PERISTIWA
Hasbi Anshory Reses Bersama Pemkab dan Kader NasDem Merangin
DETAIL.ID, Merangin – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Hasbi Anshory menggelar reses pekan kedua bersama Pemerintah Kabupaten Merangin, anggota DPRD dan seluruh kader NasDem di daerah itu.
Reses berlangsung di ruang pola 2 Kantor Bupati Merangin tanpa dihadiri Bupati, Wakil Bupati dan Sekda. Ia cuma didampingi Staf Ahli dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hasbi tetap antusias menyampaikan tupoksi dia sebagai anggota DPR RI Dapil Jambi. Meski demikian, mantan anggota DPD RI periode 2009 – 2014 mengaku sedikit kecewa.
“Merangin pada reses yang kedua ini sengaja saya datangi karena datuk saya orang Merangin daerah Rantau Panjang. Saya dapat suara di Rantau Panjang 2.700 lebih. Saya tidak akan meninggalkan Merangin dalam keadaan apa pun,” kata Hasbi dalam sambutannya, Rabu (11/3/2020).
Baca Juga: Reses di Ponpes Ummul Masakin, Hasbi Anshory Berikan Ambulans
Ia berujar dalam waktu dekat akan menyerahkan satu unit ambulans di Rantau Panjang bantuan BRI selalu mitra kerja Komisi XI. Ia berharap jabatannya sebagai anggota DPR RI bisa dimanfaatkan masyarakat Merangin.
“Sehingga saya bermanfaat untuk masyarakat. Kalau saya tidak dimanfaatkan masyarakat, saya akan merasa bersalah sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Habsi Anshory mengaku sedikit kecewa tanpa kehadiran pejabat tinggi Merangin. Ia berujar meski tanpa kehadiran Bupati dan Wakil Bupati, pertemuan seperti ini akan kembali dilakukan.
“Jambi memang harus banyak perhatian, kita terlalu lengah dengan otonomi daerah, tapi 70 persen dana berada di pusat,” ucapnya.
Hasbi Anshory kemudian melanjutkan reses bersama pengurus DPC dan anggota DPRD Kabupaten Merangin Fraksi NasDem turut hadir. Peserta reses diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi.
“Kita mau merapatkan barisan persiapan pemilu 2024. Kita tidak ingin partai NasDem habis pemilu selesai, habis pemilu selesai,” katanya.
Bila kader NasDem tidak bergerak sejak kini, Hasbi Anshory khawatir mesin politik NasDem otomatis terhenti. Ia mempunyai rencana pembentukan dewan pimpinan ranting setiap desa.
“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kader NasDem telah siap,” ujarnya.
Hasbi Anshory tergabung dalam Komisi XI DPR RI. Mitra kerja Komisi XI di antaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Perbankan. Ia akan memperjuangkan semua aspirasi masyarakat dan kader NasDem yang merupakan wilayah Komisi XI.
“Yang merupakan wilayah komisi teknis lain akan saya sampaikan dengan teman-teman Fraksi NasDem. Sebab masyarakat tidak tahu saya duduk di komisi berapa. Mereka tahu anggota DPR mewakili rakyat,” ucapnya.
Reporter: Ardian Faisal
PERISTIWA
Remisi Natal, Satu WBP di Jambi Langsung Bebas
Jambi — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi memberikan Remisi Khusus Natal Tahun 2025 kepada 105 warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani di wilayah Jambi.
Dari jumlah tersebut, satu orang WBP langsung bebas setelah menerima remisi.
Pemberian remisi dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025 dan diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, mengatakan bahwa remisi merupakan hak bersyarat bagi warga binaan yang beragama Nasrani dan rutin diberikan setiap perayaan Natal.
“Ini adalah hak bersyarat yang kami berikan kepada warga binaan Nasrani pada setiap perayaan Natal,” ujar Irwan, Kamis 25 Desember 2025.
Ia menjelaskan, dari 105 WBP penerima remisi, sebanyak 104 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana sehingga masih harus menjalani sisa hukuman.
Sementara satu orang lainnya memperoleh Remisi Khusus II (RK II) dan langsung bebas setelah remisi diberikan.
Menurut Irwan, pemberian remisi merupakan bentuk komitmen negara dalam menjunjung prinsip keadilan, kemanusiaan, dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Remisi diberikan secara selektif, objektif, dan akuntabel, setelah warga binaan memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta aktif mengikuti program pembinaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai penghargaan atas perubahan perilaku dan kesungguhan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
Melalui pemberian Remisi Khusus Natal 2025 ini, Kanwil Ditjenpas Jambi berharap warga binaan dapat memperkuat nilai keimanan, menyadari kesalahan serta siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.
Kanwil Ditjenpas Jambi, lanjut Irwan, terus berkomitmen menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat sesuai dengan semangat reformasi pemasyarakatan. (*)
PERISTIWA
Arus Lalu Lintas Jelang Natal di Jambi Kondusif, Polisi Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Jambi – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi mencatat kondisi arus lalu lintas di wilayah Provinsi Jambi menjelang perayaan malam Natal, 25 Desember 2025 masih terpantau kondusif. Hingga saat ini, belum terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono pada Rabu sore 24 Desember 2025. Ia mengatakan situasi lalu lintas secara umum masih berjalan normal dan terkendali.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Beberapa wilayah di Provinsi Jambi dilaporkan telah mengalami bencana alam, seperti tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Kerinci.
“Untuk mengantisipasi dampak bencana, Ditlantas Polda Jambi telah berkoordinasi dengan BPJN serta Dinas PUPR guna menempatkan alat berat di sejumlah titik rawan bencana,” ujar Kombes Pol Adi Benny.
Selain pengamanan jalur lalu lintas, Ditlantas Polda Jambi juga telah menyiagakan pos pelayanan di sejumlah gereja yang menggelar ibadah Natal. Penempatan pos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.
“Dalam pengamanan ini, kami juga melibatkan sejumlah stakeholder terkait untuk mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Natal,” ujarnya.
Reporter: Juan Ambarita
PERISTIWA
Syaiful Kipli dan Ali Abdullah Pimpin KSPSI AGN Provinsi Jambi, AGN Tekankan Dewan Pengupahan Perjuangkan Kenaikan UMP 2026
Jambi – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, DPD Provinsi Jambi kembali dipimpin oleh Syaiful Kipli dan Ali Abdulah. Keduanya terpilih secara aklamasi dalam forum Konferda DPD KSPSI Provinsi Jambi yang digelar di Grand Hotel, Minggu 21 Desember 2025.
Ketua DPD KSPSI AGN Provinsi Jambi, Syaiful Kipli menyampaikan rasa terimakasih atas amanah dari para anggota untuk kembali memimpin KSPSI Jambi. Menurutnya, kedepan KSPSI AGN Jambi akan fokus pada pendampingan hak-hak buruh secara masif di seluruh DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
“Terimakasih, pada Konferda ini telah terjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita. Terimakasih juga pada Presiden KSPSI AGN, pak Andi Gandi Nena Wea yang telah jauh-jauh dari Jakarta ke Jambi untuk memantau Konferda kita sekaligus melantik pengurus baru periode 2025-2030,” ujar Syaiful Kipli, Minggu 21 Desember 2025.
Di depan para anggota, Syaiful Kipli kembali menekankan bahwa kedepan pihaknya bakal berfokus pada konsolidasi internal dan eksternal untuk mengembangkan organisasi demi pemenuhan hak-hak kaum pekerja.
Konferda DPD KSPSI AGN Provinsi Jambi juga turut dihadiri oleh DPD KSPSI AGN Provinsi Sumatera Barat. Presiden KSPSI AGN, Andi Gani Nena Wea, pun langsung melantik secara resmi ke-2 pengurusan KSPSI tingkat Provinsi tersebut.
“Kami berharap organisasi KSPSI bisa profesional, modern dan juga mandiri. Ini harus diikuti oleh teman-teman pengurus daerah,” ujar Andi Gani.
Diainggung soal sikap terkait UMP tahun 2026, Presiden KSPSI tersebut menekankan agar seluruh Dewan Pengupahan mulai dari tingkat nasional hingga ke daerah memaksimalkan perjuangan bagi kenaikan UMP dengan kisaran 6,5 persen hingga 8 persen.
“KSPSI mengintruksikan agar seluruh Dewan Pengupahan di tingkat daerah, nasional untuk maksimal memperjuangkan persentase yang tinggi, atau paling tidak sama dengan tahun 2025,” ujarnya.
Reporter: Juan Ambarita

