Connect with us
Advertisement

DAERAH

Gaji Guru Honorer Jauh Dari Kata Layak, Ketua DPD PIKI Jambi Angkat Bicara

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Baru saja tiga hari berlalu Indonesia memperingati momentum hari guru. Namun ditengah euforia perayaannya, persoalan kesejahteraan para guru yang masih berstatus sebagai guru honorer masih menyimpan segudang persoalan, diantaranya persoalan gaji yang masih jauh dari kata layak.

Menyikapinya persoalan ini Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (DPD PIKI) Provinsi Jambi angkat bicara.

Robinson Hutapea, S.Pd selaku Ketua DPD PIKI Provinsi Jambi menegaskan bahwa pemerintah harus segera memperhatikan nasib para guru honorer. Karena sudah rahasia umum jika gaji yang diterima oleh para pahlawan pendidikan ini terutama yang masih berstatus honorer sangatlah jauh dari kata layak.

“Ya, terimakasih. Sebelumnya pada kesempatan ini DPD PIKI Provinsi Jambi menyampaikan Selamat Hari Guru Nasional 2021, terimakasih untuk segala jasa yang tiada henti bagi guru-guru senusantara,” kata Ketua DPD PIKI Provinsi Jambi, Robinson Hutapea,
Minggu 28 November 2021.

Menurut Robinson, persoalan hari ini adalah pemerintah belum melihat kesejahteraan guru honorer sebagai persoalan yang serius.

“Kita sangat prihatin para guru-guru honorer di Indonesia menerima gaji yang jauh dari kata layak walaupun telah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun tanpa kepastian status kerja, dimana perlindungan kerja mereka sangat lemah. Pemerintah harus segera perhatikan nasib guru Honorer,” kata Pria yang juga merupakan Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Jambi ini.

Kalau kita lihat, Lanjut Robinson, hari-hari belakangan ini bagaimana kaum buruh memperjuangkan kenaikan UMR diseluruh tanah air, pemerintah merespon dengan cepat. Sangat berbeda dengan nasib para pahlawan tanpa tanda jasa ini, gajinya jauh dibawah UMR, sangat jauh dari kata layak.

Dengan penghasilan minim yang diterima saat ini jelas tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak heran sebagian dari mereka terpaksa mencari pekerjaan sampingan demi bertahan hidup. Namun mereka memutuskan tetap bertahan karena satu hal, yaitu mencintai pekerjaan.

Robinson bahkan mengungkap jika gaji kecil yang diterima oleh para guru honorer pun kerap tidak lancar setiap bulannya. Oleh sebab itu menurut Robinson, peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021 yang bertemakan
“Bergerak dengan hati, Pulihkan Pendidikan” merupakan momentum yang strategis bagi pemerintah untuk benar-benar mewujudkan kesejahteraan para guru honorer dengan gaji yang layak.

“Demikian pula janji-janji untuk memprioritaskan mengangkat para guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK), sebaiknya ini segera direalisasikan sehingga tidak menjadi bom waktu mengingat banyaknya guru yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Sebab kalau kita perhatikan, lanjutnya, jumlah guru-guru honorer di sekolah negeri pada saat ini sudah mencapai 40% dari total guru yang mengajar.

“Hal ini harus menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah. Semoga dengan Hari Guru Nasional 2021 dimana para guru tengah berjuang memberikan pelayanan terbaik dimasa kita menghadapi penyebaran virus Covid-19, akan menjadi kado berharga untuk peningkatan kesejahteraan guru-guru honorer kita,” katanya.

Reporter: Juan Ambarita

Advertisement Advertisement

DAERAH

BPJS Ketenagakerjaan Jember Sosialisasikan Program Jaminan Sosial kepada Para Pegawai dan Mitra

DETAIL.ID

Published

on

Sosialisasi Bpjamsostek di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jember. (Foto: Dok/Humas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember for DETAIL.ID)

DETAIL.ID, Jember – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jember untuk meningkatkan pemahaman pegawai dan mitra kerja BPJS Kesehatan terkait perlindungan sosial bagi pekerja.

Kegiatan ini menghadirkan Staf Ahli Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Apris Saputra Haryono dan Moh Rizal Rizki sebagai narasumber.

Materi sosialisasi membahas program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), termasuk manfaat program, mekanisme kepesertaan, serta prosedur klaim.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai dan mitra BPJS Kesehatan semakin memahami peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dari risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi selama bekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember, Dadang Komarudin.

BPJS Kesehatan Cabang Jember menyambut kegiatan tersebut dan menilai sosialisasi ini bermanfaat untuk meningkatkan literasi jaminan sosial, sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan serta edukasi kepada masyarakat.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi pekerja serta masyarakat di Kabupaten Jember.

Repoter: Zainul Hasan

Continue Reading

DAERAH

Wariskan Lingkungan Sehat, Merangin Hijaukan Bumi dengan 4.000 Bibit Pohon

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian alam melalui aksi penanaman 4.000 pohon secara serentak. Dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, dan Wakil Bupati, A. Khafid, kegiatan ini dipusatkan di halaman Kantor Bupati Merangin pada Rabu, 28 Januari 2026.

Aksi hijau ini merupakan kado istimewa dalam rangka memperingati HUT Provinsi Jambi ke-69. Melalui sambungan Zoom Meeting, gerakan penghijauan massal ini dilakukan serentak oleh Gubernur Jambi, Al Haris, bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Jambi.

Atensi Nasional dan Pelibatan Generasi Muda

Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Kementerian Lingkungan Hidup, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Noer Adi Wardojo, turut memantau jalannya penanaman secara langsung.

Dalam laporannya kepada Menteri LHK dan Gubernur, Bupati M. Syukur menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi. Ia menyoroti keterlibatan aktif generasi muda dan civil society sebagai garda terdepan pelestari lingkungan.

“Hari ini, jajaran OPD, TNI, dan Polri bersama-sama menanam hampir 4.000 batang pohon. Ini bukan sekadar seremonial, tapi semangat untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi masa depan Jambi,” kata M. Syukur.

Aksi ini tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkantoran, namun menjangkau titik-titik strategis di berbagai kecamatan, antara lain:

  • Pamenang Selatan: Desa Tambang Emas.
  • Pamenang Barat: Desa Pulau Tujuh.
  • Renah Pembarap: Desa Merkeh.
  • Renah Pamenang: Desa Meranti.
  • Jangkat & Jangkat Timur: Desa Pematang Pauh, Tanjung Benuang, Desa Gedang, Pulau Tengah, dan Rantau Kermas.

Pemilihan jenis bibit dilakukan secara cermat dengan mengombinasikan pohon pelindung dan tanaman produktif. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan manfaat ekologis sekaligus ekonomis di masa mendatang.

Komoditas yang ditanam meliputi:
Jenis Tanaman Manfaat Utama
Pohon Kayu Kulit Manis & Surian (Konservasi & Industri)
Buah-buahan Alpukat, Manggis, Rambutan & Petai (Konsumsi & Ekonomi)
Perkebunan | Kopi (Kesejahteraan Petani)

“Harapannya, selain bumi menjadi lebih hijau, hasil dari pohon-pohon produktif seperti kopi dan kulit manis ini nantinya dapat menopang ekonomi masyarakat setempat,” kata Bupati dengan optimis.

Continue Reading

DAERAH

Pemkab Jember Ajak Penerima Beasiswa Eksplorasi Potensi Daerah Lewat Medsos

DETAIL.ID

Published

on

Sosialisasi potensi daerah di Universitas PGRI Argopuro, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: Diskominfo Jember for DETAIL.ID)

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember mengajak mahasiswa penerima Beasiswa “Cinta Bergema” untuk mempromosikan potensi Kabupaten Jember melalui media sosial dalam agenda sosialisasi yang digelar di Universitas PGRI Argopuro, Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan ini menyasar para penerima beasiswa tahun anggaran 2025 yang dana bantuannya telah cair, sebagai bagian dari penguatan peran mahasiswa dalam penyebaran informasi positif tentang daerah.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki fungsi strategis dalam arus informasi publik.

“Kami mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa ini ikut serta mempublikasikan dan mengeksplorasi potensi Kabupaten Jember. Tujuannya agar informasi mengenai hal-hal baik di Jember bisa tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati sejak proses wawancara seleksi beasiswa. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan materi promosi yang dapat langsung digunakan mahasiswa.

“Mahasiswa tidak perlu repot, konten sudah disediakan oleh pemerintah daerah. Mereka cukup mengunggahnya melalui akun media sosial masing-masing. Dengan begitu, jangkauan informasi positif tentang Jember akan semakin luas, yang diharapkan berimplikasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata,” katanya.

Terkait intensitas unggahan, Tulus menyebut komitmen mahasiswa berbeda-beda sesuai kesepakatan awal.

“Ada yang berkomitmen seminggu sekali, sebulan sekali, hingga enam bulan sekali. Namun, kami sangat menyarankan agar dilakukan sesering mungkin, minimal satu minggu sekali. Semakin sering mereka memposting, maka potensi Jember akan semakin dikenal publik,” tuturnya.

Reporter: Dyah Kusuma

Continue Reading
Advertisement Advertisement
Advertisement ads

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs