Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Pemprov Jambi Terima Bantuan Oksigen Cair 24,8 Ton

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengapresiasi langkah Tanoto Foundation memberikan bantuan oksigen yang saat ini sedang sangat dibutuhkan dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 di Jambi.

Penyerahan Oksigen dari Tanoto Foundation kepada Pemerintah Provinsi Jambi bertempat di halaman depan Rumah Dinas Gubenur Jambi, Sabtu 7 Agustus 2021.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten dan kota se Provinsi Jambi, TNI dan Polri, Aparat Penegak Hukum, berbagai instansi vertikal dan semua pemangku kepentingan bekerja sama dalam penanganan Covid-19, baik pencegahan, vaksinasi, maupun pengobatan.

“Dalam pengobatan pasien atau orang yang terpapar Covid-19, ketersediaan oksigen merupakan masalah yang kerap dihadapi, yakni bagi yang membutuhkan tambahan oksigen. Guna mengatasi permasalahan tersebut kita bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan dunia usaha dan organisasi sosial. Termasuk dengan Tanoto Foundation, dimana Tanoto Foundation beritikad baik membantu Provisi Jambi, dengan memberikan bantuan berupa Oksigen,” kata Al Haris.

“Kami sangat menghargai, sangat mengapresiasi niat baik dari Tanoto Foundation yang telah membantu Provinsi Jambi dan kami yakin bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi yang memang sangat membutuhkan oksigen dalam pengobatan Covid-19. Selanjutnya, kami akan menyalurkan oksigen ini kepada rumah sakit/instansi yang membutuhkan,” tambahnya.

Dikatakan Al Haris, dengan bantuan ini tentu menjadi harapan bagi kita semua. Jambi ini jangan pernah kekurangan oksigen.

“Maka hasil Inisiasi Bapak Kapolda berserta teman-teman semua, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jambi dan pimpinan Tanoto Foundation beserta seluruh jajaran. Kami tidak dapat membalas bantuan Saudara, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Yang Maha Kuasa lagi Maha Pemurah, membalaskannya berlipat ganda. Kami berharap Tanto Foundation terus memberikan bantuan serta semakin maju dan sukses dan terus berkontribusi untuk pambangunan daerah dan pembangunan nasional serta hadir untuk kemanusiaan,” ucap Al Haris.

Sebelumnya, Kapolda Jambi Irjend Pol A Rachmad Wibowo menjelaskan bahwa, kondisi di Jambi saat ini oksigen dalam keadaan aman, tetapi bisa saja tidak mencapai kondisi aman, itu kalau tidak ada bantuan dari berbagai pihak seperti Tanoto Foundation.

“Sudah lebih dari 3 minggu ini, kita berkerja ekstra lebih, ekstra capek, kita menambah oksigen dari kondisi kekurangan, disini kita ada satgas oksigen, yang dipimpin Dirlantas, Dir Intel, Dir Krimsus, beliau-beliau inilah yang menghitung alokasi oksigen di rumah sakit,” sebut Kapolda Jambi.

Sementara itu, Provincial Koordinator Tanoto Foundation Jambi, Medi Yusva menyampaikan, donasi ini adalah wujud komitmen Tanoto Foundation untuk berkerja sama mendukung pemerintah Indonesia Khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Jambi dan mereka yang terdampak pandemi, terutama di masa sulit ini.

“Kecepatan untuk bisa mendapatkan dan mendatangkan berbagai bantuan sangatlah penting, selain itu komunikasi yang terjalin baik dengan pemerintah memberikan informasi atas kebutuhan yang menjadi prioritas untuk dipenuhi sehingga dapat kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.

“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.

Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.

“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember

DETAIL.ID

Published

on

Layanan Adminduk dalam rangkaian Bunga Desaku. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.

Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.

Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.

Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.

Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.

Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.

Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.

“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.

Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.

Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.

Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.

“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.

Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa

DETAIL.ID

Published

on

Ardi Pujo Prabowo diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.

Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.

Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.

Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.

“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.

Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.

“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs