Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah, Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Kehormatan Pangkogabwilhan I ke Tanjab Barat

DETAIL.ID

Published

on

Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyambut kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibisono, beserta rombongan dalam rangka kunjungan kehormatan ke Kabupaten Tanjungjabung Barat, pada Senin, 2 Juni 2025.

Penyambutan dilakukan dalam dua rangkaian, dimulai pada siang hari di Hotel AW Syariah, Kuala Tungkal, dan dilanjutkan malam harinya dengan jamuan ramah tamah di Rumah Dinas Bupati.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut, unsur Forkopimda, Wakil ketua DPRD, Ketua TP-PKK Tanjungjabung Barat, Sekretaris Daerah Tanjung jabung Barat, Ketua DWP Tanjungjabung Barat, Pejabat Tinggi Pratama, Administrator lingkup Pemkab Tanjungjabung Barat dan jajaran perwira dari Kodim 0419/Tanjungjabung.

Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas kunjungan Pangkogabwilhan I ke daerah yang dikenal sebagai “Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan”. Ia menyebut, kehadiran pimpinan tertinggi di jajaran Kogabwilhan I merupakan kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara TNI dan pemerintah daerah, serta menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pertahanan dan mendorong pembangunan wilayah, khususnya kawasan pesisir yang strategis,” ucap Bupati.

Pada malam harinya, Pangkogabwilhan I beserta rombongan dijamu dalam acara ramah tamah di Rumah Dinas Bupati. Didampingi Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, M.Ag., Bupati kembali menyampaikan ucapan selamat datang, sekaligus memperkenalkan kondisi geografis dan potensi daerah Tanjungjabung Barat yang memiliki posisi strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP-PKK juga menyerahkan cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas kunjungan kehormatan Letjen TNI Kunto Arief Wibisono ke Tanjungjabung Barat.

Dalam arahannya, Pangkogabwilhan I menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dihadapkan pada tantangan strategis, mulai dari posisi geografis, konflik kepentingan antarnegara, isu perbatasan wilayah, hingga kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan manusia yang belum berkelanjutan.

“Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengendalian operasi gabungan pertahanan negara di wilayah barat Indonesia, Kogabwilhan I memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan merespons berbagai potensi ancaman, baik militer maupun non-militer,” ujar Letjen Kunto.

Ia turut memaparkan konsep pembangunan kawasan dan desa mandiri berbasis ekosistem lingkungan, yang menjadi salah satu strategi pertahanan nirmiliter. Dalam konsep tersebut, dikembangkan berbagai inovasi seperti teknologi pertanian berkelanjutan, pengolahan sampah, hingga rekayasa teknologi mandiri yang semuanya merupakan hasil karya anak bangsa.

“Tujuan kami adalah menciptakan kemandirian teknologi nasional yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing, sekaligus memperkuat ketahanan nasional di segala lini,” tuturnya.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara Letjen TNI Kunto Arief Wibisono dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanjungjabung Barat, membahas peluang sinergi serta penguatan pertahanan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.

Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember⁠.

Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.

Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.

Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP Pemohon
  2. Surat Kartu Keluarga (KK)
  3. Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
  4. Mengisi Formulir Pendaftaran

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.

“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.

Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.

“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.

Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.

Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember

DETAIL.ID

Published

on

Rapat Koordinasi SPPG Jember, Senin (2/3/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.

Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.

Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.

Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.

Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.

“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.

Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.

“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.

Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.

“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.

Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.

“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.

Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.

“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa

DETAIL.ID

Published

on

Kepala DPMD Jember, Adi Wijaya. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.

Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.

Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.

Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.

“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.

DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.

Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.

“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs