Connect with us
Advertisement

PENJURU

Benarkah Jose Mourinho Dipecat Tottenham Karena Tolak ESL?

Published

on

detail.id/, London – Tottenham Hotspur dikabarkan telah mengakhiri kerjasama dengan pelatih mereka, Jose Mourinho. Sejumlah jurnalis dan media ternama telah mengabarkan pemecatan pelatih asal Portugal tersebut , Senin 19 April 2021.

Salah satu yang memberikan informasi adalah Fabrizio Romano. Jurnalis Sky Sports tersebut menyampaikan melalui akun Twitter-nya, bahwa Jose Mourinho resmi telah meninggalkan Spurs.

“Jose Mourinho dipecat hari ini oleh Tottenham, dikonfirmasi. Dia meninggalkan klub,” tulisnya.

“Ryan Mason akan mengambil alih hingga Juni bersama dengan Chris Powell. Petinggi Tottenham akan mencari manajer baru di musim depan, siap untuk membuka pembicaraan segera,” tambahnya.

Pemecatan Jose Mourinho di tengah kabar adanya Liga Super Eropa. Ada 12 klub yang sudah menyatakan bergabung, salah satunya adalah Tottenham Hotspur.

Trevor Azul, kepala koresponden Ekonom Olahraga Eropa, dan RTL menyampaikan bahwa Jose dipecat setelah menolak melatih pemainnya di tempat latihan, setelah Tottenham masuk ke Liga Super Eropa.

Sebanyak 12 klub sudah menyatakan bergabung dan pendiri Liga Super Eropa. Mereka adalah enam klub Inggris, Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur. Selanjutnya dari Spanyol, Atletico Madrid, Barcelona, Real Madrid, Dari Italia di wakili AC Milan, Inter Milan, dan Juventus.

Direktur Liga Super Eropa dijabat oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Dia didampingi pemilik Man United, Joel Glazers, pemilik Juventus, Andrea Agnelli sebagai wakil direktur.

UEFA merilis pernyataan bersama dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris, Liga Premier, Federasi Sepak Bola Spanyol, La Liga dan Federasi Sepak Bola Italia, serta Serie A, mengatakan mereka akan “tetap bersatu” dalam mencoba menghentikan perpecahan, menggunakan tindakan peradilan dan olahraga jika diperlukan.

Asosiasi Klub Eropa, yang mewakili klub-klub Eropa, juga mengecam Liga Super Eropa. “Sangat menentang dengan model liga super tertutup,” kata mereka.

Sementara itu Asosiasi Suporter Sepakbola mengatakan rencana itu dimotivasi oleh keserakahan.

Alasan pemecatan

Belum ada informasi valid terkait alasan di balik pemecatan Jose Mourinho. Salah satu rumor menyebutkan bahwa pemecatan Jose Mourinho berkaitan dengan kehebohan wacana European Super League yang salah satu klub pelopornya adalah Tottenham Hotspur.

Mourinho yang tidak setuju dengan wacana European Super League disebut menolak membawa para pemain Tottenham ke tempat latihan. Namun, pakar transfer dunia, Fabrizio Romano, menyebut bahwa pemecatan Jose Mourinho tidak berhubungan dengan wacana European Super League atau Liga Super Eropa.

Fabrizio Romano pun mengatakan bahwa Mourinho tidak pernah menolak untuk menjalani latihan bersama pemain Tottenham. Menurut Fabrizio Romano, Mourinho dipecat karena hasil yang diraih Tottenham pada musim ini.

“Pemecatan Jose Mourinho tidak berkaitan dengan Liga Super, dan dia tidak pernah menolak untuk mengikuti pelatihan hari ini. Dia dipecat karena hasil, tidak ada yang lain,” tulis Fabrizio Romano di akun Twitter pribadinya.

 

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs