Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Wakil Bupati BBS Dampingi Forkopimda Provinsi Jambi Cek Pos Pencegahan COVID-19

Published

on

Pencegahan COVID-19

detail.id/, Muaro Jambi – Unsur Forkopimda Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke lokasi Pos Terpadu Gugus Tugas pencegahan COVID-19 yang berada di Km 41 Desa Suka Damai, Kecamatan  Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan pengecekan pos pencegahan COVID-19 tersebut berlangsung sekira pukul 08.30 WIB pada Rabu (1/4/2020).

Rombongan Forkopimda Provinsi Jambi yang turun melakukan pengecekan adalah Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum, Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Firman Shantyabudi, M. Si, Kasrem 042 GAPU Letkol Arh Hary Sasono Utomo, S.H, Karo Log Polda Jambi Kombes Pol. Linggo Wijanarko, S.H., M. Si, Dir Lantas Polda Jambi Kombes Pol. Heru Sutopo, S.I.K, dan Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. M. Edy Faryadi, S.H., S.I.K., M.H.

Selain itu, turut hadir dalam rombongan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Kuswahyudi Tresnadi, S.I.K, Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. Julihan Muntaha, S.I.K, Koorspripim Polda Jambi Kompol Andi Odang Riuh, S.I.K., M.H, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi a.n Varial Adhi Putra, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dr. Samsiran Halim, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H, Kepala Sat Pol PP Provinsi Jambi Drs. H. Apani Syaharuddin, dan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Johansyah.

Kunjungan kerja unsur Forkopimda Provinsi Jambi ke Pos Terpadu Gugus Tugas pencegahan Covid-19 yang berada di perbatasan Provinsi Jambi – Sumatra Selatan diterima langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M ditemani Dandim 0415/BTH Kolonel Inf. J. Hardianto, S.IP dan Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto, S.I.K., M.H.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam kunjungan kerja tersebut berupa pengecekan pos kesehatan dan pos terpadu batas Jambi – Sumsel dan pemberian bantuan peralatan kesehatan berupa alat pengecek suhu tubuh, masker dan sarung tangan.

[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]

Selain itu, rombongan tersebut turut menggelar sesi tanya jawab dan diskusi seputar langkah pencegahan COVID-19 di perbatasan Jambi – Sumsel, termasuk melaksanakan pengecekan kendaraan bus dan penumpang yang masuk dari wilayah Sumsel ke Jambi dan penyemprotan cairan disinfektan pada kendaraan.

Rangkaian kegiatan tersebut berakhir sekira pukul 10.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif.

Wakil Bupati Muaro Jambi,  Bambang Bayu Suseno, SP MM dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jambi beserta rombongan yang telah berkenan mengunjungi dan melakukan pengecekan langsung di Posko Penanganan COVID-19 yang berlokasi di Muaro Jambi.

“Kita hari ini ditinjau oleh tim COVID-19  Provinsi Jambi karena daerah kita berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan. Untuk itu maka perlu kewaspadaan, kemudian mendata, kemudian melakukan pengecekan kesehatan terhadap masyarakat yang memasuki Provinsi Jambi melalui pintu masuk ini,” kata Bambang Bayu Suseno, Rabu (1/4/2020).

Bambang Bayu Suseno mengatakan bahwa tim gugus tugas Kabupaten Muaro Jambi akan intens melakukan upaya-upaya penanganan guna mencegah penyebaran wabah virus corona di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

“Mudah-mudahan upaya ini dapat mencegah penyebaran wabah virus corona di Kabupaten Muaro Jambi khususnya dan provinsi umumnya,” ujar pria yang akrab disapa BBS ini.

BBS tidak lupa mengimbau kepada petugas di lapangan maupun masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan COVID-19. Mereka diingatkan agar melakukan social distancing, membiasakan pola hidup sehat, dan berdiam di rumah. Hal itu bertujuan agar mata rantai penyebaran virus corona bisa berlalu secepatnya.

“Saya juga mengimbau kepada kepala desa dan RT untuk mengupdate atau memantau masyarakatnya yang baru datang dari luar kota, selain itu jika ada kondisi warganya yang menurun atau mengalami sakit segera laporkan ke tim gugus tugas,” kata Bambang Bayu Suseno. (Advertorial)

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait gowes bareng di Kebun Sumberwadung, Senin (5/10/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.

Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.

Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.

Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.

Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.

Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.

Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.

Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.

“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.

Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.

Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.

Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.

“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.

Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.

Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.

Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.

Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.

Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.

“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.

Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.

“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember

DETAIL.ID

Published

on

HUT ke-81 TNI di Makodim 0824 Jember, Senin (5/10/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.

“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.

Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.

“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.

Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs