kota Bangko, untuk bergotong royong. Tidak hanya para kepala OPD dan pejabat yang turun langsung membersihkan taman itu, tapi bupati juga mencabuti rumput serta memunguti sampah. (*)
DAERAH
Sholat Id di Durian Lecah, Bupati M. Syukur Temukan Jembatan Rusak, Minta Dinas PU Segera Perbaiki
DETAIL.ID, Merangin — Bupati Merangin, M. Syukur melaksanakan sholat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Pondok Pesantren, Desa Durian Lecah, Kecamatan Sungai Manau, Rabu, 27 Mei 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati A. Khafidh melaksanakan salat Id di Masjid Baitul Makmur kawasan Sungai Misang, Bangko.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan sejumlah komitmen penting terkait pembangunan infrastruktur, evaluasi kinerja pemerintahan, hingga sikap keterbukaannya dalam melayani masyarakat.
Hal paling menjadi sorotan adalah fasilitas publik. Dalam perjalanan menuju Masjid, Bupati M. Syukur melihat kondisi lantai jembatan gantung yang mulai rusak.
“Saya tadi lewat jembatan kita, saya lihat lantainya sudah agak sedikit rusak. Maka saya perintahkan Kadis PU untuk segera memperbaiki lantai jembatan demi keamanan masyarakat,” kata M. Syukur di hadapan jemaah.
Di hadapan para ulama, kiai, dan warga, Bupati yang telah menjabat selama satu tahun lebih ini secara berlapang dada menyampaikan permohonan maaf atas visi-misi pemerintahan yang belum terealisasi secara sempurna.
Ia mengajak pada momen Iduladha ini sebagai ajang untuk introspeksi diri dan saling berbagi. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyerahkan bantuan hewan kurban.
“Ada enam ekor sapi yang kami serahkan, dan salah satunya ada di Desa Durian Lecah ini. Silakan panitia untuk membagikannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati M. Syukur juga menjamin tidak ada sekat birokrasi kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Rumah dinas bupati selalu terbuka untuk masyarakat. Dan nomor handphone saya enggak pernah diganti. Silakan kalau ada persoalan-persoalan di tengah masyarakat, mohon kiranya bisa disampaikan,” ucapnya sembari meminta doa agar tetap istiqomah dan amanah dalam memimpin Kabupaten Merangin.
Bupati yang sengaja datang lebih awal sejak pukul 06.30 WIB ini mengajak seluruh jemaah untuk menyambut Iduladha dengan penuh kegembiraan yang bermakna, sekaligus bersama-sama memakmurkan masjid. (*)
DAERAH
Desa Empang Benao Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 826 Kg
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi serah terima bantuan ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari Ruang Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin.
Sapi kurban yang diberikan merupakan jenis Simental dengan bobot pakan mencapai 826 kilogram. Bantuan ini dialokasikan untuk masyarakat di Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang, dan akan disalurkan melalui pengurus Masjid Jami’ Nurul Falah.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden atas perhatian yang diberikan kepada warga Merangin.
“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pemberian sapi Bantuan Masyarakat (Banmas) ini. Sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Daryanto.
Daryanto juga menambahkan bahwa sapi jenis Simental tersebut tidak didatangkan dari luar daerah, melainkan dibeli langsung dari peternak lokal Merangin, yaitu Irwanto, warga Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan.
“Semoga dengan adanya kegiatan Banmas ini akan memacu para peternak lokal untuk terus mengembangkan peternakannya. Kami juga berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Merangin bisa kembali mendapatkan program bantuan ini,” tuturnya. (*)



