unja
UNJA Gelar Safari Ramadhan ke-8 Guna Lebih Dekat Dengan Masyarakat dan Calon Mahasiswa
Jambi – Universitas Jambi (UNJA) kembali melanjutkan kegiatan Safari Ramadan ke-7 yang berlangsung di Masjid Misbaahul Jannah, Sei. Kambang, pada Kamis, 13 Maret 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi., beserta para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, para dosen, serta jajaran civitas akademika UNJA lainnya. Selain itu, pengurus Masjid Misbaahul Jannah, Prof. Dr. Drs. Sukendro, M.Kes AIFO., dan para jamaah yang turut serta dalam kegiatan penuh makna ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar serta mengenalkan UNJA lebih luas lagi.
Rektor UNJA, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini merupakan salah satu upaya UNJA untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memperkenalkan kampus Pinang Masak kepada calon mahasiswa.
“Pada malam ini UNJA melaksanakan Safari Ramadan ke-7 dilingkungan terpelajar Masjid Misbaahul Jannah. Masjid ini sangat berarti bagi kami, karena penuh denga kenangan. Dari kecil, saya sudah di Jambi dari tahun 1984 sampai tahun 2025 sekarang dan kami hijrah ke Mendalo Darat. Kedatangan kami sebagai pimpinan UNJA dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat jamaah lingkungan Masjid Misbaahul Jannah. Kami juga membuka seluas-luasnya bagi putra dan putri dari lingkungan ini untuk melanjutkan kuliah di UNJA. Yang terpenting, prestasi akan menjadi perhatian utama, terutama bagi mereka yang memiliki prestasi luar biasa, seperti penghafal Al-Qur’an. Untuk Hafidz dan Hafidzah yang sudah sampai hafal 30 Juz, maka bisa memilih prodi apa saja yang diminati dengan syarat di tes terlebih dahulu. UNJA juga menerima saran dan masukan hal-hal yang perlu diperbaiki di UNJA,” ujar Rektor.
Ketua Pengurus Masjid Misbaahul Jannah, Prof. Dr. Drs. Sukendro, M.Kes AIFO., menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih yang mendalam atas kedatangan rombongan Safari Ramadan dari UNJA.
“Inilah, Pak Rektor, Masjid Misbaahul Jannah. Bapak adalah orang yang paling lama tinggal di daerah ini. Dahulu, saya pernah menjabat sebagai ketua masjid di sini, kemudian saya menyerahkan tugas tersebut kepada Pak Helmi yang dahulu menjadi tenaga masjid Misbaahul Jannah, dan kini saya kembali menjabat sebagai ketua masjid. Malam ini, kami sangat berbahagia menyambut kedatangan keluarga besar Universitas Jambi. Kunjungan seperti ini terakhir kali terjadi sekitar lima tahun lalu, saat safari Ramadan di masa kepemimpinan Pak Johni,” ujar Prof. Sukendro.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari UNJA kepada Masjid Misbaahul Jannah, diikuti dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Muhammad Sholeh S.Pd., M.Pd. Dalam kultumnya, ia mengajak para jamaah untuk menjaga lidah dan tangan di bulan suci Ramadan, sebagai upaya untuk meraih keberkahan dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
“Pada bulan suci Ramadan ini, menuntun kita untuk banyak bersyukur dan mawas diri. Ketika Allah sudah memberikan nikmat iman, kita perlu mawas diri. Pada malam ini, Allah memberikan ruang dan waktu serta kesempatan untuk kita bisa berjamaah sholat tarawih lagi. Kita sebagai manusia yang mengaku sebagai seorang muslim harus menjaga lidah dan tangan kita agar tidak menyakiti orang lain, karena setiap perbuatan buruk akan ada balasannya,” ujar Sholeh.
Safari Ramadan ini ditutup dengan pelaksanaan ibadah sholat Tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim UNJA dan masyarakat sekitar Masjid Misbaahul Jannah. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara UNJA dan masyarakat, serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
ADVERTORIAL
Antusias Tinggi, 3.560 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi SMM PTN-Barat di UNJA
Mendalo – Sebanyak 3.560 calon mahasiswa mengikuti Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi (UNJA). Pelaksanaan hari pertama seleksi dipantau langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor UNJA, di Kampus UNJA Mendalo, Buluran dan Telanaipura, Selasa, 17 Juni 2026.
Prof. Dr. Hafrida menjelaskan bahwa SMM PTN-Barat merupakan jalur seleksi terakhir penerimaan mahasiswa baru setelah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). SMM PTN-Barat ini diselenggarkan oleh konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Wilayah Barat yang terdiri dari 27 perguruan tinggi negeri, termasuk UNJA.
Menurutnya, pelaksanaan hari pertama ujian berjalan lancar tanpa kendala berarti. UNJA telah menyiapkan berbagai fasilitas dan dukungan guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan optimal.
“Hari ini kita melaksanakan hari pertama ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SMM PTN-Barat. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pada sesi pertama berjalan dengan baik. Mudah-mudahan hingga hari terakhir seluruh proses seleksi dapat terlaksana dengan lancar dan semua kebutuhan peserta dapat terfasilitasi dengan baik,” ujarnya.
Pelaksanaan SMM PTN-Barat di UNJA berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Juni 2026. Dari total 3.560 pendaftar yang mengikuti seleksi, terdapat empat peserta penyandang disabilitas yang mendapatkan layanan khusus selama ujian berlangsung.
Keempat peserta tersebut terdiri atas satu peserta tuna netra dan tiga peserta tuna rungu. Untuk memastikan aksesibilitas dan kenyamanan selama proses seleksi, UNJA menyediakan ruang ujian khusus serta pendamping bagi peserta yang membutuhkan.
“Dari 3.560 pendaftar terdapat empat peserta disabilitas, yaitu satu orang tuna netra dan tiga orang tuna rungu. Khusus peserta tuna netra akan mengikuti ujian di laboratorium tersendiri dengan pendamping yang telah disiapkan untuk membantu selama proses ujian,” kata Prof. Hafrida.
Prof. Hafrida berharap seluruh rangkaian pelaksanaan SMM PTN-Barat dapat berjalan lancar hingga hari terakhir tanpa hambatan yang berpotensi merugikan peserta.
“Harapan kami tentu Universitas Jambi bisa menyelenggarakan seleksi ini dengan baik dan lancar, tanpa kendala yang berarti. Jangan sampai ada hambatan yang dapat merugikan peserta, sehingga seluruh proses berjalan optimal dan para peserta dapat meraih kesuksesan di masa depan,” katanya.
Melalui jalur SMM PTN-Barat, UNJA berkomitmen menjaring calon mahasiswa yang berkualitas, memiliki dedikasi tinggi, serta mampu menyelesaikan pendidikan sesuai target akademik. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan dan daya saing institusi secara berkelanjutan. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
UNJA Fasilitasi Rakerda BPSMI Jambi, Komitmen Nyata Membangun Talenta Seni Mahasiswa Unggul
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat seni mahasiswa dengan memfasilitasi dan menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPSMI Jambi. Kegiatan yang berfokus pada Pembahasan Pelaksanaan PEKSIMIDA Provinsi Jambi Tahun 2026 ini berlangsung di Ruang Rapat Senat, Gedung Unifac Lantai 8, Kampus UNJA Mendalo, Kamis, 11 Juni 2026.
Sebagai tuan rumah, UNJA tidak hanya menyediakan fasilitas tempat, tetapi juga terlibat aktif dalam merumuskan arah pembinaan seni mahasiswa di tingkat regional.
Rakerda ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum BPSMI Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I. Ia menyampaikan bahwa BPSMI Jambi memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan seni mahasiswa di Provinsi Jambi.
Dr. Jamaluddin berharap seluruh program organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif pada prestasi mahasiswa. Ia juga mendorong keterlibatan aktif seluruh perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, baik dalam kepengurusan maupun program-program yang diselenggarakan BPSMI Jambi.
“Kami berharap seluruh perguruan tinggi dapat terakomodasi dalam organisasi ini, sehingga terbangun sinergi yang kuat dalam pembinaan seni mahasiswa. Ke depan, BPSMI Jambi diharapkan semakin aktif mempersiapkan program pembinaan yang berkelanjutan untuk dua tahun mendatang, sehingga mampu melahirkan mahasiswa berprestasi yang dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ujar Dr. Jamaluddin.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya pemanfaatan sarana dan prasarana kesenian sebagai ruang pengembangan kreativitas, salah satunya Taman Budaya. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas para seniman dalam berkarya dalam jangka waktu tertentu demi melahirkan karya berkualitas yang mengharumkan nama daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Dr. Sri Purnama Syam, SST., M.Sn., turut menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa pembangunan seni dan budaya membutuhkan sinergi kuat antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung penuh kegiatan BPSMI, termasuk memfasilitasi sarana fisik untuk seleksi daerah menuju ajang nasional.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi BPSMI untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Taman Budaya beserta gedung pertunjukannya dapat digunakan sebagai lokasi pelaksanaan seleksi tingkat daerah maupun persiapan menuju ajang nasional,” kata Dr. Sri.
Ia menambahkan, ketersediaan fasilitas ini diharapkan dapat membantu mahasiswa berlatih secara optimal, baik dari segi teknis maupun mental, dalam menghadapi ajang PEKSIMIDA dan kompetisi nasional lainnya.
Rapat Kerja ini diikuti secara antusias oleh Pimpinan dan Perwakilan Dosen Perguruan Tinggi Se-Provinsi Jambi, serta Pengurus BPSMI Jambi dan para dosen dilingkup UNJA.
Kolaborasi UNJA dan Pemerintah Provinsi Jambi ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan seni mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya inovasi berbasis nilai budaya lokal yang berprestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Wujudkan Laboratorium Profesional, UPA Laboratorium Terpadu UNJA Gelar Assessment ISO 17025:2017
Mendalo – Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan kegiatan Assessment Surveilance dan Witness ISO/IEC 17025:2017 pada Rabu, 10 Juni 2026 di Gedung UPA Laboratorium Terpadu UNJA Mendalo.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Asesor dari Balai Besar Industri Agro, Renawati, serta Asesor dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), Annisa Tiana Sheilayanti Putri.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim laboratorium atas persiapan yang telah dilakukan. Ia menegaskan bahwa mempertahankan akreditasi merupakan tantangan yang tidak kalah besar dibandingkan saat meraihnya pertama kali.
“Mempertahankan akreditasi itu sering kali lebih berat daripada mendapatkannya, karena kita memiliki beban mental tersendiri untuk menjaga standar tersebut. Namun, saya yakin betul Bapak dan Ibu semua sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Apapun nanti yang dikonfirmasi oleh tim asesor, insya Allah seluruh tim akan mampu menjawabnya,” ujar Prof. Hafrida.
Ia juga menambahkan bahwa UPA Laboratorium Terpadu memiliki visi besar untuk menjadi lembaga yang profesional dalam menunjang kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. UNJA sendiri terus mengevaluasi dan mendorong seluruh unit penunjang akademik untuk selalu menjalankan akreditasi sesuai tuntutan zaman.
“Tentu dalam asesmen tidak ada yang namanya tanpa catatan, seperti yang sering dialami para asesor. Catatan-catatan itu adalah hal biasa yang nantinya akan kita klarifikasi dan berikan data terbaik, sehingga ke depan laboratorium terpadu ini betul-betul mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPA Laboratorium Terpadu UNJA, Dr. Ir. Suparjo, M.P., menjelaskan pentingnya penilaian dari pihak eksternal ini. Menurutnya, status profesional sebuah laboratorium tidak bisa diklaim secara sepihak, melainkan harus diuji dan diakui oleh lembaga yang berkompeten.
“Ini adalah Surveilance kedua kita untuk mempertahankan akreditasi. Berdasarkan visi, kita ingin menjadi laboratorium yang profesional dalam meningkatkan Tridharma Perguruan Tinggi. Untuk mencapainya, kita harus patuh pada panduan, pedoman, serta standar yang berlaku. Lewat penilaian eksternal inilah kita diuji apakah masih tetap berada di koridor yang telah ditetapkan,” ucap Dr. Suparjo.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak laboratorium telah melakukan berbagai perbaikan berkelanjutan dari evaluasi-evaluasi sebelumnya. Ia turut menyampaikan harapannya agar ke depan fasilitas laboratorium dapat terus dikembangkan, mengingat potensi besar UPA Laboratorium Terpadu yang tidak hanya terbatas pada analisis pengujian, tetapi juga pengembangan pelatihan bagi pihak luar.
Pelaksanaan asesmen yang berlangsung hingga sore hari ini dibagi ke dalam dua fokus utama demi efektivitas penilaian. Ketua Asesor, Renawati, memimpin jalannya penilaian di bidang teknis pengujian. Di sisi lain, Annisa Tiana Sheilayanti Putri bertindak sebagai asesor untuk meninjau konsistensi dari sistem manajemen laboratorium.
Melalui standardisasi internasional ISO/IEC 17025:2017 ini, UPA Laboratorium Terpadu UNJA menegaskan komitmen penuhnya untuk terus menyajikan layanan pengujian yang profesional, objektif, dan kredibel demi mendukung ekosistem riset dan akademik di lingkungan UNJA. (www.unja.ac.id)



