Connect with us
Advertisement

DAERAH

Soal Mutasi ASN Luar Daerah, MFA: Pagarnya Masih NKRI, Kecuali Pindah ke Malaysia

Published

on

DETAIL.ID, Batanghari – Bupati Batanghari, Jambi, MFA mengakui adanya migrasi aparatur sipil negara (ASN) luar daerah dalam waktu dekat. Pemilik nama lengkap Muhammad Fadhil Arief tak menyangkal migrasi ASN mulai menuai kisruh.

“Memang ada pegawai mutasi dari daerah lain. Konsep ASN sekarang sudah Nasional, siapa pun di Indonesia ini punya kesempatan dan kedudukan sama untuk mendapatkan pekerjaannya. Jadi ASN berskala Internasional lah, istilahnya begitu,” kata MFA dikonfirmasi detail, Kamis 9 September 2021.

Menurut dia tidak ada lagi hambatan antar wilayah, memang secara regulasi di Pusat belum, tapi rancangannya begitu. Bagaimana semua aparatur di Indonesia bisa berkarya di tempat lain mirip zaman Orde Baru.

“Zaman Orde Baru begitu kan. Jadi Kadis di Batanghari bisa dimutasikan jadi Kadis di Bungo, bisa jadi Kadis Provinsi,” ujarnya.

MFA mengakui juga ada beberapa ASN Batanghari akan mutasi ke luar daerah sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Ayah empat anak ini secara tegas berujar, ASN sekarang tak boleh alergi dengan ASN yang mutasi ke Batanghari atau ASN Batanghari mutasi ke luar daerah.

“Karena NKRI tidak dibatasi wilayah. Pagarnya masih NKRI, kecuali pindah ke Malaysia. Kondisi ini tidak loncat pagar, tapi masih dalam pagar. Cuma mungkin tamannya berbeda-beda, ada yang di dapur pindah ke ruang tamu, ada yang dari dapur pindah ke halaman depan,” ucapnya.

Ia mengatakan salah besar kalau ada yang bilang loncat pagar karena ASN ini se-Indonesia. ASN daerah bisa pindah ke Kementerian dan ASN Kementerian bisa pindah kesini (Batanghari). Kalau ada ASN berpendapat seperti itu, kata MFA, berarti dia belum utuh jadi ASN, belum memahami aturan berlaku.

“Alergi seperti itu tidak boleh. Contohnya saya dahulu pindak ke Muaro Jambi, setelah itu balik lagi ke Batanghari,” ujarnya.

Ia berharap jangan sampai isu migrasi ASN membuat seorang aparatur tidak mampu bersaing. MFA ingin aparatur Batanghari mampu bersaing dan dirinya selama menjabat Bupati ingin mencetak itu. Sebab pemerintah daerah lain saja menginginkan ASN Batanghari.

“Kepala daerah lain atau mungkin Gubernur nanti bilang orang Batanghari itu bagus-bagus pegawainya. Ini yang akan kita ciptakan di Batanghari, bukan malah alergi dia dengan persaingan,” katanya.

Mantan touke duku asal Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir berpendapat bahwa orang-orang hebat dilahirkan dari kompetisi. Demikian juga wartawan seperti itu, berkompetisi sesama wartawan.

“Hidup itu kompetisi dan tidak akan selesai sampai kita mati. Anak kita saja berkompetisi supaya di sayang orang tuanya. Jadi salah kalau ada istilah loncat pagar. Kalau ada yang loncat pagar, nanti ada yang tertusuk pagar,” ujar MFA mengakhiri sesi wawancara sembari terbahak-bahak.

Editor: Ardian Faisal

DAERAH

Gubernur Al Haris Gelar Open House di Rumah Pribadinya

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suasana hangat menyelimuti kediaman pribadi Gubernur Jambi, Al Haris di Lorong Kurnia, Kabupaten Merangin, Jambi pada Senin, 23 Maret 2026.

Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni beserta istri hadir dalam acara halal Bihalal hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Sekda M. Arif beserta istri yang datang memenuhi undangan Gubernur Jambi, Al Haris.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan untuk menjaga tali silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Ini adalah tradisi Idul Fitri, atau kerennya open house. Tujuannya agar kita bisa bersilaturahmi. Kami menyadari tidak mungkin bisa mendatangi rumah seluruh masyarakat di enam kabupaten/kota, maka forum inilah wadahnya,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menyoroti kekompakan antara Merangin dan Sarolangun. Ia sempat berseloroh mengenai Sekda Sarolangun yang merupakan “produk” Merangin, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional kedua daerah tersebut.

Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pembangunan di daerah.

Senada dengan Gubernur, Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menekankan pentingnya menghormati sejarah dan hubungan kekeluargaan antar wilayah. Ia mengibaratkan Merangin sebagai “Kakak Tua” bagi Sarolangun yang merupakan daerah pemekaran.

“Sayo selalu hormat terus. Sebab kalau kito melawan kakak tuo, kito beduso (berdosa) kan,” kata H. Hurmin berkelakar yang disambut tawa para tamu undangan.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Merangin atas sambutan dan kerja sama yang baik selama ini. Menurutnya, kerukunan antar pemimpin daerah menjadi modal utama dalam membangun Provinsi Jambi ke depan.

Acara yang berlangsung di hari ketiga Idulfitri ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat teras, tampak hadir pula jajaran Forkopimda dari kedua kabupaten, termasuk Kapolres Merangin, yang turut memperkuat sinergitas antara ulama dan umara. (*)

Continue Reading

DAERAH

Pukul Bedug dan Lepas Pawai Takbir, Bupati M. Syukur Ajak Pemuda Jaga Tradisi dan Inovasi

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suara gema takbir membahana di pusat Kota Bangko saat Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka perayaan malam kemenangan.

Prosesi ini ditandai dengan pemukulan bedug dan pelepasan rombongan pawai takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026.

Acara yang dipusatkan di jalur dua depan Kantor Diskominfo Merangin ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Merangin, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Danyon Brimob, serta Para Kepala OPD, tokoh masyarakat dan pemuka agama Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum sakral untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Namun, di balik kemeriahan lampu dan konvoi kendaraan, ia menekankan pentingnya esensi silaturahmi.

“Malam takbiran ini bukan hanya tentang kemeriahan atau pawai yang indah. Ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menjaga kekompakan seluruh masyarakat Merangin,” ujar M. Syukur.

Secara khusus, Bupati menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda di Kabupaten Merangin. Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan nilai luhur dengan modernitas.

“Kepada para pemuda-pemudi Merangin, saya titip pesan: jadilah generasi yang kreatif dan menjaga tradisi, namun tetap membawa kemajuan bagi daerah kita tercinta ini,” katanya.

Selain memberikan arahan terkait pembangunan daerah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, M. Syukur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh lapisan masyarakat jika terdapat kebijakan atau sikap pemerintah yang kurang berkenan selama ini.

Menutup arahannya, Bupati mengimbau agar para peserta pawai tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Ia meminta agar euforia kemenangan tidak lantas membuat masyarakat abai terhadap keamanan diri sendiri maupun orang lain.

Usai sambutan, bupati melepas keberangkatan iring-iringan kendaraan hias yang disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang jalur protokol Kota Bangko. (*)

Continue Reading

DAERAH

Monitoring Malam Takbir, Sekda Zulhifni Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri dan Panglima TNI

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Mewakili Bupati Merangin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, menghadiri kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.

Kegiatan yang berpusat di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat 2026, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan ini, merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Panglima TNI dari Polda Sumatera Utara.

Dalam pantauan tersebut, Sekda Zulhifni didampingi oleh Kasat Binmas Polres Merangin AKP Karto, Kasi Was Iptu Saipudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.

Berdasarkan laporan di lapangan, situasi menjelang Idul Fitri di Kota Bangko dan wilayah Kabupaten Merangin secara umum terpantau aman dan kondusif.

Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, khususnya di titik krusial Desa Sungai Ulak, tercatat ramai namun tetap lancar.

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan malam takbir di Kabupaten Merangin berjalan dengan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus kita perkuat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman,” ujar Zulhifni.

Guna menjamin keamanan pemudik dan warga lokal, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin telah menyiagakan beberapa titik strategis Pos Pelayanan (Posyan) Ketupat, di antaranya Posyan Kota Bangko, Posyan Sungai Ulak, Posyan Kecamatan Pamenang dan Posyan Kecamatan Tabir.

Di sela-sela kegiatan, Sekda Zulhifni memberikan imbauan khusus bagi para pemudik yang melintasi wilayah Merangin maupun warga Merangin yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.

“Saya berharap kepada masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan mudik agar selalu berhati-hati di jalan. Jangan memaksakan diri jika lelah, tetap jaga kesehatan agar bisa berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.

Hadir dalam pemantauan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala BPBD Sahiri, Kadis DKUMPP Andre Fransusman, Kadinkes dr. Irwan, Kadis PUPR Risdiansyah, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan dari Damkar, Parpora, Perhubungan, dan Kesbangpol. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs