ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Harap Advokat Jambi Ikut Mengawal Pembangunan Dalam Mewujudkan Jambi Mantap
detail.id/, Jambi – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris. S. Sos, M.H mengharapkan Advokat Provinsi Jambi ikut mengawal Pemerintahan Provinsi Jambi dalam mewujudkan Jambi MANTAP di bawah Al Haris Sani, kalau ada yang kurang pas di masyarakat tolong kami di ingatkan, kalau bengkok tolong diluruskan, kalau ada yang salah tolong di sampaikan dan kasih tahu, kami menerima masukan yang positif, demikian di sampaikannya, Saat Jamuan Coffe Morning dan silaturrahmi bersama Advokat se-Provinsi Jambi, bertempat di ruang VIP rumah dinas Gubernur, minggu 17 Oktober 2021.
“Sebenarnya pertemuan dan silaturrahmi ini sudah lama kami inginkan, tetapi karena pada saat ini kita masih dalam suasana pandemi Covid-19, jadi terpaksa di mundurkan, hingga suasana memungkinkan, alhamdulillah, saat ini covid sudah beranggsur agak melandai, mudah mudahan bisa hilang di Provinsi jambi kita bisa melaksanakan aktifitas seperti sedia kala,” ujar Al Haris
Tujuan dari kegiatan Coffee Morning untuk membangun komunikasi dan silaturahmi antar kita semua melalui seruput kopi terjalin kehangatan dan ide-ide baru dalam meningkatkan masukan masukan positif dalam pembangunan Jambi di masa mendatang
“Perlu dilakukan rutinitas coffee morning, untuk membangun komunikasi sebagai salah satu sarana untuk mengetahui kinerja pemerintahan di semua bidang, menampung, informasi, usulan dan saran demi hasil yang lebih baik serta harapan peningkatan kinerja yang lebih kredibilitas kerja serta masukan positif dalam bersama membangun Jambi,” ucap Al Haris.
Selain itu Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Advokat Provinsi Jambi yang telah mengawal pemilihan Gubernur Jambi, hingga sampai selesai penentuan kemenangan. “Saya dan Pak Abdullah Sani mengucapkan terima kasih kepada seluruh Advokat Provinsi Jambi yang ikut mengawal pemilihan Gubernur hingga sampai selesai penentuan kemenangan, sehingga Pilkada berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Al Haris.
“Sekarang ini ada lagi pekerjaan besar Advokat Provinsi jambi yaitu ikut mengawal pembangunan Provinsi Jambi dalam mengisi pembangunan, di Provinsi Jambi, serta dapat memberikan saran dan masukan yang dapat di gunakan sebagai sarana menunjang pelaksanaan tugas ke depannya, sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud secara optimal,” pungkas Al Haris.
Turut mendampingi Gubernur pada kesempatan ini Kepala Biro Hukum Provinsi Jambi M. Ali Zaini, S.H dan OPD terkait berserta Advokat se Provimsi Jambi Benny Junaidi. S.H, Abdul Rahman. S.H, Tengku Ardiansyah. S.H. H. Hajis Mesah, S.H, Agus Salim.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!
DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.
Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.
“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.
Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.
“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.
[post-view]
ADVERTORIAL
Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.
Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.
Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.
Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.
Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.
Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.
Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.
“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.
Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.
Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.
Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.
Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.
“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.
Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.
ADVERTORIAL
Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa
DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.
Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.
Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.
Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.
“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.
Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.
“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.
Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.



