Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Pj Gubernur Jambi Luncurkan Program Entrepreneur Muda

Published

on

KOTA JAMBI – Pj Gubernur Jambi Dr Hari Nur Cahya Murni MSi meluncurkan program entrepreneur muda “Revitalisasi SMAN 5 Provinsi Jambi Menuju Generasi yang Kreatif dan Berdaya Saing Tinggi.” Peluncuran program ini dilaksanakan di Aula SMAN 5 Kota Jambi, Selasa (15/6).

Program revitalisasi SMAN 5 ini bekerjasama dengan Universitas Batanghari, dan dirumuskan salah satunya oleh Bappeda Provinsi Jambi. Program ini diisi dengan 11 program yang diharapkan dapat menumbuhkan kemampuan generasi muda untuk berjiwa kewirausahaan. Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I Setda Provinsi Jambi Drs.Apani Saharuddin, Rektor Unbari H Fachruddin Razi SH MH, Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kota Jambi, dan OPD dan pejabat terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

Sebelas Program revitalisasi yang dilakukan di SMAN 5 adalah pelatihan barista, pelatihan fotografi, pelatihan batik Jambi dan Handcraft, pelatihan film pendek, pelatihan coding and programmer, pelatihan content creatif, pelatihan public speaking, pelatihan make up artist, pelatihan tour guide, kreasi masakan Jambi dan pelatihan digital marketing.

Dijelaskan oleh Pj Gubernur bahwa Kewirausahaan telah menjadi topik hangat dalam diskusi di berbagai kalangan, dari akademisi, pembuat kebijakan sampai pelaku usaha. “Namun kita juga sangat menyayangkan berapa banyak anak-anak muda kita yang tidak memiliki skill (keterampilan) ketika mereka telah lulus dari bangku pendidikan (SMA). Dengan dasar pemikiran inilah keterpanggilan Pemeritah Provinsi Jambi ingin menjadikan SMA N 5 sebagai Role Model sekolah pencetak kewirausahaan di Provinsi Jambi,” ujar Pj Gubernur.

Pj Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Universitas Batanghari yang telah membantu mendorong penciptaan entrepreneur muda di kalangan sekolah menengah atas, dan juga telah membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi. “Kegiatan ini merupakan suatu upaya mendorong penumbuhkembangan wirausaha muda di Provinsi Jambi, sehingga dapat menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di daerah, yang pada akhirnya dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi secara nasional,” katanya.

Sementara itu Kepala Bapedda Provinsi Jambi Doni Iskandar menyatakan bahwa program ini adalah pesan khusus dari Pj Gubernur untuk kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Jambi. “Saya selaku Kepala Bappeda Provinsi Jambi menyampaikan bahwa ke depan tidak hanya SMAN 5. SMAN 5 kita jadikan pilot project, nanti ke depan model yang harus sama di sekolah-sekolah lain . Bapak Ibu sekalian kita bersepakat dan juga sudah mencoba merumuskan sistem penganggaran pemerintah, nanti tidak mengubah struktur APBD, kita akan melibatkan seluruh dinas teknis terkait,” ujar Doni.

Sebelumnya juga Rektor Unbari, H Fachruddin Razi SH MH menyatakan bahwa munculnya program ini adalah ide dan gagasan dari Pj Gubernur Jambi.” Kami sangat mengapresiasi dengan dipilihnya Universitas Batanghari untuk kita bersama-sama bekerjasama membina anak-anak kita ini, menjadi orang-orang yang nantinya akan terbentuk generasi muda yang memiliki keahlian, kreatif dan memiliki daya saing, dan diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik,” kata Rektor.

Rektor juga mengharapkan dengan program ini nanti SMA Negeri 5 provinsi Jambi ini adalah sekolah pencetak entrepreneur muda.” Pada tahun pertama berjalan kita berharap program tersebut dapat meningkatkan penguasaan atas tujuan program dengan cara praktek, magang, dan menambah variasi program bagian yang di sesuaikan dengan kebutuhan pasar, kemudian mampu melahirkan generasi muda yang memiliki daya serap tinggi di dunia industri dan bisnis berbasis teknologi digital dengan tetap mengakar pada potensi sosial budaya di Jambi,” katanya.

ADVERTORIAL

Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat meminta Nakes siaga di kawasan wisata. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.

Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.

Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.

“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember berpidato dalam Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.

Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.

Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.

Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.

Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.

“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.

Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.

“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.

Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.

“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs