Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Hj. Hesti Haris: Kader PKK Harus Peka dan Peduli Terhadap Kondisi Sosial Masyarakat

Published

on

detail.id/, Merangin – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E (Hesti Haris) mengharapkan,  Kader PKK dapat terus meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, serta lebih banyak bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan lebih sering turun ke lapangan, untuk membantu memantau kondisi riil di masyarakat, harapan demikian disampaikannya saat melakukan kegiatan Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan di Ruang Pola Kantor Bupati Merangin, Kamis 7 Oktober 2021.

Acara tersebut juga dihadiri oleh  Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi Titi Afrianti Agus Sunaryo, berserta tim anggota TP PKK Provinsi Jambi yang di hadiri langsung Bupati Merangin  Mashuri. Ketua TP-PKK Kabupaten Merangin Nurhaida Mashuri, Sekda Kabupaten Merangin Ir.  Fajarman,  para anggota TP PKK Kabupaten Merangin dan para OPD Merangin.

Hesti  Haris mengemukakan,  TP-PKK merupakan mitra Pemerintah dan Organisasi kemasyarakatan yang mempunyai peran untuk membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang berdaya, sejahtera, maju, mandiri dan harmonis serta mempunyai peran dalam menumbuh kembangkan potensi peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dikatakan Hj.  Hesti,  dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan peran gerak PKK tentu saja harus selaras sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. ”Saya berharap agar tim penggerak PKK dan kader kader PKK dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dengan Stakholder terkait. Sebagai mitra Pemerintah Tim Penggerak PKK harus mensinergikan segala bentuk program-prongram yang dikembangkan dalam membantu Pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan sosial di daerah,” ujar Hj. Hesti.

Dijelaskan Hj. Hesti, dalam Rakerda ini kita  bisa menyamakan persepsi tentang penggerakan PKK yang akan datang dan menyatukan program kerja mulai dari Pusat , TP-PKK Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan sampai ke desa. ”Kita mengajak kerja sama yang berkaitan program bersama OPD untuk mendukung gerakan PKK di daerah, kalau dulu PKK di atur oleh peraturan Menteri Dalam Negeri, agak sulit untuk mengajak OPD untuk berkerja sama, tetapi sekarang PKK Sudah diatur Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2017 dan permendagri nomor 36 tahun 2020 tentang Gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, serta hasil Rakernas IX tahun 2020,” jelas Hj. Hesti.

Hj. Hesti mengungkapkan bahwa posyandu merupakan salah satu program binaan PKK Kabupaten Merangin, diharapkan gerakan ini dapat sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh posyandu-posyandu di Kecamatan .

“Posyandu adalah salah satu binaan PKK Merangin kami harap kepada Tim Penggerak PKK Merangin dapat sinergi bekerjasama dalam mengaktifkan posyandu,” ujarnya.

Iko merangin turun dratis. Tetapi di sektor pertanian Kabupaten Merangin bisa tumbuh dan berkembang dengan baik seperti, sawit, kopi dan hasil pertanian lainnya.

Sebelumnya Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Nurhaida Mashuri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Ketua PKK Provinsi Jambi beserta rombongan yang telah berkunjung ke Merangin dan mengharapkan melalui Pencanangan Gerakan keluarga Pelopor Perubahan diharapkan akan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh keluarga-keluarga di Kabupaten Merangin dan PKK Kembali kepada intinya yaitu sebagai Gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga.

“Gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan, sehingga mampu mewujudkan keluarga sejahtera, ibu-ibu mempunyai peran vital dalam kesejahteraan keluarga, untuk itu kesatuan gerak PKK harus mampu menumbuhkan semangat yang menggelora karena TP-PKK sebagai mitra kerja dan pemerintah harus mampu menjadi pelopor dan pembaharuan yang inspiratif yang bertujuan menjadi pelopor perubahan.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Umumkan Beasiswa Anak Kader Posyandu Jember saat Safari Ramadan di Ajung

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat berpidato dalam acara safari ramadan di Desa Wirowongso, Ajung. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengumumkan pembukaan pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu saat Safari Ramadan hari kedua di Kecamatan Ajung, Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di balai Desa Wirowongso tersebut menghadirkan para kader Posyandu dari berbagai desa di Kecamatan Ajung.

Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan kader yang selama ini aktif menjalankan layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember membuka kesempatan bagi anak kader Posyandu untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa daerah.

“Tahun ini kita buka pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu. Mereka bisa kuliah di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Bahkan yang sudah kuliah juga tetap boleh mendaftar,” kata Gus Fawait.

Program tersebut mendapat sambutan dari para kader Posyandu yang hadir.

Beberapa orang tua menyampaikan bahwa anak mereka telah menerima bantuan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember dan saat ini sedang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.

Salah satu kader Posyandu menyampaikan putrinya yang kuliah di UIN telah menerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah sangat membantu sekali. Terima kasih kepada Bupati Jember atas beasiswa yang diberikan kepada anak kami,” ujarnya.

Selain di UIN, mahasiswa penerima beasiswa juga tercatat menjalani pendidikan di Universitas Jember serta Politeknik Negeri Jember.

Dalam forum tersebut, Gus Fawait juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan institusi pendidikan untuk membuka peluang studi luar negeri bagi generasi muda daerah.

Salah satu negara yang dipersiapkan sebagai tujuan pendidikan adalah China.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Kebut Perbaikan Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Proses perbaikan jalan di Kabupaten Jember, Selasa (10/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Kabupaten Jember memperbaiki jalan berlubang di sejumlah titik wilayah Jember pada Selasa, 10 Maret 2026.

Perbaikan tersebut berlangsung sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri yang dijalankan melalui berbagai aksi lapangan, mulai dari penertiban kebersihan jalan, pembersihan lingkungan, hingga layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada hari itu, tim memfokuskan pengerjaan pada sepuluh titik jalan rusak yang masuk daftar prioritas penanganan.

Salah satu lokasi berada di wilayah Tawangmangu, Kecamatan Sumbersari yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat.

Perbaikan juga berlangsung di jalur penghubung Lembengan hingga Cumedak di Kecamatan Ledokombo serta ruas jalan Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah.

Tim URC kemudian menangani kerusakan jalan di jalur Ambulu hingga Mangli di wilayah selatan Jember.

Selanjutnya, pengerjaan berlanjut pada ruas jalan Sukoreno yang berada di wilayah Kecamatan Kalisat.

Di wilayah barat, petugas memperbaiki akses jalan yang menghubungkan Kemuningsari Lor dengan Tamansari di Kecamatan Bangsalsari.

Penanganan juga dilakukan di Jalan Basuki Rahmat yang berada di Kecamatan Jombang.

Perbaikan infrastruktur jalan turut berlangsung di wilayah Kecamatan Pakusari, tepatnya pada lintasan Kertosari menuju Antirogo.

Tim lainnya menangani kerusakan pada ruas jalan Kasiyan hingga Grenden di Kecamatan Puger.

Sementara itu, ruas jalan Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru menjadi lokasi terakhir dalam daftar prioritas perbaikan hari tersebut.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini dilakukan demi mendukung kesuksesan Gerakan Indonesia Asri yang berkelanjutan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Jupriono.

Ia menyebut perbaikan tersebut diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berkendara.

“Koordinasi antarwilayah akan terus diperkuat agar sisa jalan rusak lainnya dapat segera tertangani dan kami lakukan hingga tanggal 19 maret agar tidak mengganggu jalannya arus mudik,” kata Jupriono.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Cairkan Insentif Ribuan Guru Ngaji Jelang Idulfitri 2026

DETAIL.ID

Published

on

Guru ngaji menerima insentif dari Pemkab Jember, Selasa (10/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyalurkan insentif kepada guru ngaji, modin, dan guru agama nonmuslim di tujuh kecamatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Senin, 10 Maret 2026.

Penyaluran berlangsung melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Jember sebagai bagian dari program pemerintah daerah Tahun Anggaran 2026 yang memberi penghargaan kepada tokoh pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyebut pemerintah daerah memberi apresiasi kepada para pengajar agama yang selama ini membimbing kehidupan beragama di lingkungan masyarakat.

“Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, modin, serta guru agama nonmuslim yang telah berperan besar dalam membimbing kehidupan beragama di masyarakat,” ujar Nurul Hafid Yasin.

Pada tahap penyaluran tersebut, pemerintah daerah menyalurkan insentif kepada 1.955 penerima yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Jember.

Setiap penerima memperoleh honor sebesar Rp1.500.000 yang disalurkan melalui balai desa atau kelurahan setempat.

Nurul Hafid memastikan proses pencairan berlangsung transparan tanpa potongan sehingga seluruh dana yang dialokasikan diterima secara utuh oleh penerima.

“Tidak ada potongan maupun setoran awal dalam pencairan insentif ini. Dana yang belum diambil tetap utuh tanpa pengurangan,” katanya.

Ia menjelaskan penyaluran berlangsung secara bergilir dengan melibatkan sekitar 30 desa setiap hari agar distribusi berjalan cepat menjelang Idulfitri.

“Karena waktunya relatif singkat menuju Lebaran, maka penyaluran dilakukan secara maraton agar seluruh penerima bisa segera merasakan manfaatnya,” kata Nurul Hafid.

Salah satu penerima insentif adalah Yuliana Ika, guru ngaji di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.

Ia menyampaikan rasa syukur setelah menerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah menerima insentif guru ngaji. Prosesnya juga cepat karena hanya membawa KTP dan buku tabungan untuk dicocokkan,” ujarnya.

Yuliana telah hampir sepuluh tahun mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an di mushola kecil yang berdiri di samping rumahnya.

“Sudah hampir sepuluh tahunan mengajar di mushola samping rumah. Awalnya ada lahan kosong, lalu kami bangun mushola sendiri,” katanya.

Ia juga berharap program insentif dari pemerintah daerah dapat menjangkau lebih banyak guru ngaji yang belum terdata sebagai penerima.

“Harapannya ke depan bisa lebih menyeluruh lagi, supaya guru ngaji yang belum terdata juga bisa merasakan insentif dari pemerintah,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs