DAERAH
Kunjungi Rektor, Kader KAMMI Jambi Siap Sukseskan Implementasi Kampus Merdeka di Unja
DETAIL.ID, Jambi – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Unja (Universitas Jambi) melakukan kunjungan ke Prof. Sutrisno selaku pimpinan tertinggi di kampus Unja pada Senin, 11 Oktober 2021.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua KAMMI Komisariat Unja Baharuddin A. Yani mengatakan, kunjungan dilakukan sebagai bagian dari memastikan bahwa pengaderan KAMMI di Unja sejalan dengan visi besar di Universitas Jambi.
“Ini adalah bagian dari jalinan komunikasi dan jalinan sinergi yang dibangun, karena bagaimanapun KAMMI sejak kelahirannya tahun 1998 sampai sekarang telah memiliki ribuan kader yang mayoritas kalau di Provinsi Jambi berasal dari Unja,” kata Bahar dalam keterangannya tertulisnya.
Selain itu, KAMMI Daerah Kota Jambi dalam hal ini juga mendapuk Rektor Unja menjadi narasumber di Diskusi Publik yang akan digelar pada Jumat, 15 Oktober 2021 dengan tema “Tantangan Kepemimpinan Daerah dan Masa Depan Indonesia“.
Muhammad Aziim selaku Ketua KAMMI Daerah Kota Jambi menyatakan, hal tersebut membuktikan bahwa KAMMI mampu mendudukkan tokoh-tokoh terbaik di dunia pendidikan, politik, sosial dan pemerintahan untuk sama-sama membaca Indonesia ke depannya.
“Tidak hanya itu saja, tapi juga bagaimana KAMMI jauh membaca Provinsi Jambi ke depannya seperti apa. Jika kita lihat dalam hal aspek pendidikan, ini sangat relevan karena memang tujuan dari pengaderan KAMMI ini adalah untuk mengisi berbagai ruang pembangunan yang multi sektor dan multi segmen,” kata Aziim, Ketua KAMMI Kota Jambi.
Menurut Aziim, langkah tersebut sangat bagus sekali untuk sebuah gerakan yang memang secara basis mempunyai kader yang begitu banyak di Universitas Jambi.
“Adapun KAMMI sudah melahirkan ribuan kader-kadernya dari Universitas Jambi, dan hari ini KAMMI masih mendominasi secara pengaderan di Universitas Jambi. maka untuk memastikan seluruh pengaderan dan pengaryaan serta proyeksi pasca kampus secara positif, KAMMI memastikan diri sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Universitas Jambi, baik di segala sektor akademik maupun non akademik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yudhi Adhiarta selaku Ketua KAMMI Siginjai fakultas FKIK menyatakan, dalam rangka memastikan pengaderan KAMMI on the track sesuai dengan lingkup di mana pun berada, maka KAMMI pada kesempatan kali ini mengunjungi rektor secara langsung untuk menyatakan pesan.
“Ribuan kader KAMMI yang telah lahir dan hari ini ada ratusan yang berstudi di Unja, memiliki impak positif dan bisa berkolaborasi lebih dalam mengenai berbagai hal untuk memajukan Unja. apalagi sekarang ada program MBKM, dan merupakan sebuah fakta kecenderungan kader KAMMI untuk bisa menerjemahkan lebih real berdasarkan indikator yang luas,” ujar Yudi.
Dan harapannya, Lanjut Yudi, semoga ratusan kader KAMMI yang masih menempuh pendidikan di Unja memiliki power yang bisa untuk disinergikan bersama rektor selaku pucuk kepemimpinan di Universitas Jambi.
Terakhir, kunjungan KAMMI kepada rektor merupakan bagian untuk memastikan track record organisasi yang memang benar-benar tumbuh dan berkembang.
Reporter: Juan Ambarita

DAERAH
Bupati H M Syukur Raih Penghargaan detikSumatera Awards 2026
DETAIL.ID, Merangin – Berkat kegigihan dan kerja kerasnya dalam membangun Merangin, Bupati H M Syukur meraih Penghargaan detikSumatera Awards 2026, untuk kategori Inovasi Kesehatan dan Penurunan Stunting dari media ternama www.detik.com.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima H M Syukur dari Wakil Pimpinan Redaksi detik.com, Fajar Pratama pada Malam Anugerah detikSumatera Awards 2026, yang digelar di Grand Ballroom The Trans Hotel Jakarta, Jumat malam, 28 Agustus 2026.
detikSumatera Awards 2026 yang dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri Lingkungan Hidup M Jumhur Hidayat, diinisiasi sebagai puncak apresiasi penghargaan kepada tokoh, institusi serta komunitas yang inovatif dan berkontribusi positif untuk Sumatera.
Bupati Merangin merupakan satu-satunya kepala daerah di Provinsi Jambi, yang meraih penghargaan maha bintang tersebut.
”Penghargaan ini milik seluruh masyarakat Provinsi Jambi, khususnya masyarakat Merangin,” ujar Bupati.
Dikatakan Bupati, penurunan prevalensi stunting Kabupaten Merangin dari 14,9% (2023) berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), menjadi 9,6% (2024) berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).
“Penurunan angka stunting Kabupaten Merangin ini, jauh di bawah angka nasional 19,8%,” ucap Bupati yang malam itu tampil ceria berbusana batik didampingi Asisten II Setda Merangin Agus Salim, sembari melempar senyum khasnya.
Keberhasilan Merangin menurunkan angka stunting itu lanjut bupati, disertai dengan diraihnya penghargaan komitmen dari Pemerintah Provinsi Jambi, peningkatan Jamkesda menjadi 38.748 jiwa.
Selain itu, Desa Plakar Jaya Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin berhasil meraih juara II Desa Berkinerja Baik tingkat nasional, dalam konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting 2025.
Kadis Kominfo Merangin, Ahmad Khoiruddin Agung Saputro menambahkan, semua prestasi yang diraih Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Bupati H M Syukur dan Wakil Bupati H A Khafid tersebut, membuat www.detik.com menilai Merangin sebagai rujukan praktik baik kesehatan masyarakat di Sumatera. (*)
DAERAH
Imigrasi Jember dan Polisi Rapatkan Barisan Awasi WNA
DETAIL.ID, Jember – Kantor Imigrasi Jember dan Polres Jember mempererat koordinasi untuk memperkuat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) sekaligus mencegah potensi tindak pidana yang berkaitan dengan mobilitas lintas negara di Kabupaten Jember.
Komitmen tersebut mengemuka dalam silaturahmi dan koordinasi Kepala Kantor Imigrasi Jember dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jember, Kamis, 27 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarlembaga, terutama dalam pertukaran informasi mengenai keberadaan dan kegiatan WNA di wilayah Jember.
Koordinasi yang berjalan baik diharapkan dapat mempercepat langkah apabila ditemukan aktivitas yang membutuhkan perhatian maupun penanganan lebih lanjut.
Pengawasan terhadap WNA menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Kantor Imigrasi Jember bersama Polres Jember memiliki peran masing-masing yang saling mendukung dalam memastikan keberadaan serta kegiatan WNA tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kerja sama juga diarahkan pada upaya pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM).
Kedua tindak pidana tersebut membutuhkan penanganan terpadu karena dapat melibatkan jaringan dan wilayah yang berbeda.
Melalui koordinasi yang semakin erat, informasi yang berkaitan dengan potensi pelanggaran maupun tindak pidana diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi yang memiliki kewenangan.
Kepala Kantor Imigrasi Jember menilai sinergi dengan Polres Jember menjadi bagian penting untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan pengawasan keimigrasian.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan keimigrasian. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama Polres Jember, kami berharap pengawasan terhadap WNA serta pencegahan TPPO dan TPPM dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Jember.
Penguatan kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah bersama dalam menjaga keamanan wilayah.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara terpadu, potensi pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan yang melibatkan warga negara asing dapat diantisipasi sejak dini. (*)
DAERAH
Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029
DETAIL.ID, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan sertipikasi 11 juta bidang tanah rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga 2029. Langkah ini dilakukan untuk memberi kepastian hukum sekaligus memberi akses ekonomi bagi masyarakat.
“Tahun 2026 sampai dengan 2027, kita akan targetkan sebanyak 3 juta. Kemudian sisanya 8 juta. Lalu, itu akan kita targetkan di tahun 2028 sebanyak 5 juta. Mudah-mudahan sisanya bisa kita selesaikan di tahun 2029,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat konferensi pers di Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Republik Indonesia, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Dalam proses sertipikasi rumah bagi MBR, Kementerian ATR/BPN berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi tersebut telah dituangkan ke dalam Surat Edaran Bersama antara Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri PKP, dan Kepala BPS.
Adapun program Sertipikasi bagi MBR ini menyasar tiga kluster. Ketiga kluster itu meliputi rumah dari program bantuan pemerintah, rumah yang dibiayai melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta rumah pada kluster mandiri.
“Syarat mendapat program ini, yaitu bagi pekerja sektor formal itu sesuai dengan Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025, itu ditunjukkan melalui bukti penghasilan. Selain itu juga dilengkapi dengan surat yang menerangkan bahwa pemohon termasuk dalam kategori MBR. Nah, bagi sektor non-formal itu masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, DTSEN,” kata Dalu Agung Darmawan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari turut menyampaikan mengenai program prioritas pemerintah, yakni KIP Kuliah. Melalui program tersebut pemerintah berharap bisa memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang kurang mampu.
Sekjen ATR/BPN dalam kesempatan ini hadir dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono serta jajaran Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol. Turut hadir, Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah, Kurnia Ramadhana. (*)



