ADVERTORIAL
Rapat Tim Formatur Muswil IX Finis, Bupati Batanghari Sah Ketua DPW PPP
detail.id/, Batanghari – Tim formatur Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jambi menggelar rapat guna menentukan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai berlambang Ka’bah periode 2021-2026.
“Kemarin pukul 1 siang rapat formatur di Kantor DPP PPP Jakarta. Alhamdulillah hasil rapat menyepakati Muhammad Fadhil Arief (MFA) sebagai Ketua DPW PPP Jambi. Kita juga menginventarisir para pengurus,” kata Ketua DPC PPP Batanghari Syukron dikonfirmasi detail, Jumat 18 Juni 2021.
Syukron berujar usai memutuskan nama Ketua DPW PPP Jambi, pihaknya menunggu jadwal pelantikan MFA berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP yang ditandatangani Ketua DPP dan Sekjen PPP.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
“Hasil rapat formatur telah disampaikan oleh Ketua Formatur kepada Ketua DPW PPP Jambi. Pembentukan kepengurusan DPW PPP akan dilakukan secara kolaborasi,” ucapnya.
Hal ini mengingat kedepannya DPW PPP pasti membutuhkan keterwakilan DPC guna membesarkan partai. Ia menyakini tak ada lagi penolakan sejumlah DPC pasca rapat akhir formatur, karena keputusan DPP PPP mutlak dan sah.
“Legalitas sudah dijalani semua, saya pikir tak ada lagi gejolak. Meskipun pada waktu Muswil kemarin ada yang setuju ada yang tak setuju,” ujarnya.
Apakah Anda siap mendampingi MFA sebagai Sekjen DPW PPP Jambi? Syukron menjawab santai jika memang ada kemungkinan usulan dan pandangan teman-teman sah-sah saja.
“Namun pastinya Sekretaris harus mampu membantu Ketua membesarkan partai, baik itu kualitas maupun kuantitas,” katanya.
DPP PPP menargetkan Partai besutan Suharso Monoarfa harus menjadi pimpinan DPRD Jambi dan DPRD Kabupaten. Target penambahan kursi ini harus ada kerjasama antara DPP, DPW dan DPC serta seluruh kader PPP.
“Maksimal target kursi PPP boleh banyak, tapi minimal target delapan kursi. Walaupun partai ini sudah lama lahir, tapi gasnya tetap harus kencang. Apalagi PPP sudah banyak di isi anak-anak muda dan para senior,” ucapnya.
Kolaborasi tepat antara senior dan junior, kata Syukron akan menimbulkan hasil maksimal bagi kemajuan partai. Tiga bulan mendatang DPC PPP Batanghari akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) guna menentukan Ketua baru.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
“Kita masih menunggu perintah resmi dari DPP dan DPW PPP untuk pelaksanaan Muscab. Belum kepikiran mau mencalonkan lagi, kini fokus bekerja formatur dulu,” katanya.
Ketua DPW PPP Jambi Muhammad Fadhil Arief dikonfirmasi detail tak banyak berkomentar terkait hasil keputusan tim formatur Muswil IX di Kantor DPP PPP Jalan Diponegoro Jakarta Pusat.
“Wass, nunggu terimo SK dulu yo,” ucapnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Berikut nama-nama Tim Formatur PPP Provinsi Jambi yang memutuskan nama MFA sebagai Ketua DPW PPP Jambi periode 2021-2026.
- DR. Achmad Baidowi, S.Sos
(Ketua Formatur dari DPP PPP) - Evi Suherman
(Anggota dari DPW PPP Jambi) - H. Hurmin
(Anggota dari DPC Sarolangun) - Andi Oktavian
(Anggota DPC Kota Sungai Penuh) - Syukron
(Anggota dari DPC Batanghari)
Reporter: Ardian Faisal
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
DPRD Provinsi Jambi Siapkan Pansus Percepatan Jalan Khusus Batu Bara
Jambi – DPRD Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam mengawal penyelesaian pembangunan jalan khusus atau hauling batu bara di Provinsi Jambi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menyampaikan hal tersebut usai menerima audiensi dan surat resmi dari Keluarga Besar Pemuda Pancasila yang turut memberikan perhatian terhadap persoalan angkutan batu bara.
Menurut Hafiz, kemacetan akibat aktivitas kendaraan batu bara sudah menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat. Ia menegaskan pembangunan jalan khusus batu bara merupakan solusi jangka panjang yang tidak bisa lagi ditunda.
Proyek tersebut sebelumnya ditargetkan rampung pada 2024, namun hingga memasuki 2026 belum juga selesai. Sejumlah kendala di lapangan seperti penolakan, persoalan ganti rugi lahan, hingga izin pemakaian kawasan hutan produksi menjadi hambatan dalam proses pembangunan.
Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, DPRD berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) percepatan jalan batu bara sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap proyek strategis tersebut.
Berdasarkan rapat terakhir di rumah dinas gubernur, proyek ini diharapkan dapat diselesaikan pada Agustus atau September 2026.


