DAERAH
MFA Beserta Belasan Anak Buahnya Datangi Kantor Masnah Busro
DETAIL.ID, Batanghari – Bupati Batanghari, Jambi, Muhammad Fadhil Arief (MFA) bersama Wakil Bupati Bakhtiar dan sejumlah anak buahnya mendatangi kantor Masnah Busro, Jl. Lintas Timur No. 30, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi.
Masnah Busro adalah Bupati Kabupaten Muaro Jambi. MFA pernah menjadi bawahan Masnah dengan jabatan Sekretaris daerah (Sekda) sebelum dia terpilih dan menjabat Bupati menggantikan Syahirsah.
MFA melalui rilis resmi diterima detail, Senin 6 September 2021 mengatakan, kehadiran dirinya dalam rangka menjalin kerjasama dengan Pemkab Muaro Jambi guna meningkatkan mutu layanan publik demi percepatan kesejahteraan masyarakat.
“Kesepakatan bersama antara Pemkab Batanghari dan Pemkab Muaro Jambi diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan publik terutama masyarakat yang bermukim di perbatasan kedua kabupaten,” ujarnya.
Mantan touke duku ini berharap melalui kerjasama Batanghari dan Muaro Jambi, keterbatasan yang dimiliki kedua kabupaten, baik dalam hal sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM) dapat teratasi dengan saling mendukung.
“Pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor, baik pemerintahan maupun sosial masyarakat. Sehingga menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mencari solusi agar mampu pulih dari dampak Covid-19 menuju kondisi normal baru,” ucapnya.
MFA punya pandangan era kebangkitan dari keterpurukan pandemi Covid-19 harus di songsong dengan inovasi dan kreatifitas cerdas. Pemerintah daerah selaku regulator dan eksekutor kebijakan pembangunan daerah dan nasional memerlukan perubahan pardigma baru.
“Mengingat situasi tatanan sosial, budaya dan pola pelayanan publik yang berubah akibat pandemi Covid-19,” kata suami Zulva.
Pemkab Batanghari dan Pemkab Muaro Jambi turut berkolaborasi dan bersinergi dalam pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan, perindustrian dan pekerja umum, penataan ruang, kependudukan, trantibum, kelautan dan perikanan, pertanian, kehutanan, energi dan sumber daya mineral, pariwisata dan sektor publik lainnya.
“Posisi strategis Kabupaten Muaro Jambi sebagai kabupaten satelit, pusat pemerintahan Provinsi Jambi tentu menjadi faktor pendukung tumbuhnya sektor jasa dan ekonomi yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
MFA ingin kerjasama antara Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga yang menjadi kendala dan hambatan layanan publik kepada masyarakat dapat diminimalkan dan kualitasnya meningkat.
Peningkatan mutu layanan publik dapat memberikan ekosistem yang baik bagi tumbuhnya usaha dan investasi. Kehadiran pelaku usaha dan investor sangat dibutuhkan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan sosial pasca pandemi Covid-19.
“Potensi SDA (Sumber Daya Alam) yang dimiliki oleh kedua kabupaten harus dijadikan sebagai sumber kesejahteraan masyarakat, kendala seperti kesiapan SDA harus menjadi pemikiran bersama,” ucapnya.
Editor: Ardian Faisal
DAERAH
Bupati M Syukur Canangkan Budaya Malu Datang Terlambat dan Buang Sampah Sembarangan
DETAIL.ID, Merangin – Hari Jumat, 29 Mei 2026 bukan hari libur, untuk itu seluruh pejabat dan pegawainya harus tetap masuk kantor mengikuti aktivitas Pemerintahan, kecuali yang melaksanakan Work From Home (WFH).
Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Bupati Merangin H M Syukur, pada sambutan acara Senam Sehat yang dilanjutkan Jumat Bersih, di jalan jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Jumat, 29 Mei 2026.
‘’Saya minta tolong telepon kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabatnya, yang belum hadir pada senam pagi ini. Kita undang pukul 06.30 WIB sekarang sudah pukul 08.02 WIB belum juga datang, bagaimana ini,’’ ujar Bupati.
Disiplin lanjut bupati harus terus ditegakan, tidak bisa di Pemerintahan para kepala OPD dan pejabatnya kerja semaunya saja. Untuk itu bupati minta surati kepala OPD dan pejabatnya yang sudah ditelepon tidak juga hadir.
Selain itu, bupati pada Senam Sehat yang diikuti ratusan pegawai di jajaran Pemkab Merangin tersebut juga menekankan, pentingnya mencanangkan ‘Budaya malu datang terlambat’ dan ‘Budaya malu buang sampah sembarangan’.
Usai Senam Sehat yang berlangsung meriah tersebut, bupati minta ke Asisten I Setda Merangin Sukoso, untuk memisahkan antara barisan pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB dengan pegawai yang datang setelah Pukul 07.000 WIB.
‘’Saya beri reward dengan memberikan Tumbler kepada pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB. Tolong ini dalam menempatkan diri di barisan harus penuh kejujuran, jangan datang terlambat masuk ke barisan yang disiplin,’’ ucap Bupati.
Usai Senam Sehat, bupati bersama rombongan bergeser ke Taman Kota Bangko, untuk bergotong royong. Tidak hanya para kepala OPD dan pejabat yang turun langsung membersihkan taman itu, tapi bupati juga mencabuti rumput serta memunguti sampah. (*)
DAERAH
Sholat Id di Durian Lecah, Bupati M. Syukur Temukan Jembatan Rusak, Minta Dinas PU Segera Perbaiki
DETAIL.ID, Merangin — Bupati Merangin, M. Syukur melaksanakan sholat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Pondok Pesantren, Desa Durian Lecah, Kecamatan Sungai Manau, Rabu, 27 Mei 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati A. Khafidh melaksanakan salat Id di Masjid Baitul Makmur kawasan Sungai Misang, Bangko.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan sejumlah komitmen penting terkait pembangunan infrastruktur, evaluasi kinerja pemerintahan, hingga sikap keterbukaannya dalam melayani masyarakat.
Hal paling menjadi sorotan adalah fasilitas publik. Dalam perjalanan menuju Masjid, Bupati M. Syukur melihat kondisi lantai jembatan gantung yang mulai rusak.
“Saya tadi lewat jembatan kita, saya lihat lantainya sudah agak sedikit rusak. Maka saya perintahkan Kadis PU untuk segera memperbaiki lantai jembatan demi keamanan masyarakat,” kata M. Syukur di hadapan jemaah.
Di hadapan para ulama, kiai, dan warga, Bupati yang telah menjabat selama satu tahun lebih ini secara berlapang dada menyampaikan permohonan maaf atas visi-misi pemerintahan yang belum terealisasi secara sempurna.
Ia mengajak pada momen Iduladha ini sebagai ajang untuk introspeksi diri dan saling berbagi. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyerahkan bantuan hewan kurban.
“Ada enam ekor sapi yang kami serahkan, dan salah satunya ada di Desa Durian Lecah ini. Silakan panitia untuk membagikannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati M. Syukur juga menjamin tidak ada sekat birokrasi kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Rumah dinas bupati selalu terbuka untuk masyarakat. Dan nomor handphone saya enggak pernah diganti. Silakan kalau ada persoalan-persoalan di tengah masyarakat, mohon kiranya bisa disampaikan,” ucapnya sembari meminta doa agar tetap istiqomah dan amanah dalam memimpin Kabupaten Merangin.
Bupati yang sengaja datang lebih awal sejak pukul 06.30 WIB ini mengajak seluruh jemaah untuk menyambut Iduladha dengan penuh kegembiraan yang bermakna, sekaligus bersama-sama memakmurkan masjid. (*)
DAERAH
Desa Empang Benao Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 826 Kg
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi serah terima bantuan ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari Ruang Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin.
Sapi kurban yang diberikan merupakan jenis Simental dengan bobot pakan mencapai 826 kilogram. Bantuan ini dialokasikan untuk masyarakat di Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang, dan akan disalurkan melalui pengurus Masjid Jami’ Nurul Falah.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden atas perhatian yang diberikan kepada warga Merangin.
“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pemberian sapi Bantuan Masyarakat (Banmas) ini. Sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Daryanto.
Daryanto juga menambahkan bahwa sapi jenis Simental tersebut tidak didatangkan dari luar daerah, melainkan dibeli langsung dari peternak lokal Merangin, yaitu Irwanto, warga Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan.
“Semoga dengan adanya kegiatan Banmas ini akan memacu para peternak lokal untuk terus mengembangkan peternakannya. Kami juga berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Merangin bisa kembali mendapatkan program bantuan ini,” tuturnya. (*)



